![]()
ACEH UTARA – Hindari jalan berlubang satu unit mobil pick up Grandmax yang bernomor Polisi BL 8351 F alami kecelakaan di jalan Elak, desa Pulo Iboih Kabupaten Aceh Utara sekira pukul 19.10 WIB pada Senin (24/04/2023)
Mobil Pick Up yang disopiri oleh Sofyan (46) warga desa Paya Kambuk, Kecamatan Murah Mulia, Kabupaten Aceh Utara. Sebelum kecelakaan naas terjadi, dirinya membawa rombongan pulang dari Takengon menuju Kecamatan Samudera, Kabupaten Aceh Utara.
Dalam kecelakaan laka lantas tunggal tersebut, Sofyan sendiri sebagai Supir mengalami luka lecet di bagian siku, bengkak di kepala dan mengalami nyeri di bagian dada. Sedangkan Yunidar Yani (33) yang berpropesi sebagai Ibu Rumah Tangga (IRT) di desa yang sama mengalami lecet di bagian dahi.
Sedangkan 7 korban lainnya Seperti Riska Maisarah (12) masih berstatus pelajar mengakibatkan mulutnya mengeluarkan darah dan bengkak di bagian kepala.
Raisa Azzahra (8) juga masih berstatus pelajar juga mengalami nyeri bagian dada. Sedangkan seorang balita M. Rayyan Ramadhan (2,5) mengalami Luka sobek dibagian dahi dan bibir.
Hal serupa juga menimpa Cut Aulia (16) berstatus pelajar mengalami patah kaki bagian kiri dan kanan. Musibah tersebut juga menimpa Aris Munandar (26) juga mengalami nyeri bagian dada. Sementara Saiful Mahdi (15) mengalami sakit di bagian bahu sebelah kanan. Sedangkan Cut Rafika (7) Meninggal Dunia.
Melansir Koalisi.co, Kapolres Lhokseumawe, AKBP Henki Ismanto, melalui Kapolsek Kuta Makmur, Iptu Slamet Rezeki mengatakan, kecelakaan tunggal itu terjadi ketika mobil pick up grandmax membawa pulang rombongan dari Takengon.
“Sesampai di lokasi, sopir hilang kendali saat menghindari jalan berlubang sehingga mobil tersebut terbalik,” kata Iptu Slamet.
Berdasarkan informasi yang diketahui oleh Khatami selaku warga desa setempat, Sofyan mengaku dirinya menghindari jalan berlubang sehingga mobil lepas kendali dan terbalik ke sebelah kanan jalan.
“Setelah kejadian tersebut warga yang berada di sekitar langsung mengevakuasi korban untuk di bawa ke RSU Cut Mutia”, ujar Khatami.
Selain mengakibatkan satu korban meninggal dunia dan 8 lainnya mengalami luka – luka, kejadian tersebut juga mengakibatkan kerugian materi yang diperkirakan mencapai lima belas juta rupiah. [ëndæ]







