Home / ACEH / BERANDA / BERITA / BUDAYA / FEATURE / SOSIAL

Jumat, 26 Juni 2026 - 04:18 WIB

PGRI dan Bunda Guru Dilantik, Bupati Al- Farlaky Targetkan Sekolah Cetak SDM Unggul Di Aceh Timur

MEDIALITERASI.ID | ACEH TIMUR – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Aceh Timur dan Bunda Guru Kabupaten Aceh Timur masa bakti 2024–2029 akhirnya resmi dilantik. Prosesi pelantikan berlangsung di aula Serbaguna Idi, Rabu (24/6/2026).

Dalam sambutannya, Ketua PGRI Aceh Timur, Bustami, S.Pd., M.Si., menegaskan bahwa kepengurusan yang baru akan segera menyusun dan menjalankan program kerja organisasi, termasuk membentuk kepengurusan PGRI di tingkat kecamatan.

“Ini merupakan amanah organisasi yang harus segera dijalankan. Karena itu kami mengajak seluruh pengurus untuk bekerja secara solid, saling mendukung dan terus berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Aceh Timur,” ujar Bustami.

“Kami berharap bimbingan dan dukungan dari pemerintah daerah agar program-program organisasi dapat berjalan dengan baik demi kemajuan pendidikan di Aceh Timur,” kata Bustami.

Sementara itu, Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky, S.Hi,.M.Si menegaskan komitmennya untuk mendukung berbagai program PGRI, termasuk usulan pembangunan gedung organisasi yang representatif.

Baca Juga  Ricuh Jalan Santai di Lhokseumawe, Hadiah Undian Dijarah Massa

“Pemerintah Kabupaten Aceh Timur selalu mendukung kegiatan PGRI, baik program kerja maupun kebutuhan organisasi. PGRI memiliki anggota yang sangat besar dan tersebar di seluruh sekolah dan jenjang pendidikan, sehingga keberadaannya sangat penting dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan,” kata Bupati.

Ia juga meminta PGRI segera melakukan konsolidasi internal organisasi pasca pelantikan, termasuk membangun kerja sama lintas sektor, salah satunya dengan terkait pendampingan dan perlindungan hukum bagi tenaga pendidik.

Selain itu, Bupati memberikan tugas khusus kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Timur untuk mempersiapkan sekolah unggulan di daerah tersebut.

“Saya menargetkan minimal tiga SMP unggulan di Aceh Timur, masing-masing di wilayah Peureulak, Idi dan Simpang Ulim. Sekolah unggulan ini penting untuk mempersiapkan generasi yang unggul dan mampu bersaing di masa depan,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Al-Farlaky juga menyoroti pentingnya penguatan kurikulum muatan lokal di sekolah-sekolah. Menurutnya, materi pembelajaran harus memperkenalkan sejarah Aceh Timur, sejarah Islam, tokoh-tokoh ulama serta berbagai khazanah budaya daerah kepada peserta didik.

Baca Juga  Warga Telkomas Desak Pemkot Makassar Sediakan Mobil Pengangkut Sampah yang Lebih Representatif

“Kita ingin anak-anak mengenal sejarah daerahnya sendiri, mengenal ulama-ulama besar dan nilai-nilai yang menjadi identitas Aceh Timur. Muatan lokal harus diperkuat dalam proses pembelajaran,” ujarnya.

Ia juga meminta Dinas Pendidikan menyiapkan tenaga pendidik yang memiliki kompetensi khusus, termasuk dalam pembelajaran Al-Qur’an, serta memberikan pelatihan kepada guru agar kualitas pembelajaran semakin baik.

Diakhir sambutannya, Bupati menegaskan bahwa pemerintah daerah akan memberikan penghargaan kepada sekolah-sekolah yang menunjukkan prestasi dan inovasi.

“Tunjukkan prestasi. Sekolah yang berprestasi, baik murid maupun gurunya, akan kita berikan penghargaan. Ini sebagai bentuk apresiasi dan motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan di Aceh Timur serta melahirkan generasi – generasi unggul yang mampu mengisi pembangunan daerah,” pungkas Al- Farlaky.(AYD)

Share :

Baca Juga

BERANDA

Buruh dan Mahasiswa Bantah Ada Demo Besar Agustus 2026, KSPI dan BEM SI Tegaskan Tak Turun ke Jalan

ACEH

Oknum Polisi di Banda Aceh Divonis 20 Bulan Penjara Kasus Ikhtilat

BERITA

Polisi Diminta Usut Tuntas dan Transparan Kematian Sutrimo

ACEH

Baitul Mal Aceh Timur Buka Bantuan Zakat untuk Guru Dayah dan Santri, Pendaftaran 11-18 Agustus

BERANDA

Puslabfor Polri Nyatakan Ijazah Jokowi dari UGM Asli Usai Uji Forensik Tinta dan Kertas

ACEH

Bupati Aceh Timur Gelar Turun Tanah dan Peucicap untuk Putranya, OPD Hadir Panjatkan Doa

ACEH

392 Calon Mahasiswa Asing dari 28 Negara Ikuti CBT IAIN Langsa 2026

FEATURE

“Peserta Kepanasan, Pejabat Berteduh”: Upacara 17 Agustus Diuji Soal Rasa Keadilan dan Kemanusiaan