Home / ACEH

Selasa, 30 Desember 2025 - 15:39 WIB

Influencer Asal Aceh :  Sherly Annavita Diteror Usai Sampaikan Pandangan soal Bencana di Sumatra

MEDIALITERASI.ID | ACEH – Influencer asal Aceh, Sherly Annavita, mengaku mengalami teror beruntun yang diduga berkaitan dengan aktivitasnya menyampaikan pandangan publik terkait bencana di wilayah Sumatra. Pengakuan tersebut disampaikan Sherly melalui unggahan di akun Instagram pribadinya pada Selasa (30 /12/225).

Dalam unggahan tersebut, Sherly menuliskan kalimat “Saya diteror” dan menyertakan foto sebuah catatan bernada ancaman.

“Sherly, jangan kau manfaatkan bencana di Aceh untuk mencari popularitas murahan dan menambah cuan pribadi. Jangan kamu menggiring opini sesat.” unggah Sherly di Instagram nya.

Sherly menyebut teror yang dialaminya tidak hanya berupa pesan ancaman. Ia mengaku kendaraannya diberi tanda oleh pihak tertentu. Selain itu, tempat tinggalnya juga dilaporkan dilempari sekantong telur busuk yang disertai tulisan bernada ancaman.

Selain teror fisik, Sherly mengaku menerima ancaman beruntun melalui nomor pribadi dan akun media sosialnya. Ancaman tersebut, menurutnya, berasal dari sejumlah akun tidak dikenal atau akun bodong. Ia juga menyebut adanya penyebaran poster bernuansa fitnah yang dilakukan secara masif dan sulit dianggap sebagai tindakan yang tidak terorganisasi.

Baca Juga  Al-Farlaky Tinjau Irigasi Rusak di Simpang Ulim, 12 Gampong Terancam Gagal Tanam

Sherly menilai, intensitas teror meningkat setelah dirinya menyampaikan pandangan dalam beberapa program televisi terkait bencana di Sumatra. Ia juga mengungkapkan bahwa sejumlah influencer lain disebut mengalami perlakuan serupa.

Dalam unggahan lanjutan, Sherly menegaskan bahwa sikap kritis yang disampaikannya tidak dapat dimaknai sebagai bentuk kebencian terhadap negara maupun terhadap Presiden Prabowo Subianto. Ia menjelaskan bahwa pada Pemilihan Presiden 2024 dirinya tidak memilih Prabowo sebagai bentuk penolakan terhadap pencalonan Gibran Rakabuming Raka, yang sebelumnya diputuskan Majelis Kehormatan Mahkamah Konstitusi (MKMK) sebagai pelanggaran kode etik berat. Namun, ia menegaskan perbedaan pilihan politik tidak menjadikannya musuh negara.

Sherly juga memaparkan rekam jejak dukungannya terhadap Prabowo Subianto pada Pilpres 2014 dan 2019. Pada Pilpres 2014, ia mengaku terlibat sebagai relawan pemenangan dan bergabung sebagai penyiar di radio kantor pusat DPP Partai Gerindra untuk menyampaikan pesan-pesan kebangsaan. Pada Pilpres 2019, Sherly menyatakan aktif menyuarakan dukungan melalui media sosial serta terlibat dalam aksi demonstrasi di depan KPU dan Bawaslu untuk mendorong pengungkapan dugaan kecurangan pemilu.

Baca Juga  Presiden Prabowo Paparkan Arsitektur APBN 2026: Perkuat Pangan, Energi, Ekonomi, dan Pertahanan

Berdasarkan pengalaman tersebut, Sherly menilai teror yang dialaminya saat ini tidak seharusnya dikaitkan dengan sikap permusuhan terhadap negara atau Presiden Prabowo Subianto. Ia menegaskan bahwa kebebasan berpendapat merupakan hak konstitusional yang dijamin oleh Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia.

“Untuk siapa pun yang melakukan atau memerintahkan teror-teror ini, mohon dihentikan,” tulis Sherly.

Ia menegaskan bahwa dirinya dan influencer lain yang mengalami kejadian serupa bukanlah musuh negara dan bukan pula musuh Presiden Prabowo Subianto.

Hingga berita ini diturunkan, redaksi masih berupaya meminta konfirmasi kepada pihak kepolisian terkait dugaan teror tersebut. (EQ)

Share :

Baca Juga

ACEH

Diduga Mabuk, 4 Mahasiswa Unimal Ribut dengan Warga di Dewantara, Rektor Tempuh Jalur Damai

ACEH

Baitul Mal Aceh Timur Buka Pendaftaran Calon Anggota Periode 2026-2031, Ini Syarat dan Jadwalnya

ACEH

Polres Aceh Timur Gelar Perkara Kasus Dugaan Penganiayaan Pelajar SMP di Idi Tunong, Status Hukum AS Ditentukan Jumat

ACEH

Bupati Al- Farlaky Lantik T. Reza Rizki Pj.Sekda Atim

ACEH

Spanyol Tundukkan Prancis 2-0, Oyarzabal dan Porro Antar ke Final

ACEH

31 Kasus Kekerasan Anak dalam Enam Bulan, Bupati Al Farlaky Siapkan Langkah Pencegahan dan Rumah Aman

ACEH

Bupati Al-Farlaky Serahkan Santunan Ahli Waris Tahap III Korban Banjir

ACEH

Gelombang Protes Kembali Menggema di Sigli, Warga Tuntut Cabut IUP PT Serambi Timur Resources