Home / BERITA

Sabtu, 23 Juli 2022 - 02:21 WIB

Hulu Migas Aceh Mendapat Perhatian Perusahaan Dunia

Photo Screenshoot Radar Depok dengan caption “Indonesia Temukan Potensi Migas Terbesar Dunia di Aceh”.

ACEH – Indonesia saat ini menjadi sorotan dunia, pasca penemuan lokasi migas yang menjadi salah satu komoditas kebutuhan dunia yang saat ini harganya melambung tinggi akibat politik perang Rusia dan Ukraina.

Penemuan Lumbung Migas di lepas pantai Aceh seakan memberi semangat baru untuk mewujudkan prinsip ber keadilan dan makmur bagi seluruh rakyat Indonesia.

Saat ini Indonesia memiliki posisi bergaining yang diperhitungkan oleh dunia begitu juga dengan perusahaan Pengeboran, dalam hal sumber energy. Sumur Migas yang ditemukan di blok Andaman II dengan kode Timpan sedangkan blok Andaman lll yang memiliki kode Rencong dapat meningkatkan perekonomian negara dan dapat mensejahterakan rakyatnya.

Melansir CNN, atas temuan Migas itu, kabarnya perusahaan raksasa migas dunia yang sempat menyatakan hengkang bakal balik lagi ke Indonesia.
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengatakan adanya potensi temuan di Wilayah Kerja Migas Andaman yang berlokasi di lepas pantai Aceh. Terutama Blok Andaman II yang dikelola oleh perusahaan Inggris Premier Oil dan Blok Andaman III yang dikelola oleh Repsol dalam masa pengeboran.

“Satu itu faktornya (Andaman). Kedua juga dengan krisis energi yang saat ini dialami, otomatis memang harus dicari sumber-sumber baru yang bisa merespon shortage itu dan mengamankan suplai jangka panjang,” kata Arifin di Gedung Kementerian ESDM, Rabu (20/7/2022).

Baca Juga  Pemerintah Jepang Turut Mendukung Program Makan Bergizi Untuk Anak - Anak Indonesia.

Asal tahu saja, beberapa perusahaan raksasa migas yang sempat menarik dirinya dari Indonesia diantaranya adalah Chevron di Blok IDD, Shell di Blok Masela dan ConocoPhillips dari Blok Koridor.

Praktisi sektor hulu migas Tumbur Parlindungan menilai penemuan cadangan migas beberapa waktu lalu di Blok Andaman II rupanya telah mencuri perhatian para investor migas kakap dunia. Bahkan mereka para investor hulu migas kini tengah menunggu hasil dari kegiatan eksplorasi di wilayah Andaman.

Tumbur menyebut Andaman area yang meliputi Andaman I, Andaman II, Andaman III mempunyai prospect resources atau sumber daya gas yang cukup besar. Sehingga, menjadi salah satu target bagi para explorer dunia untuk turut bermain di hulu migas RI.

“Semua mata memang sedang menunggu hasil eksplorasi dari Andaman area, apabila sukses bisa merupakan salah satu world class discovery dan memberikan pengetahuan baru untuk para explorationist dalam mencari oil and gas di daerah sekitarnya, ” ujar Tumbur

Tumbur menyadari bahwa kondisi global saat ini memang memerlukan pasokan migas baru. Terutama yang selama ini sangat berkurang karena adanya isu pandemi Covid-19 dan sebagainya. “Dengan didominasi penemuan gas ini membantu proses transisi atau decarbonization di masa yang akan datang,” kata dia.

Baca Juga  Hari Kebangkitan Nasional 2026: Menyelamatkan Generasi di Tengah Krisis Digital

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Dirjen Migas), Kementerian ESDM, Tutuka Ariadji mengatakan wilayah Andaman kemungkinan bisa masuk dalam area giant discovery yang berpotensi menjadi temuan cadangan migas terbesar dunia. Terutama jika Repsol selaku operator Blok Andaman III kembali mengulang kesuksesan yang dilakukan oleh Premier Oil di Andaman II.

“Blok Andaman III kan oleh Repsol, kalau ini ketemu juga ini bisa menjadi penemuan besar dunia. Kalau di sana ketemu, menyebarnya ke Thailand karena arahnya ke sana jadi luar biasa kalau ada,” katanya.

Tutuka mengatakan potensi sumber daya untuk Blok Andaman II sendiri rata rata sekitar 6 Trillion Cubic Feet (TCF). Ia pun optimistis jika potensi sumber daya Blok Andaman III tidak akan jauh dari potensi Andaman II.

“Sekarang discovery ini gak ada yang besar. Kalau dia nanti ketemu besar (Andaman). Ini kan ngebor setelah sumur Timpan (Andaman II), satu nanti sumur Rencong (Andaman III) itu akan kita lihat,” ujarnya.

Reporter: Ek | Photo: Radar | editor: Edang

Share :

Baca Juga

BERANDA

Dorong Perang Total, Pernyataan Ben-Gvir Tuai Kritik: Israel Lebih Pilih Konflik Ketimbang Damai

BERANDA

Dua Dekade Setelah Tsunami, Solidaritas Pembaca Kompas Kembali Bangun Sekolah di Aceh Timur

ACEH

Bustami Nahkodai PGRI Aceh Timur 2024–2029, Komitmen Tingkatkan Profesionalisme Guru

ACEH

Perjuangan Pembaca Kompas Wujud: SDN Teumpeun Aceh Timur Dibangun Ulang Pasca Banjir 2025

ACEH

Kompas Bangun Kembali SDN Teumpeun, Bupati Al-Farlaky: Investasi Masa Depan Generasi

BERANDA

SIU! Saya Kembali!” Ronaldo Hattrick Rekor, Bawa Portugal Pesta 5-0 di Piala Dunia 2026

ACEH

16 Penggalang Aceh Timur Tuntas Digembleng, Siap Ukir Prestasi di Jambore Nasional 2026

BERANDA

Kejagung Tolak Status JC Sony Sonjaya, Dinyatakan Pelaku Utama Korupsi Program MBG