Home / ACEH / BERITA

Kamis, 25 September 2025 - 17:46 WIB

Gubernur Aceh Ultimatum Pelaku Tambang Ilegal : Alat Berat Harus Keluar dari Hutan dalam Dua Pekan

MEDIALITERASI.ID | BANDA ACEH – Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, menegaskan Pemerintah Aceh akan menata kembali aktivitas tambang ilegal di seluruh wilayah. Ia memberi peringatan keras kepada para pelaku agar segera mengeluarkan seluruh alat berat dari hutan Aceh.

Pernyataan itu disampaikan Mualem—sapaan akrabnya—usai mendengar pemaparan Ketua Panitia Khusus (Pansus) Tambang DPRA, Tgk Anwar, dalam rapat paripurna penandatanganan rancangan perubahan KUA-PPAS 2025 di Gedung DPRA, Kamis (25/9/2025).

“Khusus tambang emas ilegal, saya beri amaran waktu mulai hari ini. Seluruh alat berat harus segera dikeluarkan dari hutan Aceh. Jika tidak, maka setelah dua minggu dari sekarang, akan kita lakukan langkah tegas,” tegas Mualem.

Baca Juga  Kapolda Aceh Ajak Semua Pihak Hargai Kerja Keras Mualem Bangun Aceh

Selain tambang emas, Gubernur juga menyoroti praktik tambang ilegal lainnya yang dinilai merusak lingkungan dan tidak memberikan kontribusi bagi keuangan daerah maupun kesejahteraan masyarakat.

“Segera akan kita buat Instruksi Gubernur terkait penataan dan penertiban tambang ilegal. Nantinya, pengelolaan akan diarahkan kepada masyarakat dan UMKM melalui skema resmi yang sesuai aturan,” ujarnya.

Mualem mengungkapkan, Pemerintah Aceh telah mendata sedikitnya 1.630 sumur minyak ilegal di empat kabupaten, yakni Aceh Tamiang, Aceh Timur, Aceh Utara, dan Bireuen. Upaya percepatan legalitas, kata dia, sudah mulai dilakukan bersama pemerintah kabupaten agar sumur-sumur tersebut bisa dikelola secara resmi melalui skema pertambangan rakyat.

Baca Juga  Perpanjangan SKCK di Polres Aceh Timur Sekarang Bisa Delivery, Ini Syaratnya.!

Ia menambahkan, penertiban tidak hanya berlaku bagi tambang ilegal, tetapi juga seluruh aktivitas pertambangan di Aceh agar berjalan sesuai dengan ketentuan hukum.

“Insya Allah, demi rakyat kita akan terus berbenah. Semua ini untuk kepentingan Aceh dan masyarakat Aceh,” pungkas Gubernur. (EQ)

Share :

Baca Juga

ACEH

Warga Desak Transparansi PSR, Dinas Perkebunan Aceh Timur Diminta Buka Data Hibah Miliaran

BERITA

National Law Forum 2026 Bahas Tata Kelola AI dan Kedaulatan Digital Indonesia

ACEH

DPW Partai Aceh Dukung Penuh DOB Peureulak Raya: “Untuk Kesejahteraan Masyarakat”

BERANDA

Gaspol di MotorLand Aragon: Veda Ega Bidik Poin, Perebutan Podium MotoGP 2026 Makin Panas

ACEH

Duka Pante Panah: Sambaran Petir Tewaskan 1 Orang, 2 Korban Dirawat di RSUD Zubir Mahmud*

ACEH

Bupati Al-Farlaky Kebut Huntap Pascabanjir: Data Harus Akurat, Kualitas Jangan Dikompromi

ACEH

Mualem Rotasi Nasir dari Sekda ke Kadis Perpustakaan dan Kearsipan Aceh

ACEH

Dibawa ke Lahan Kosong Belakang Sekolah, Siswa SMAN di Bener Meriah Dikeroyok Senior Hingga Kritis