MEDIALITERASI.ID | BANDA ACEH – Direktorat Film, Musik, dan Seni Kementerian Kebudayaan menegaskan komitmennya dalam memperkuat ekosistem kebudayaan lokal melalui peninjauan langsung perhelatan Sanger Day Fest 2026 di Banda Aceh.
Peninjauan lapangan tersebut dihadiri langsung oleh Direktur Film, Musik, dan Seni, Irini Dewi Wanti, S.S., M.SP., bersama Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah I Aceh, Piet Rusdi, serta jajaran panitia penyelenggara.
Kegiatan Sanger Day Fest 2026 merupakan program Pendayagunaan Ruang Publik yang memperoleh dukungan pendanaan resmi dari Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia melalui program Dana Indonesiana (Dana Indonesiaraya) dan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).
Kunjungan ini diselenggarakan sebagai bentuk perhatian nyata pemerintah terhadap ruang ekspresi seni, budaya, dan ekonomi kreatif yang diinisiasi oleh komunitas lokal di Aceh.
Dalam diskusi bersama di lokasi acara, Irini Dewi Wanti menekankan pentingnya membangun sinergi antara pemerintah dan para penggiat kebudayaan daerah guna menciptakan wadah berkelanjutan bagi sineas, musisi, serta pelaku seni tradisi.
“Sanger Day Fest 2026 tidak hanya menjadi perayaan ikonik bagi tradisi kopi khas Aceh, tetapi juga momentum strategis untuk mengaitkan warisan tradisi dengan ekspresi seni modern. Kementerian Kebudayaan mengapresiasi kolaborasi komunitas ini sebagai fondasi utama pelestarian identitas kebudayaan bangsa,” ujar Irini Dewi Wanti, Sabtu, 13 September 2026.
Dorong Pertumbuhan Ekonomi Kreatif
Sementara itu, Kepala BPK Wilayah I Aceh, Piet Rusdi, menyampaikan bahwa kehadiran ajang kebudayaan berkelanjutan terbukti efektif menghidupkan nilai-nilai kearifan lokal sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat berbasis pemajuan kebudayaan.
Ketua Pelaksana Sanger Day Fest 2026, Nasrul turut mengapresiasi dukungan langsung dari jajaran Direktorat Film, Musik, dan Seni serta BPK Aceh. Arahan yang diberikan jajaran pimpinan menjadi dorongan moral bagi panitia untuk terus meningkatkan kualitas penyelenggaraan festival hingga menjangkau skala nasional.
Perhelatan Sanger Day Fest 2026 menyajikan pelbagai ragam agenda, meliputi panggung pertunjukan musik dan seni budaya Aceh, ruang diskusi kreatif, pameran UMKM lokal, hingga selebrasi kebudayaan kopi sanger yang menjadi bagian tak terpisahkan dari identitas sosial masyarakat Aceh.[af]







