Home / BERITA / EDUKASI

Selasa, 18 Juli 2023 - 14:38 WIB

Bogor Mulai Krisis Kepala Sekolah 

BOGOR – Prof Dr KH Sutan Nasomal menyesalkan hilangnya tokoh cendikiawan pendidik di Sekolah Dasar (SD) Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah’ Menengah Atas (SMA) di Daerah Kabupaten Bogor.

Dalam rilisnya, Sutan Nasomal menerangkan pengangkatan guru P3K dinilai belum mempunyai kejelasan terkait krisis kepala sekolah di 40 Kecamatan se Kabupaten Bogor, tutur Sutan Nasomal selaku tokoh hukum pidana pengamat politik sosial pendidikan nasional di Kantor sekretariat Diklat Nasional DPP Komite Forum Guru Indonesia di Bilangan Perkantoran Pemkab Bogor, Selasa (18/07/2023)

Lebih lanjut Sutan Nasomal mengatakan, dirinya juga belum mengetahui dan masih mempertanyakan perihal guru P3K bisa menjabat sebagai kepala sekolah atau tidak.

Baca Juga  Komisi ll DPRK Aceh Utara Bahas Isu Aktual dan Tampung Keluhan Panglima Laot

“Pengangkatan guru P3K belum ada kejelasan, apakah para guru P3K ini bisa menjadi kepala sekolah?”, sebut Prof Dr KH Sutan Nasomal dengan nada mempertanyakan.

Bahkan Nasomal juga menemukan adanya indikasi krisis kepala sekolah yang terjadi di Bogor salah satunya akibat merangkap jabatan dari 2 sekolah bahkan sampai 3 sekolah dengan satu Kepala Sekolah.

Nasomal juga memperkirakan, tidak tertutup kemungkinan tahun 2024 kepala sekolah akan rangkap jabatan 5 bahkan 10 sekolah dan dikepalai oleh satu kepala sekolah.

“Sangat kita sayangkan Pejabat setingkat Kadis seperti duduk manis tanpa berupaya merumuskan permasalahan krisis Kepala Sekolah di 40 Kecamatan di Kabupaten Bogor dan 6 Kecamatan di Kota Bogor”, papar Prof Sutan Nasomal.

Baca Juga  Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei Wafat, Iran Tetapkan 40 Hari Berkabung

Dalam hal ini Prof Sutan menilai, krisis kepala sekolah dikarenakan kepala sekolah yang pensiun semakin banyak jumlahnya, sedangkan pengangkatan guru PNS justru tidak ada, dan diganti dengan guru P3K dan bukan PNS.

“Angka kepala sekolah yang berstatus PNS akan pensiun lebih banyak lagi di tahun 2024 sehingga akan di isi oleh satu kepsek untuk beberapa sekolah, apakah sekolah – sekolah Negeri harus di swastanisasi kan?”, tanya Prof Sutan Nasomal kembali. [ëndæ]

Share :

Baca Juga

BERITA

Kompolnas Resmikan Gedung Baru, Perkuat Pelayanan Pengaduan Publik

BERITA

Polda Metro Jaya Tangkap Pelaku Pembacokan Pegawai Toko Roti di Cengkareng

BERITA

Laporan Warga Ungkap Peredaran Sabu di Empat Lokasi, Tiga Tersangka Diamankan

BERITA

Polres Metro Bekasi Ungkap Peredaran Obat Keras di Cikarang Barat, Satu Orang Diamankan

BERITA

Pemuda Diduga Ambil Ganja Sintetis Diamankan Patroli Gabungan di Jakarta Timur

EDUKASI

Museum Tsunami Aceh Gelar Pameran Kebencanaan Spesial Iduladha 1447 H

BERITA

Misbahul Ulum Lepas 176 Wisudawan, Dua Raih Predikat Hafiz 30 Juz

ACEH

Kapolsek Simpang Jernih Kawal Pemilihan Geuchik Gampong Tampor Paloh