Home / BERANDA / BERITA / INTERNASIONAL / OLAHRAGA

Selasa, 8 September 2026 - 19:59 WIB

Persimpangan Karier Veda Pratama: Naik ke Moto2 2027 atau Bertahan di Moto3?

Medialiterasi.id | Jakarta — Dua pembalap muda Moto3, Guido Pini dan Máximo Quiles, telah memastikan langkah ke Moto2 pada musim 2027. Kepastian itu memunculkan pertanyaan besar: langkah apa selanjutnya untuk Veda Ega Pratama, satu-satunya wakil Indonesia di kelas Moto3 saat ini?

Kompetisi Moto3 2026 memasuki fase krusial. Dengan Pini dan Quiles yang dipastikan promosi, peta persaingan di kelas entry Grand Prix itu diprediksi akan berubah.

Situasi ini menempatkan Veda Pratama dalam posisi sorotan. Pembalap binaan Astra Honda Racing Team itu kini dihadapkan pada dua opsi strategis. Naik ke Moto2 musim depan bersamaan dengan rival-rivalnya, atau bertahan satu musim lagi di Moto3.

Jika memilih promosi lebih cepat, Veda akan mendapat keuntungan dari sisi adaptasi lebih dini ke motor Moto2 yang bertenaga lebih besar. Namun risikonya, pengalaman dan jam terbang di Moto3 yang masih terbatas bisa menjadi tantangan.

Baca Juga  Ustad Jamaluddin Ajak Masyarakat Medan Utara Jangan Mengaitkan Agama Pada Pemilu 2024

Sebaliknya, bertahan di Moto3 memberi Veda peluang membangun konsistensi, menambah kemenangan, dan memburu gelar juara dunia kelas ringan. Kelemahannya, momentum bisa tertinggal jika rival-rival seangkatan sudah lebih dulu beradaptasi di Moto2.

Analis balap menilai, keputusan naik kelas tidak bisa hanya berdasarkan usia atau tren. Faktor kesiapan fisik, data performa, dukungan tim, dan ketersediaan kursi di tim Moto2 menjadi pertimbangan utama.

“Naik terlalu cepat bisa membuat pembalap kehilangan kepercayaan diri. Tapi terlalu lama di satu kelas juga bisa membuat perkembangan melambat,” ujar seorang pengamat MotoGP yang tidak ingin disebutkan namanya.

Baca Juga  Bupati Al-Farlaky di HUT APKASI ke-26: Aceh Timur Incar Praktik Terbaik Daerah Lain untuk Percepat Pembangunan

Hingga saat ini, belum ada pengumuman resmi dari Astra Honda maupun Dorna terkait rencana Veda untuk musim 2027. Fokus terdekat Veda adalah menuntaskan musim Moto3 2026 dengan hasil terbaik.

Dukungan publik Indonesia kepada Veda tetap besar. Di media sosial, perdebatan soal langkah terbaik Veda ramai diperbincangkan. Banyak penggemar berharap Veda bisa mengambil keputusan yang memaksimalkan potensi jangka panjang kariernya di Grand Prix.

Dengan Pini dan Quiles lebih dulu mengamankan kursi Moto2 2027, tekanan dan ekspektasi kepada Veda Pratama dipastikan meningkat. Keputusan promosi atau bertahan akan sangat menentukan arah karier pembalap 17 tahun itu dalam 2-3 tahun ke depan. (*)

Share :

Baca Juga

HUKUM

Polisi Bongkar Laboratorium Rahasia Sabu 1,2 Ton di Pidie, Terkait Jaringan Internasional Tiongkok-Myanmar

BUDAYA

Paradoks Orang Pintar: Banyak yang Merasa Tahu, Tapi Tak Peka Merasakan

BERITA

Pulihkan Kondusivitas Sekolah, Henny Mahera Siregar Ditunjuk sebagai Plh. Kepala SMAN 1 Simpang Ulim

KRIMINAL

Kapolri: Vape Pintu Masuk Narkotika Cair, Cairannya Tak Bisa Dibedakan BNN & Polri!

BERITA

Kick Off Graha Hijau Hitam Tandai Milad Ke-60 KAHMI Sulsel

ACEH

Gerebek Rumah di Meulaboh, Polisi Amankan 4 Orang Dugaan Promosi Jarimah Zina

ACEH

Ini Pesan Bupati Aceh Timur untuk Mahasiswa: Jaga Kekompakan dan Rawat Asrama IKAPA
Masuk Jaringan Global, UIA Paya Lipah Hadiri WCCE 2026 Kemenekraf RI

BERITA

Hadiri WCCE 2026, Rektor UIA Dorong Penguatan Sektor Ekonomi Kreatif Berbasis Syariah