Home / ACEH / BERANDA / BERITA / EKBIS

Senin, 15 Juni 2026 - 16:41 WIB

PT Medco EP Malaka Mulai Garap Proyek Gas Blok A Fase II Aceh Timur, Dongkrak Produksi Migas Nasional

Ilustrasi AI

Medialiterasi.id | Aceh Timur – Langkah nyata mengejar target produksi minyak dan gas bumi migas nasional kembali hadir dari Serambi Mekah. Proyek Strategis Nasional Engineering Procurement Construction Installation and Commissioning EPCIC Pengembangan Gas Blok A Fase II di Kabupaten Aceh Timur resmi memasuki tahap pelaksanaan fisik.

Proyek masif ini digadang menjadi pilar keberlanjutan operasi sekaligus pendongkrak kapasitas produksi gas di Wilayah Kerja Blok A. Wilayah kerja potensial tersebut dioperasikan PT Medco E&P Malaka, anak usaha PT MedcoEnergi, di bawah pengawasan ketat Badan Pengelola Migas Aceh BPMA selaku regulator.

Hubungkan Sumur ke Central Processing Plant  

Fokus utama Fase II adalah integrasi infrastruktur bawah tanah menuju pusat pemrosesan. Kepala Divisi Perawatan Fasilitas dan Pengendalian Proyek BPMA Helmi menjelaskan, ruang lingkup pekerjaan meliputi pemasangan flowline atau pipa alir sumur dan trunkline atau pipa utama.

Baca Juga  Bupati Al Farlaky Lantik 57 Keuchik

“Pipa ini akan mengalirkan gas langsung dari sumur-sumur produksi menuju Central Processing Plant CPP, lengkap dengan seluruh fasilitas pendukungnya,” urai Helmi.

Pengerjaan proyek multi-disiplin ini dipercayakan kepada kontraktor profesional ETI-Encona. Cakupannya meliputi:

Safety: Fondasi utama seluruh aktivitas lapangan

Sipil & Mekanikal: Pembangunan struktur tapak dan dudukan fasilitas  

Piping: Pengelasan dan penyambungan jalur pipa gas bertekanan tinggi

Elektrikal & Instrumentasi: Pemasangan sistem kelistrikan dan sistem pemantauan aliran gas otomatis

BPMA Ketatkan HSSE, Medco Target Tepat Waktu

Baca Juga  Polres Aceh Timur Gelar Gerakan Pangan Murah, Sediakan 26 Ton Beras SPHP

Mengingat risiko tinggi pengelolaan gas bumi, BPMA menekankan penerapan standar keselamatan yang ketat. Helmi menegaskan seluruh tim wajib mengutamakan HSSE, menjaga kualitas pekerjaan, serta disiplin jadwal.

“Kami menerapkan good project governance yang ketat. Target kita jelas, proyek ini harus diselesaikan secara aman, tepat mutu, tepat biaya, dan tepat waktu,” pungkas Helmi optimistis.

Dimulainya pengerjaan fisik di lapangan diharapkan segera mengoptimalkan fasilitas produksi gas Blok A. Keberhasilan proyek ini akan memperpanjang napas industri gas di Aceh dan memberi kontribusi nyata bagi ketahanan energi Republik Indonesia. (AYD)

Share :

Baca Juga

BERANDA

Bareskrim Gagalkan 86,3 Kg Sabu dan 5.171 Butir Ekstasi Jaringan Lintas Riau-Sumsel, 6 Tersangka Ditangkap

BERITA

Mahasiswa KPM UIN Sultanah Nahrasiyah Laksanakan Program Qira’atul Qur’an di Gampong Kuala Keureutoe

BERITA

Tingkatkan Literasi Komunikasi, Mahasiswa KPM UIN Sultanah Nahrasiyah Latih Public Speaking Anak Desa Baroh Kuta Bate

BERITA

Publikasi Digital Dana Desa di Aceh Utara Dinilai Tingkatkan Transparansi, Wartawan Soroti Pentingnya Pemberitaan Berimbang

BERANDA

Ditemukan Pola Terorganisir di Balik Viral Kembali Video Demo Mahasiswa, Kata Monash University

ACEH

PKB Aceh Timur Buka Rekrutmen Pengurus DPAC 2026-2031, Ajak Kader dan Masyarakat Bergabung

ACEH

PGRI Salurkan Bantuan untuk 58 Guru Korban Banjir di Nurussalam Aceh Timur

BERANDA

Bom Waktu di Bawah Tanah: Deretan Kebakaran Sumur Minyak Ilegal dari Blora hingga Aceh