Home / BERITA / FIGURE

Selasa, 7 Maret 2023 - 14:09 WIB

DKPP Sumenep Kembali Raih Penghargaan Pengendalian PMK ; Sukseskan Program Pembangunan

Foto. Kepala DKPP Sumenep Arif Firmanto, S.TP.M.Si Saat menerima Penghargaan Dari Ditjen Peternakan Kementan RI Drh. Nuryani Zainuddin

Foto. Kepala DKPP Sumenep Arif Firmanto, S.TP.M.Si Saat menerima Penghargaan Dari Ditjen Peternakan Kementan RI Drh. Nuryani Zainuddin

Foto: Kepala DKPP Sumenep, Arif Firmanto S.T.P., M.Si saat menerima penghargaan langsung dari Direktur Jenderal Kesehatan Hewan Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan, Kementerian Pertanian RI Dr. drh. Nuryani Zainuddin di Hotel Grand Dafam Signature Surabaya, Selasa (07/03/2023).

SUMENEP, Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Dinas Peternakan kembali memberikan penghargaan kepada Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Sumenep, Madura Jawa Timur.

Penghargaan tersebut diberikan atas partisipasinya sebagai vaksinator Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) dalam rangka pencegahan, pengendalian dan penanggulangan PMK di Jawa Timur Tahun 2022 yang diserahkan secara langsung oleh Direktur Kesehatan Hewan Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan, Kementerian Pertanian Republik Indonesia (Kementan RI), Drh. Nuryani Zainuddin kepada Kepala DKPP Sumenep Arif Firmanto, saat Rapat Koordinasi Pengendalian Lumpy Skin Disease (LSD) dan PMK di Jawa Timur 2022, di Hotel Grand Dafam Signature Surabaya, Selasa (07/03/2023).

Diketahui, Sebelumnya Dinas Ketahanan pangan dan Pertanian (DKPP) sumenep juga telah menerima penghargaan sebagai kabupaten dengan capaian vaksinasi PMK terbanyak dijawa timur.

Baca Juga  Menuju Kemandirian Energi, Sumenep Perkuat Kebijakan EBT

Arif Firmanto dalam keterangannya menyampaikan bahwa Pengendalian penyakit salah satunya dilakukan dengan vaksinasi, karena tingkat capaian vaksinasi sudah meningkat sehingga kejadian penyakit bisa dikendalikan.

Terkait penghargaan tersebut, itu sebagai semangat meningkatkan kinerja sekaligus motivasi mencapai keinginan yang tinggi serta bekerja untuk lebih baik lagi dalam mensukseskan program pembangunan, Ungkapnya Kepala DKPP Sumenep kepada media ini, Selasa (7/3) Malam. 

Pada Tahun 2022 Hewan yang terserang PMK, terlapor sebanyak kurang lebih 6500 ekor, diperikirakan secara epidemiologis untuk bebas dari PMK pada tahun 2035 nanti.

“Yang jelas, pihaknya bersama TIM akan selalu siap siaga dalam melayani masyarakat sesuai Aturan serta Job Describtion yang ada”.

Penghargaan ini sebagai pemicu meningkatkan kinerja dalam rangka pencapaian target guna mensukseskan program pembangunan di Kabupaten Sumenep,” Imbuhnya.

Baca Juga  Luput Dari Perhatian Disdikbud Atim ke SMPN 2 Idi Tunong, Sehingga Siswa Harus Rela Belajar di Lantai 

Karena itulah, dirinya dengan berbagai penghargaan yang diraih akan memberikan efek signifikan terhadap kinerja organisasi, agar lebih produktif dan lebih bersemangat melaksanakan berbagai program.

Pihaknya berharap seluruh aparatur DKPP agar bekerja lebih baik dari tahun ke tahun, demi mengarahkan organisasi mencapai tujuan dan target kinerja,” Terangnya.

Ditambahkan, Kadis Progresif Sumenep mengungkapkan bahwa seluruh aparatur DKPP Kabupaten sumenep untuk bergotong royong membantu dan mensukseskan seluruh program pemerintah daerah dengan menunjukkan loyalitas dan kinerja yang baik.

“Semua sumber daya di DKPP ini harus bersama-sama bergerak dalam upaya mensukseskan program pembangunan mulai dari perencanaan hingga pelaksanaannya,” Tutupnya. (Toifur)

Share :

Baca Juga

BERITA

Kapolda Jabar Pimpin Pengamanan May Day, Polisi Tindak Kelompok Anarkis di Bandung

BERITA

Transportasi Laut Sumenep Menguat, Penumpang Puji Layanan KMP DBS III

BERITA

Dituding Selingkuh, Bupati Aceh Timur Siap Tempuh Jalur Hukum

BERITA

Satgas Haji 2026 Tindak Tegas Haji Ilegal, Lindungi Calon Jemaah

BERITA

Eks Napiter di Banten Ikuti Pelatihan Teknisi AC untuk Perkuat Reintegrasi Sosial

BERITA

Diaspora Aceh di Harrisburg Resmikan Meunasah Pertama di Amerika Serikat

BERITA

Korban Tewas Kecelakaan Beruntun KA di Bekasi Timur Bertambah Jadi 16 Orang, Polisi Selidiki Penyebab

BERITA

Aji Aria Wiguna Dukung Kemenkum Tunda SK DPP Partai Ummat, Sengketa Masih Berproses di MA