Home / OPINI

Sabtu, 1 Oktober 2022 - 09:00 WIB

Pernyataan Najwa Shihab Soal Gaya Hidup Polisi Sangat Tendensius dan Bisa Menimbulkan Kebencian di Masyarakat

Ketua Umum DPP LPPI Dedi Siregar

JAKARTA – Dalam dua pekan terakhir, dunia maya diributkan dengan nyinyiran keras dari jurnalis senior, Najwa Shihab yang menganggap polisi suka bergaya hidup hedon. Najwa juga mempertanyakan dar imana asal usul uang polisi untuk menunjang gaya hidup hedonnya. Sebagai abdi negara, tidak mungkin gaji mereka sebagai personel Polri, bisa memback-up gaya hidup hedonisme tersebut.

Meski bukan pengkritik pertama, namun apa yang disampaikannya tersebut menimbulkan polemik pro dan kontra di kalangan masyarakat. Sebagian menganggap apa yang disampaikan Najwa, adalah hal yang tidak pantas dan bisa menimbulkan kegaduhan. Selain itu pernyataan Najwa di nilai nyinyir untuk menggiring opini publik yang menyesatkan.

Pernyataan Najwa Shihab soal “jangan mau ditakut-takuti polisi” menuai tanggapan beragam. Melalui Ketua Umum DPP LPPI Dedi Siregar dalam siaran persnya mengatakan bahwa kami mengecam pernyataan Najwa Shihab yang telah menuding polri, dengan berbagai narasi yang di nilainya sangat menyesatkan serta bisa menimbulkan kebencian terhadap institusi polri. Oleh karena itulah maka kami menuntut agar Najwa Shihab tidak melakukan tindakan yang membuat kegaduhan.

Baca Juga  Kartini Dikooptasi, Perempuan Ditinggalkan

Dedi Siregar mengatakan bahwa dia mengecam pernyataan Najwa Shihab sebab Itu merupakan opini yang tidak betul, hanya informasi hoax, apa yang dilakukan oleh Nana dalam rangka mengkritik polri sudah sangat tendensius dan tidak di dukung oleh fakta yang objektif, sehingga kami menilai Najwa hanya sekedar berasumsi untuk menguat kan pernyataan tersebut. Kami yakin dia hanya nyinyir kepada polri.

Baca Juga : KPK Beri Perhatian Khusus Demi Berantas Korupsi di Sektor Pendidikan

Selain itu sindiran dari Najwa Shihab dinilai sebagai tindakan yang tidak patut dilakukan oleh seorang jurnalis profesional karena mempertanyakan gaya hidup polisi tanpa menyebutkan oknumnya. Oleh karena itu perilaku Nana tersebut di nilai sangat tidak patut dilakukan karena bertentangan dengan semangat kepolisian yang saat ini sudah banyak berubah, kami meminta najwa sihab memberikan pernyataan sikap untuk minta maaf kepada polisi republik Indonesia

Baca Juga  Jangan-Jangan Kita Palsu Semua

Pasalnya baru-baru ini Najwa Shihab mengajak masyarakat agar tidak takut kepada polisi. Selain itu Ia turut menyoroti polisi yang hidup dengan gaya mewah. Kami berpandangan bahwa pernyataan Najwa Shihab itu menghasut dan bisa menimbulkan kegaduhan ditengah masyarakat. Disisi lain pernyataan Najwa telah menyakiti hati seluruh polisi dan keluarganya.

Saat ini lebih banyak anggota polri yang kehidupannya sangat sulit. Banyak anggota polri tidak punya rumah dan rumahnya dari tahun ke tahun ngontrak atau tinggal di asrama,” Pernyataan Najwa terlalu provokatif terhadap institusi kepolisian dan sangat berbahaya lantaran menghasut masyarakat untuk tidak percaya kepada polisi.

Pres Rilis

Share :

Baca Juga

OPINI

Bendera Aceh dan Komitmen Perdamaian: Menghormati Kekhususan Aceh

OPINI

Ketika Program Bergizi Justru Ancam Keselamatan Anak – Catatan Kritis Teuku Muhammad Jamil

OPINI

Catatan Kritis Akademisi USK: Kembali ke UUD 1945 Jangan Hanya Ganti Peta, Tapi Tetap Salah Jalan

OPINI

Kebhinekaan dalam Pidato, Penyeragaman dalam Praktik: Catatan Kritis Teuku Muhammad Jamil untuk Sumpah Pemuda 2026

BUDAYA

Paradoks Orang Pintar: Banyak yang Merasa Tahu, Tapi Tak Peka Merasakan

OPINI

OPINI: Aceh di Persimpangan Sejarah, Antara Kebangkitan Bangsa Tua dan Target Perusakan Generasi

ACEH

Guru Besar USK: Jabatan Publik Bukan Harta Warisan, Jangan Hanya Bagi Jabatan Sementara Rakyat Melarat

OPINI

Sinergi Pemuda dan Polri: Membangun Kepercayaan, Menegakkan Keadilan