
MEDIALITERASI.ID | ACEH UTARA – Di balik senyum ramah dan gaya bicara yang mengalir tenang, tersimpan sosok luar biasa dari dunia pendidikan Aceh. Dialah Juni Ahyar, S.Pd., M.Pd., seorang dosen yang tidak hanya dikenal karena kepakarannya di bidang pendidikan, namun juga karena deretan gelar dan sertifikasi profesional yang membuat namanya layak dijuluki “Dosen Seribu Gelar.”
Tak kurang dari 17 sertifikasi profesional nasional dan internasional telah diraih oleh dosen yang aktif mengajar di Universitas Malikussaleh ini. Mulai dari dunia kepenulisan, pelatihan sumber daya manusia, motivasi, hingga ilmu spiritual modern, semua dikuasainya dengan serius dan penuh dedikasi.
“Saya percaya, seorang pendidik bukan hanya penyampai ilmu, tetapi juga pemantik semangat dan inspirasi. Karena itu saya terus belajar dan mengembangkan diri,” ujar Juni Ahyar, saat ditemui di sela kegiatan pelatihan mahasiswa baru.
Berikut adalah daftar lengkap gelar dan sertifikasi yang disandangnya:
S.Pd. – Sarjana Pendidikan., M.Pd. – Magister Pendidikan., CPTNA. – Certified Professional Training Needs Analyst., CPSP. – Certified Public Speaking Professional., CBPA. – Certified Book and Paper Authorship., CPMP. – Certified Performance Management Professional., CSEM. – Certified Strategic Entrepreneurial Mindset., APHA. – Advanced Professional Handwriting Analyst., CPAH. – Certified Professional Handwriting Analyst., CSEP. – Certified Service Excellence Professional., CPRW. – Certified Professional Resume Writer., C.Mt. – Certified Motivator., CHTC. – Certified Hypnosis for Teaching., CNLPTC. – Certified NLP for Teaching., C.NLMOR. – Certified Neuro Linguistic Move On Rezeki., C.STP. – Certified Spiritual Teaching Practitioner., C.NFT. – Certified NLP for Teacher., AHRP. – Administrative Human Resources Professional.
Dengan berbagai gelar tersebut, Juni Ahyar kerap diundang sebagai pembicara nasional, trainer pengembangan diri, fasilitator pendidikan karakter, dan narasumber program televisi lokal. Ia juga dikenal sebagai penulis produktif yang telah menerbitkan berbagai karya ilmiah dan artikel budaya, khususnya yang berakar dari tradisi Aceh.
“Saya ingin generasi muda tahu bahwa belajar itu tidak ada batasnya. Dunia ini luas, dan kita harus terus menggali potensi kita,” tambahnya, sembari menunjukkan lembaran sertifikat yang tersusun rapi dalam sebuah map hitam.
Yang menarik, Juni Ahyar tidak berhenti sampai di sini. Dengan semangat belajar yang luar biasa, ia menyatakan bahwa jika ada kesempatan, ia akan terus menambah daftar kepakarannya. Sertifikasi baru, metode pembelajaran terbaru, dan ilmu yang relevan dengan era digital akan terus ia pelajari demi menjadi pendidik yang adaptif dan inspiratif.
“Kalau ada pelatihan, sertifikasi, atau kesempatan belajar lainnya, saya akan ambil. Karena dunia terus berubah, dan pendidik harus menjadi yang paling siap menghadapi perubahan itu,” tegasnya dengan mata berbinar.
Kiprah akademisi asal Aceh Utara ini telah menginspirasi banyak dosen muda dan mahasiswa. Tidak heran, sosoknya sering disebut sebagai “role model” dalam pengembangan karier dosen era modern yang tidak hanya kuat secara akademik, tetapi juga kompeten secara profesional dan emosional. [**]







