Home / BERITA

Sabtu, 20 Mei 2023 - 08:33 WIB

KASUS PEMUKULAN IMAM MESJID DIKECAMATAN BANDAR BARU BERAKHIR DAMAI

PIDIE JAYA – Kasus pemukulan yang dilakukan Hasbi Yusuf terhadap Teungku Muhammad, imam mesjid Masjid Liwaul Hamdi beberapa tempo yang lalu tepatnya pada Selasa tanggal 18 April 2023 sempat menghebohkan publik akibat pengeroyokan dan pengrusakan rumah Hasbi Yusuf.

Sejumlah tokoh masyarakat kemukiman Langien pun melakukan upaya mediasi dan kini berakhir damai. dibantu oleh personel Sat Reskrim Polres Pidie jaya, untuk penyelesaian masalah secara restoratif justice tentang dugaan Tindak Pidana Penganiayaan, Pengeroyokan dan Pengrusakan, diaula Polres Pidie jaya, Rabu (17/5/2023).

Kapolres Pijay AKBP Dodon Priyambodo S.H. S.I.K M.Si, melalui Kasat Reskrim Polres Pidie jaya IPTU Irfan S.H kepada awak media menerangkan, Pihaknya bersama tokoh masyarakat Gampong Langgien, mengambil langkah Alternatif penyelesaian perkara dengan mekanisme yang berfokus pada pemindanaan yang diubah menjadi proses dialog dan mediasi yang melibatkan semua pihak terkait dengan dukungan dari kedua belah pihak yang telah menyesali perbuatan dan kedua belah saling memaafkan serta menerima keputusan dari pihak terkait dengan ikhlas.

Baca Juga  Polda Metro Jaya Pamerkan Barang Bukti Dugaan Korupsi Senilai Rp476 Miliar

Diketahui sebelumnya, Insiden penamparan Imam Masjid Liwaul Hamdi, Teungku Muhammad yang dilakukan Hasbi Yusuf warga Gampong Meunasah Cut Langgien, Kecamatan Bandar Baru, Pijay, sekira pukul 21.30 wib bertempat di depan Masjid Liwaul Hamdi Desa Sagoe Langgien Kec. Bandar Baru Kab. Pidie Jaya.

“Dari kejadian tersebutlah kemudian masyarakat melakukan aksi pengeroyokan dan pengrusakan terhadap Hasbi Yusuf warga Gampong Meunasah Cut Langgien, kecamatan Bandar baru, kabupaten Pidie Jaya, pada lalu, Atas kejadian tersebut, sehingga Kapolres Pidie jaya AKBP Dodon Priyambodo, S.H, S.I.K M.Si didampingi PJU Polres Pidie jaya, serta Sat Reskrim Polres Pidie jaya turun langsung ke TKP bersama anggota Polsek setempat untuk mengantisipasi serangan lanjutan,” papar Kasi Humas Polres Pijay, Ipda Mustafa.

Baca Juga  Irigasi Tersumbat Banjir, Warga 6 Desa di Aceh Timur Patungan Sewa Alat Berat: “Pemerintah Jangan Tutup Mata”

Kini Perkara tersebut telah dicabut dengan menegaskan perdamaian antara kedua belah pihak, dilakukan secara sukarela yang tengarai oleh Kasat reskrim IPTU Irfan S.H, KBO Sat Reskrim Polres Pidie Jaya Ipda Hasanuddin SPd dan Kanit Pidum Polres Pidie jaya Aipda Azhari S.H bersama Tokoh masyarakat Kemukiman Langgien, Imum Mukim Langgien dan Para Geuchik dikemukiman Langgien serta dihadiri juga keluarga Tgk Hasbi, tanpa ada tekanan maupun intimidasi dan mendapatkan tanggapan positif dari masyarakat dalam penegakan keadilan ditengah masyarakat.

Adapun hasil penyelesaian Perkara tersebut yaitu Pihak pelapor dan tersangka berjanji tidak akan saling mengeluarkan kata-kata yang dapat tersinggung atau tercemar nama baiknya, Pihak pelapor dan tersangka saling menjaga keluarga masing-masing untuk tidak terjadinya keributan sehingga timbul tindak pidana lainnya. [ëndæ]

Share :

Baca Juga

BERANDA

Literasi Putusan MK: Denny Indrayana Persoalkan Ijazah SMA Gibran, KPU Akui Tak Verifikasi Penyetaraan

ACEH

VIRAL! Pengacara Aceh Ingatkan Seluruh Lelaki: Kasih Nafkah ke Istri Wajib Minta Kwitansi atau Bukti Transfer

BERANDA

Manuver Balasan Netanyahu: Siapkan Aduan ke ICC untuk Jerat Erdogan soal Pelanggaran HAM Kurdi

ACEH

Taruna Poltekpel Malahayati Meninggal, Wali Kota Lhokseumawe Siapkan Pengacara untuk Keluarga

ACEH

Kantor PT Bumi Flora di Aceh Timur Dibakar Massa, Kerugian Miliaran – Perusahaan Lapor Polisi

ACEH

Resmi! Persiraja Banda Aceh Tunjuk Muhammad Ridwan Sebagai Pelatih Kepala Baru

ACEH

Bangunan di Kompleks PT Bumi Flora Aceh Timur Terbakar, Polisi Turun ke Lokasi

BERANDA

Situasi di PT Bumi Flora Memanas, Konflik 36 Tahun Kembali Pecah Jelang Perpanjangan HGU