MEDIALITERASI.ID | BANDUNG — Gempa tektonik bermagnitudo 1,8 mengguncang wilayah Pasirlangu dan Jambudipa, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jumat (15/8) pukul 16.13 WIB.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan episenter gempa berada di darat pada koordinat 6,81 Lintang Selatan dan 107,53 Bujur Timur dengan kedalaman 19 kilometer. Berdasarkan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, gempa ini dikategorikan sebagai gempa kerak dangkal (shallow crustal earthquake) akibat aktivitas Sesar Lembang Segmen Cimeta.
Getaran gempa dirasakan masyarakat di Pasirlangu dan Jambudipa pada skala intensitas II–III MMI. Guncangan membuat benda-benda ringan bergoyang dan dirasakan jelas di dalam rumah, menyerupai getaran ketika truk melintas.
Hingga pukul 21.30 WIB, BMKG belum menerima laporan adanya kerusakan bangunan maupun aktivitas gempa susulan (aftershocks).
Catatan sejarah menunjukkan Sesar Lembang Segmen Cimeta pernah memicu gempa merusak pada 28 Agustus 2011 dengan magnitudo 3,3. Peristiwa tersebut mengakibatkan kerusakan pada 103 rumah di Kampung Muril Rahayu, Desa Jambudipa, Kecamatan Cisarua.
BMKG mengingatkan, aktivitas gempa sore tadi menjadi bukti bahwa Sesar Lembang merupakan sesar aktif yang perlu diwaspadai. (H. Ranto)







