Home / BERITA

Senin, 3 April 2023 - 21:29 WIB

Anwar dan Geuchik Mustahuddin Akhirnya Berdamai dengan Pertimbangan Restorative Justice

LHOKSEUMAWE – Kasus selisih faham yang mengakibatkan terjadinya tindak kekerasan yang dilakukan oleh Anwar (45) terhadap Mustahuddin (37) Geuchik Gampong Babah Lueng beberapa tempo yang lalu berakhir damai di Polisi Resort Lhokseumawe pada Selasa, 21 Maret 2023 dan saat ini keduanya sudah dibebaskan.

Kapolres Lhokseumawe, AKBP Henki Iswanto melalui kepala Kesatuan Reserse dan Kriminal, AKP Zeska Julian Taruna Wijaya membenarkan kedua pihak terkait antara Munawar dan Geuchik Mustahuddin sudah melakukan perdamaian.

AKBP Zeska juga memberi wejangan kepada kedua pihak, semoga dengan kejadian ini memberikan pelajaran agar tidak gegabah dalam bertindak.

“Untuk kasus anwar sudah p21 untuk pak Geucik masih dalam tahap sidik namun keduanya sepakat untuk berdamai dengan pertimbangan pimpinan kasus diselesaikan dengan Restorative Justice”, tulis AKP Zeska yang konfirmasi oleh Medialiterasi.id pada Senin Malam (03/04/2023) pukul 22.00 WIB.

Baca Juga  MPAL dan Laskar Lampung Indonesia Kembali Geruduk Polda Lampung

Sebelumnya beberapa media sempat memberitakan pemukulan yang dilakukan oleh empat preman terhadap Geuchik setempat. Salah satunya Anwar. Hal tersebut membuat Anwar sempat di amankan di Polres Lhokseumawe sekitar 2 bulan dan kemudian ditahan di Lembaga Pemasyarakatan (LP) Lhoksukon Aceh Utara selama Satu Minggu.

Hal yang sama juga berlaku terhadap Geuchik Gampong Babah Lueng. Mustahuddin juga sempat di amankan selama di Polres Lhokseumawe.

Penandatanganan surat perjanjian perdamaian di Polisi Resort Lhokseumawe pada Rabu 21 Maret 2023 yang lalu yang disaksikan oleh keluarga kedua belah pihak.

Dalam hal ini Munawar meminta klarifikasi mengenai dua poin yang disebutkan di sejumlah media sebelumnya.

“Poin pertama saya tidak menerima upaya penyebutan sebagai preman Gampong dan kedua saya membantah kejadian sebelumnya bukan gara – gara tidak menerima jatah proyek “, ucap Anwar.

Baca Juga  Kapolsek Kuta Makmur Ingatkan Pedagang Kembang Api Tidak Jual Petasan

Ketika dikonfirmasi media ini, Geuchik Babah Lueng, Mustahuddin memilih menjawab dengan merujuk kepada newscitraaceh.com menurutnya pemberitaan tersebut real dan sudah sesuai dengan konsep perdamaian.

“Bek sampe jeut permasalahan Baroe enteuk, dengan berita2 yg hn jelas 🙏🙏”, tulis Geuchik Babah Lueng membalas dalam bahasa Aceh yang bermaksud “Jangan sampai menimbulkan permasalahan baru lagi, dengan pemberitaan yang tidak jelas”.

Diketahui, perdamaian Geuchik Gampong Babah Lueng dengan warganya itu juga di hadiri oleh Arafat Ali, SE., Ketua DPRK Aceh Utara, Hanifza Putra, S.STP, M.Si selaku Camat Kuta Makmur dan Jufri Arahman selaku Wakil Forum Geuchik Kuta Makmur. [ëndæ)

Share :

Baca Juga

BERITA

Diduga Peras dan Intimidasi Warga, Dua Orang Diamankan Polisi di Karawaci

ACEH

Bupati Al-Farlaky Raih SMSI Aceh Award 2026, Kepala Daerah Populer Penanganan Bencana di Wilayah Terisolir

BERANDA

Mensos Ungkap Penyebab Desil DTSEN Melonjak dan Tegaskan Bansos Tak Langsung Dicoret

BERITA

CISAH: Perlu Kajian Ulang Hari Lahir Aceh Utara

ACEH

Drama Adu Penalti! Medco E&P Malaka Sikat Editor FC, Jadi Raja Migas Cup 2026

ACEH

JF FC Aceh Utara Juara KPA Cup I Simpang Ulim 2026, Bupati Aceh Timur Serahkan Piala
Menuju PTKIS Unggul, UIA Dorong Dosen Tingkatkan Riset dan Studi Lanjut

BERITA

Akselerasi Standar Mutu, Rektor UIA Imbau Dosen Perkuat Riset dan Pengabdian

ACEH

Pimred Tribunpasee: Jadikan Milad Samudra Pasai ke-800 untuk Perkuat Jati Diri dan Syariat