Home / BERITA

Rabu, 1 November 2023 - 15:36 WIB

Anies Baswedan Jawab Tiga Pertanyaan Milenial Lhokseumawe

Photo [endæ] : Anies Rasyid Baswedan dalam Kunjungannya/ temu Ramah bersama Milenial Lhokseumawe di TR Coffe, Rabu (01/11/2023).
Medialiterasi.id | LHOKSEUMAWE – Anies Rasyid Baswedan kembali Sapa Milenial dan berbagai unsur masyarakat Aceh Utara dan Lhokseumawe Lhokseumawe di TR Coffe usai melakukan orasi di bumi gas Landeng Aceh Utara, Rabu (01/11/2023)

Sejumlah agenda dalam kunjungannya Anies Baswedan di Aceh Utara dan Lhokseumawe. Dalam penjadwalan Organizing Commite ‘ANIES SAWEU ACEH’, calon Presiden RI yang di usung oleh Partai NASDEM ini tiba di Bandara Malikussaleh pada pukul 09.00 WIB.

Usai Penyambutan di Bandara, rombongan Anies Rasyid Baswedan langsung melakukan perjalanan ke acara Maulid Akbar dan temu Rakyat di Lapangan Bumi Gas, Kecamatan Tanah Luas Aceh Utara dibarengi dengan kegiatan Zikir, Shalawat, kemudian disambut dengan kata penyambutan calon presiden dan deklarasi bersama untuk dukungan pasangan Anis dan Muhaimin (AMIN) bersama partai pengusung, partai lokal dan seluruh simpul relawan.

Setelah melakukan serangkaian kegiatan di Lapangan Bumi Gas, Anies Baswedan melakukan shalat Zuhur berjamaah di Masjid Baiturrahman Lhokseumawe, dan melakukan makan siang bersama.

Selain itu Anies juga melakukan Ngopi bersama Milenial Kota Lhokseumawe di lantai 1 TR Coffe Lhokseumawe, berdasarkan Amatan medialiterasi.id, di pelataran Cafee juga terlihat, bukan hanya kaum Milenial Lhokseumawe saja yang ikut menyambut Anies, namun disertakan oleh kaum ibu – ibu dan seluruh unsur masyarakat setempat.

Baca Juga  Mengemban Misi Perdamaian: Polri Lepas Satgas FPU 7 MINUSCA ke Afrika Tengah

Dalam agenda kegiatan Ngopi bersama Milenial, Anies disuguhkan dengan tiga pertanyaan, pertanyaan Pertama terkait upaya pengembangan perekonomian di Aceh, Kedua Kiat Pengembangan Pariwisata di Aceh dan Ketiga perihal tindak lanjut Penyelesaian kasus Pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) yang pernah terjadi di Aceh era masa Konflik Aceh.

Anies Rasyid Baswedan pun kemudian menjawab ketiga pertanyaan yang di ajukan oleh Milenial Lhokseumawe, sembari menjelaskan jawabannya terlebih dahulu. Menurutnya, untuk meningkatkan perekonomian, masyarakat Aceh harus siap melakukan investasi.

“Untuk pengembangan ekonomi, bukan orang luar datang ke Aceh, tapi orang Aceh bisa hidup lewat perekonomian dan investasi”, ujar Anies di hadapan massa.

Lebih lanjut Anies mengatakan, program jangka pendek untuk perkembangan ekonomi di Aceh perlu menyiapkan rencana industrialisasi dengan membangun industri – industri baru.

Sedangkan untuk program jangka menengah, Anies menyatakan, memastikan jumlah perguruan tinggi, sekolah vokasi, sesuai dengan kebutuhan di Aceh. Sehingga anak-anak di Aceh bisa mendapatkan sekolah vokasi dan perguruan tinggi yang sesuai.

“Tidak semua orang harus ke perguruan tinggi, tapi semua orang harus punya kompetensi dan keterampilan,” ucapnya.

Baca Juga  Seruan Kemanusiaan: TPNPB Yahukimo Diminta Lindungi Pesawat dan Warga Sipil

Anies juga menekankan, untuk memastikan investasi bisa berjalan, masyarakatnya juga harus bisa memberikan suasana yang kondusif.

“Kalau orang berinvestasi, tapi masyarakat di sekitanya tidak kondusif, maka pasti pindah ke tempat lain, ujar Anies lagi.

Disela menjawab pertanyaan Kedua, Anies menyebut dana Otsus Aceh belum optimal, sehingga dirinya merasa perlu dilakukan perpanjangan.

“Tapi jangan sekedar diperpanjang, harus ada target tahunan, target provinsinya apa, target kabupaten/kota apa,” katanya.

Terkait kegiatan pariwisata, menurut Anies, banyak kegiatan pariwisata yang bisa didorong di Aceh, terutama yang bernuansa syariah. Anis mencontohkan Negara Malaysia.

“Negara tetangga kita Malaysia bisa mendorong wisata syariah. Aceh tak boleh kalah dengan tetangga kita Malaysia,” ucapnya.

Pertanyaan terakhir, terkait pelanggaran HAM, Anies menjawab, keluarga yang ditinggalkan korban pelanggaran HAM, harus mendapatkan kesempatan ekonomi, kesempatan pendidikan, pelayanan kesehatan, sehingga hidup mereka tenang.

“Ini menjadi perhatian kita,” katanya.

Anies merasa yakin hal tersebut bisa terlaksana dengan baik, dikarenakan dirinya sudah pernah melakukan program Indonesia mengajar pada tahun 2010 silam. Meski dirinya baru berhadir di Aceh tahun 2023 sekarang. [endæ]

Share :

Baca Juga

BERITA

Terungkap dari Kasus Ganja Kering, Polisi Temukan Ladang Ganja 2 Hektare di Sawang

BERANDA

Pelatih Iran Protes Keras Akomodasi Piala Dunia: “Kami Tim Paling Diperlakukan Buruk”

BERANDA

Vance Tegur Israel: “Bangun dan Sadar, AS Satu-Satunya Sekutu Kuat Anda” di Tengah MoU AS-Iran

BERANDA

Tragis! Roy Suryo Ditangkap di Rumah Saat Pagi Jumat, dr Tifa Ikut Diamankan

ACEH

Bupati Al-Farlaky Hadiri Sosialisasi Teknis Pelaporan Kinerja Daerah

ACEH

Bupati Al-Farlaky Kumpulkan Pimpinan PKS, Bahas Harga TBS, CSR hingga Investasi di Aceh Timur

BERITA

Polda Metro Jaya Kerahkan 4.131 Personel untuk Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakarta

BERITA

Polda Lampung Gagalkan Penyelundupan Narkoba Rp235 Miliar di Bakauheni, 24 Tersangka Ditangkap