Home / BERITA

Rabu, 15 Oktober 2025 - 22:27 WIB

DPP FABEM Serukan dan Dukung Aksi Demonstrasi Santri dan Masyarakat atas Dugaan Penghinaan oleh Trans7

MEDIALITERASI.ID | JAKARTA – Dewan Pimpinan Pusat Forum Alumni Badan Eksekutif Mahasiswa (DPP FABEM) menyerukan sekaligus mendukung aksi demonstrasi yang dilakukan oleh santri dan masyarakat sebagai bentuk protes terhadap salah satu tayangan di Trans7 yang dinilai menghina ulama dan santri.

DPP FABEM menilai aksi tersebut merupakan wujud solidaritas terhadap nilai-nilai keagamaan serta bentuk kepedulian terhadap marwah pesantren dan perjuangan para ulama yang telah berjasa besar bagi bangsa Indonesia.

“Jangan takut untuk bersuara. Para santri terdahulu tidak hanya bersuara, tetapi berperang melawan penjajah dengan bambu runcing. Maka, menghadapi pihak-pihak yang tidak memahami etika dan sejarah perjuangan santri bukanlah sesuatu yang harus ditakuti,” tegas DPP FABEM dalam pernyataan resminya.

Baca Juga  1 Pelaku Kasus Pemerkosaan & Penyekapan di Aceh Timur Ditangkap, Kuasa Hukum Desak 5 Tersangka Lain Segera Diburu

Organisasi ini juga mengingatkan bahwa pesantren sebagai lembaga pendidikan Islam tradisional telah berperan besar dalam membentuk karakter bangsa dan memperjuangkan kemerdekaan. Sejak abad ke-15, pesantren menjadi pusat penyebaran ilmu dan nilai-nilai Islam di Indonesia.

Santri dalam Sejarah Kemerdekaan

Peran santri dalam perjuangan kemerdekaan tercatat kuat melalui dua organisasi besar:

Nahdlatul Ulama (NU):
KH. Hasyim Asy’ari, pendiri NU, mengeluarkan fatwa jihad fi sabilillah melawan penjajahan Belanda. Santri NU aktif dalam barisan laskar perjuangan rakyat.

Muhammadiyah:
KH. Ahmad Dahlan, pendiri Muhammadiyah, berperan penting dalam pendidikan dan kebangkitan kesadaran umat Islam. Muhammadiyah turut berkontribusi dalam perjuangan dan pembangunan bangsa setelah merdeka.

Baca Juga  Ribuan Biker Ramaikan Bhayangkara Scooter Days di Jakarta, Kapolda: Ini Wadah Kampanye Safety Riding

DPP FABEM menegaskan bahwa dukungan terhadap aksi demonstrasi ini bukan untuk memecah belah, melainkan untuk menegakkan nilai-nilai etika dan menghormati perjuangan santri sebagai bagian dari sejarah bangsa.

“Mari kita jaga persatuan dan kesatuan bangsa dengan menghormati peran serta kontribusi santri dalam sejarah kemerdekaan Indonesia,” ujar Ketua DPP FABEM, Zainuddin Arsyad.

Selain menyerukan aksi damai, DPP FABEM juga mengimbau seluruh pihak, khususnya media, agar lebih berhati-hati dalam memproduksi konten publik dan mengedepankan etika, kepekaan sosial, serta rasa hormat terhadap simbol-simbol keagamaan. (EQ)

Share :

Baca Juga

BERITA

Open Drag Bike Dhira Brata Cup Championship 2026 Resmi Dibuka, Wakapolri: Gas di Sirkuit, Bukan di Jalan

ACEH

Tanggapi Video Viral, Wabup Aceh Timur T. Zainal Abidin: Tempuh Jalur Hukum Jika Tak Klarifikasi

ACEH

Tolak HGU 5.000 Ha, LSM KANA: Usut Dugaan Pemalsuan Dokumen PT Citra Ganda Utama

BERITA

Pemerintah Pertimbangkan Jalur Mahkamah Syariah untuk Akhiri Sengketa Blang Padang, Keputusan Ada di Tangan Presiden

ACEH

Bupati Aceh Timur Maafkan Dun Belanda atas Fitnah Terhadap Dirinya 

BERANDA

Dewan Pers Kecam Perlakuan Merendahkan Profesi Wartawan di Konferensi Pers

BERANDA

Presiden Iran Nyatakan “Perang Skala Penuh” dengan AS, Ekonomi Jadi Medan Utama

ACEH

Peringati Hari Anak 2026, Pemkab Aceh Timur Soroti Pentingnya Ketahanan Mental Anak