FOTO 1 – Drama Final Bola Vietnam 3-2 Thailand
MEDIALITERASI.ID | BANGKOK — SEA Games 2025 Thailand yang resmi ditutup di Stadion Rajamangala, Bangkok, Sabtu (20/12) malam, menyisakan banyak drama yang tak terlupakan. Indonesia sendiri finis sebagai runner-up dengan total 334 medali, 91 emas, 112 perak, dan 130 perunggu.
Berikut 3 momen paling dramatis:
1. Tragedi Rajamangala: Thailand Unggul 2-0, Vietnam Comeback Juara 3-2
Ini drama terbesar. Final sepak bola putra Thailand vs Vietnam di Stadion Rajamangala jadi mimpi buruk tuan rumah.
Thailand unggul cepat lewat gol Yotsakorn Burapha menit ke-20 dan Seksan Ratree menit ke-31. Skor 2-0 bertahan hingga jeda, publik Bangkok sudah siap pesta emas. d7ab
Namun babak kedua jadi petaka. Vietnam bangkit lewat penalti Nguyen Dinh Bac menit ke-48/49, lalu gol bunuh diri/penyama kedudukan menit ke-60 membuat skor 2-2.
Drama memuncak di extra time. Nguyen Thanh Nhan / Pham Minh Duc mencetak gol kemenangan menit ke-96, Vietnam menang 3-2 dan rebut emas. Pelatih Thailand Thawatchai Damrong-ongtrakul sampai minta maaf kepada fans karena gagal juara di rumah sendiri.
FOTO 2 – Voli Putra Indonesia Kalah 2-3 Dramatis di Huamark
2. Voli Putra Indonesia Tumbang 2-3 dari Thailand di Final
Di Indoor Stadium Huamark, Jumat (19/12), tim voli putra Indonesia yang diperkuat Rivan Nurmulki harus puas perak setelah kalah dramatis 2-3 dari Thailand.
Jalannya laga roller coaster: Indonesia kalah 20-25 di set pertama, bangkit menang telak 25-16 di set kedua, kalah tipis 23-25 di set ketiga, menang lagi 25-23 di set keempat, sebelum akhirnya tumbang 12-15 di set penentuan.
Hasil ini mengakhiri dominasi emas Indonesia yang beruntun juara di SEA Games 2019, 2021, dan 2023. 6f59
FOTO 3 – Ganda Putri Ana/Trias Kalah 16-21 21-19 17-21 + Cedera
3. Tradisi Emas Ganda Putri Putus di Tangan Malaysia
Drama ketiga dari bulu tangkis. Pasangan Febriana Dwipuji Kusuma / Meilysa Trias Puspitasari kalah dramatis di final dari Malaysia Pearly Tan / Thinaah Muralitharan dengan skor 16-21, 21-19, 17-21 selama 1 jam 28 menit.
Padahal di gim kedua mereka sempat tertinggal jauh 0-7 dan 5-11, lalu bangkit dengan kegigihan luar biasa hingga sempat terhenti karena Trias harus mendapat perawatan luka di kakinya. Tradisi emas ganda putri Indonesia yang sebelumnya diraih di 2019, 2021, dan 2023 pun terputus.
Penutupan SEA Games ditandai pemadaman obor dan penyerahan bendera ke Malaysia sebagai tuan rumah 2027.(Redaksi)







