Home / EDUKASI

Jumat, 25 Juli 2025 - 14:39 WIB

Akademisi UIN SUNA Lhokseumawe Dukung Kurikulum Berbasis Cinta: Saatnya Pendidikan Menyentuh Hati

MEDIALITERASI.ID | LHOKSEUMAWE – Akademisi Universitas Islam Negeri Sultanah Nahrasiyah (UIN SUNA) Lhokseumawe menyatakan dukungan penuh terhadap peluncuran Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) yang secara resmi dicanangkan oleh Menteri Agama RI, Prof. Dr. H. Nasaruddin Umar, MA., pada Kamis, 24 Juli 2025 di Asrama Haji Embarkasi Makassar.

Kurikulum ini merupakan langkah transformasi besar dalam sistem pendidikan Islam di Indonesia. KBC menekankan pentingnya kasih sayang, empati, dan kepedulian sebagai fondasi proses belajar mengajar. Tujuannya bukan hanya mencerdaskan secara intelektual, tetapi juga menumbuhkan cinta kepada Tuhan, sesama manusia, dan lingkungan sekitar.

Baca Juga  Jurusan Tadris Matematika UIN SUNA Lhokseumawe Gelar Webinar Media Pembelajaran Digital

Menteri Agama menegaskan bahwa pendidikan tidak boleh hanya berfokus pada aspek kognitif, tetapi juga harus menyentuh sisi afektif dan spiritual peserta didik. Kementerian Agama telah menerbitkan Surat Edaran Nomor 10 Tahun 2025 sebagai dasar pelaksanaan dan sosialisasi KBC di seluruh madrasah dan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam.

Akademisi UIN SUNA Lhokseumawe, Dr. Bukhari, M.H., CM, menyambut baik peluncuran kurikulum ini. Menurutnya, KBC adalah terobosan penting di tengah kegersangan nilai dalam sistem pendidikan saat ini.

Kurikulum Berbasis Cinta adalah jawaban atas tantangan zaman. Pendidikan yang hanya mengejar nilai tanpa menyentuh hati akan melahirkan generasi kering empati. Ini saatnya kita menghidupkan kembali pendidikan yang memanusiakan manusia,” ujar Dr. Bukhari, yang juga dosen Fakultas Syariah dan konsultan hukum.

Baca Juga  Museum Tsunami Hadirkan Pameran Temporer untuk Pengunjung Selama Liburan

Ia menambahkan, UIN SUNA Lhokseumawe siap menjadi bagian dari gerakan ini, dengan membentuk lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki akhlak mulia, jiwa sosial, dan semangat cinta terhadap sesama.

Dengan dukungan para akademisi seperti Dr. Bukhari, Kurikulum Berbasis Cinta diharapkan dapat menjadi tonggak baru menuju pendidikan Islam yang lebih berkeadaban, inklusif, dan menyentuh hati. (**)

Share :

Baca Juga

BERITA

P2G Mendesak Pemerintah dan Panselnas Mengangkat Sekitar 200 Ribu Guru PPPK Paruh Waktu Menjadi PPPK Penuh

ACEH

Resmi Membuka PBAK, Rektor UIA Tekankan Integrasi Nilai Islam dan Akademik

EDUKASI

Tembus 30 PTKIS Terpilih, UIA Didampingi Kemenag Menuju Akreditasi Unggul

BERITA

Studi BRIN: Tsunami Pangandaran 2006 Bisa Capai 8 Meter Lebih karena Gempa Megathrust dan Longsor Laut

EDUKASI

Mahasiswa PNL Kembangkan TAKO.YU, Takoyaki Ikan Keumamah Khas Aceh

EDUKASI

Wakil Aceh di Ajang Nasional, Mahasiswa UIA Raih Runner Up 2 Duta Pendidikan

BERITA

Dari Membaca ke Menulis: Pelajar Aceh Utara Diasah Jadi Pengulas Buku yang Kritis

ACEH

Peringati 21 Tahun Damai Aceh, Bupati Aceh Timur Ajak Warga Doa Bersama dan Jaga Perdamaian untuk Anak Cucu