Dewan Pers Klarifikasi 5 Poin Terkait Tidak Perlunya Pendaftaran Perusahaan Pers - Media Literasi

Home / BERITA

Selasa, 28 Februari 2023 - 11:04 WIB

Dewan Pers Klarifikasi 5 Poin Terkait Tidak Perlunya Pendaftaran Perusahaan Pers

JAKARTA – Dewan Pers mengeluarkan siaran pers No.07/SP/DP/II/2023 tentang Pendaftaran Tidak Sama dengan Pendataan. Jakarta, Senin (27/02/2023)

Berkaitan dengan banyaknya pemberitaan tentang tidak perlunya pendaftaran perusahaan pers ke Dewan Pers, beberapa media beranggapan tidak perlu lagi adanya verifikasi perusahaan media/pers oleh Dewan Pers.

Sehubungan dengan hal itu, ada 5 poin yang perlu dilakukan Dewan Pers untuk klarifikasi, sebagai berikut :

1. UU Nomor 40 Tahun 1999 ini tentang Pers yang saat itu lahir di era reformasi tidak mengenal pendaftaran bagi perusahaan pers. Setiap orang dapat mendirikan perusahaan pers dan menjalankan tugas jurnalistik tanpa harus mendaftar ke lembaga mana pun, termasuk ke Dewan Pers. Setiap perusahaan pers sepanjang memenuhi syarat berbadan hukum Indonesia dan menjalankan tugas jurnalistik secara teratur, secara legal formal berdasarkan Pasal 9 ayat (2) UU Pers dan Kode Etik Jurnalistik, dapat disebut sebagai perusahaan pers, sekalipun belum terdata di Dewan Pers.

Baca Juga  Jonny Ginting Laporkan SD Dengan Dugaan Penipuan Ke Polrestabes Medan

2. Sesuai pasal 15 ayat 2 (huruf g) UU Pers, tugas Dewan Pers antara lain mendata perusahaan pers. Pendataan perusahaan oleh Dewan Pers tidak bisa disamakan dengan pendaftaran dan keduanya sangatlah berbeda. Pelaksanaan tugas mendata perusahaan pers, sebagaimana pelaksanaan tugas-tugas lainnya yang dimandatkan oleh UU Pers, ditujukan untuk mengembangkan kemerdekaan pers dan meningkatkan kehidupan pers nasional.

3. Pendataan perusahaan pers merupakan stelsel pasif dan mandiri. Artinya, perusahaan pers yang berinisiatif untuk mengajukan diri agar diverifikasi (didata) oleh Dewan Pers sesuai aturan yang ada. Ketentuan tentang pendataan perusahaan pers ini tertuang dalam Peraturan Dewan Pers Nomor 1/Peraturan DP/I/2023 tentang Pendataan Perusahaan Pers. Dewan Pers tidak dapat memaksa perusahaan pers untuk didata atau ikut verifikasi media.

4. Pendataan perusahaan pers bertujuan untuk:

– Mewujudkan perusahan pers yang kredibel dan profesional.

– Mewujudkan perusahaan pers yang sehat, mandiri, dan independen.

Baca Juga  Literasi IBU Kunci Sukses Indonesia Emas Yang Gemilang

– Mewujudkan perlindungan pada perusahaan pers.

– Menginventarisasi perusahaan pers secara kuantitatif dan kualitatif.

5. Pendataan perusahaan pers dilakukan untuk memastikan, bahwa perusahaan pers sungguh-sungguh menjalankan kewajibannya sebagai salah satu unsur yang menopang tegaknya kemerdekaan pers.

Perusahaan pers yang tidak bekerja secara profesional, antara lain ditandai dengan tidak memenuhi kewajiban untuk kesejahteraan wartawan, tidak memberikan penghasilan yang layak, atau malah memerintahkan wartawan mencari tambahan penghasilan/iklan. Hal ini pada akhirnya akan membuat wartawan tidak dapat menjalankan tugas dengan profesional, karena penghasilan wartawan tergantung kepada seberapa besar ia meraih iklan atau tambahan penghasilan. Situasi ini tentu tidak mendukung wartawan untuk menghasilkan karya jurnalistik yang berkualitas.

Dewan Pers mengajak semua pihak, konstituen, komunitas, dan insan pers untuk memahami perbedaan pendataan dan pendaftaran perusahaan pers.

Reporter : EK | Photo : Net | Editor : Endang

Share :

Baca Juga

BERITA

Guncangan Besar di Dunia Cellular! Pedagang Pulsa Menjerit, Kebijakan Provider Diduga Ancam Jutaan Mata Pencaharian

BERITA

Endang Gustina Bantah Keterlibatan Penjualan Narkoba di Toko Penjualan Bajunya

BERITA

Polri Akan Tegas Tindak Preman Berkedok Ormas yang Ganggu Investasi

BERITA

Diduga Tak Miliki Legalitas Usaha, AMCTA Desak Polisi Tangkap Direktur PT MAS

BERITA

Polisi Polda Metro Jaya Gelar “Satu Jam Mengaji”, Ajak Warga Makmurkan Masjid

BERITA

4824 Calon Mahasiswa Baru Mendaftar di IAIN Lhokseumawe Lewat Jalur SPAN-PTKIN

BERITA

AKBP Ahzan Jabat Kapolres Lhokseumawe

BERITA

Tim Penyidik Kejati Sumsel Lakukan Upayakan Paksa Tangkap Tersangka BA