Home / BERITA

Minggu, 8 Desember 2024 - 00:27 WIB

BMKG Aceh Himbau Waspadai Potensi Banjir


MEDIALITERASI.ID | ACEH
– Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat Provinsi Aceh mewaspadai potensi banjir. Hal tersebut dipicu curah hujan intensitas tinggi disertai angin kencang yang mengguyur wilayah berjulukan Tanah Rencong itu, dalam tiga hari ke depan.

Prakirawan BMKG Kelas I Sultan Iskandar Muda (SIM) Banda Aceh Nabila mengatakan peringatan dini ini berlaku untuk tiga hari ke depan. BMKG mencatat ada 19 kabupaten/kota yang berada pada kategori waspada berbasis dampak bencana alam akibat cuaca ekstrem.

“Waspada potensi bencana hidrometeorologi, seperti banjir, tanah longsor, angin kencang dan lainnya akibat hujan lebat yang terus – menerus maupun dengan durasi lama,” kata dia, Sabtu (6/12/2024).

Dalam beberapa hari ini, BMKG memantau adanya belokan angin dan konvergensi di wilayah Aceh, serta aktifnya monsoon Asia dan Indian Ocean Dipole (IOD) yang menyebabkan suplai uap air dari wilayah Samudera Hindia ke wilayah Indonesia bagian barat menjadi signifikan. “Selain itu, kondisi anomali suhu muka laut yang hangat di perairan barat Aceh juga dapat meningkatkan potensi penambahan massa uap air. Beberapa kondisi ini dapat berpotensi terhadap pertumbuhan awan hujan di wilayah Aceh,” katanya.

Baca Juga  Polres Aceh Barat Terima Kendaraan Dinas Inafis Beserta Perlengkapannya

Daerah yang masuk kategori waspada tersebut, seperti Kabupaten Aceh Utara, Bireuen, Aceh Barat Daya, Nagan Raya, Aceh Jaya, Pidie, Pidie Jaya, Aceh Singkil, Aceh Besar, Aceh Selatan, Aceh Barat, Subulussalam, Bener Meriah, Aceh Tenggara, Aceh Barat, Aceh Tengah, Aceh Tamiang, Lhokseumawe, dan Aceh Timur. BMKG mengimbau masyarakat di daerah itu waspada terhadap berbagai macam bencana, antara lain tanah longsor, erosi tanah, dan luapan air sungai ke pemukiman sehingga berbahaya bagi aktivitas warga.

“Selalu waspada dan selalu jaga kesehatan karena pada saat ini seluruh wilayah Aceh sudah berada pada musim penghujan,” ujarnya.

Baca Juga  Audit Kinerja, Tim Itwasda Polda Aceh Kunjungi Polres Lhokseumawe

Selain itu, kata dia, masyarakat perlu menghindari sumber air, seperti sungai, waduk, danau dan wilayah rawan longsor apabila terjadi hujan dengan intensitas tinggi atau hujan dengan durasi yang lama. “Kami juga mengimbau kepada pemerintah dan lembaga-lembaga terkait untuk memastikan kapasitas infrastruktur dan sistem tata kelola sumber daya air sudah siap untuk mengantisipasi peningkatan curah hujan,” ujarnya.

BMKG menyebut prakiraan tinggi gelombang laut di perairan Aceh berada kategori rendah, meliputi perairan penyeberangan Banda Aceh-Sabang dan penyeberangan Meulaboh-Sinabang dengan ketinggian antara 0,5-1,5 meter. “Untuk angin umumnya bertiup dari arah timur laut ke barat daya dengan kecepatan berkisar antara 0-10 kilometer per jam atau masih kategori sedang,” ujarnya.

BMKG memprakirakan musim hujan di Aceh bertahan hingga akhir Desember 2024 dan awal Januari 2025, sehingga potensi banjir  pada masa itu dalam kategori menengah.

Share :

Baca Juga

ACEH

Kesalahpahaman Warnai Aktivitas MBG Paya Bujok Seulemak, Berakhir dengan Musyawarah.

ACEH

76 Santri Wustha dan Ulya SPM YPI Darussa’adah Idi Cut Diwisuda, Bupati Alfarlaky Minta Alumni Jaga Almamater

BERITA

42 Tim dari Berbagai Kampus Bersaing, Hanya 10 Lolos ke Final Lomba Esai Nasional FKIP Unimal

ACEH

Diduga Mabuk, 4 Mahasiswa Unimal Ribut dengan Warga di Dewantara, Rektor Tempuh Jalur Damai

ACEH

Baitul Mal Aceh Timur Buka Pendaftaran Calon Anggota Periode 2026-2031, Ini Syarat dan Jadwalnya

ACEH

Polres Aceh Timur Gelar Perkara Kasus Dugaan Penganiayaan Pelajar SMP di Idi Tunong, Status Hukum AS Ditentukan Jumat

ACEH

Bupati Al- Farlaky Lantik T. Reza Rizki Pj.Sekda Atim

BERITA

Presiden Prabowo Tetapkan Harga Khusus BBM Rp15.000 per Liter bagi Nelayan Kapal 30–200 GT