MEDIALITERASI.ID | LOMBOK UTARA – Wilayah Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat, diguncang gempa bumi berkekuatan magnitudo 2,4 pada Kamis (28/5/2026) dini hari.
Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa terjadi pada pukul 00.00 WIB. Pusat gempa berada di laut, 31 km barat laut Lombok Utara, dengan koordinat 8,21 LS dan 115,92 BT. Kedalaman gempa tercatat 204 km.
BMKG mengingatkan bahwa informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum final dan dapat berubah seiring kelengkapan data.
Gempa dengan magnitudo di bawah 3,0 umumnya tergolong kecil dan jarang dirasakan kuat di permukaan. Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan kerusakan maupun korban jiwa.
Yang Harus Dilakukan Saat Gempa Terjadi
BMKG dan BPBD mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan memahami langkah mitigasi berikut:
1. Jika berada di dalam rumah
– Segera berlindung di bawah meja yang kokoh dan pegang kaki meja dengan erat. Jika tidak ada meja, lindungi kepala dengan bantal, papan, atau berlindung di bawah kusen pintu.
– Matikan kompor, tungku, dan sumber api lainnya untuk mencegah kebakaran.
– Jangan panik. Keluar rumah dengan tertib setelah guncangan reda. Waspadai kaca, genteng, dan dinding yang bisa roboh.
– Periksa anggota keluarga. Berikan P3K jika ada yang terluka dan minta bantuan untuk luka berat.
2. Jika berada di luar rumah
Lindungi kepala dan hindari bangunan, pohon tinggi, tiang listrik, serta benda yang berpotensi roboh. Segera menuju area terbuka.
3. Jika berada di pusat perbelanjaan, bioskop, atau pasar
Ikuti arahan petugas. Jangan panik dan hindari berlari. Jika ada asap, berjalan membungkuk untuk menghindari sesak napas.
4. Jika berada di gedung bertingkat
Berlindung di bawah meja, jauhi jendela, dan tetap di lantai yang sama. Jangan gunakan lift atau eskalator.
5. Jika sedang berkendara
Menepi lah ke kiri jalan, hentikan kendaraan, dan hindari berhenti di bawah atau di atas jembatan.
6. Jika berada di pegunungan atau pantai
Waspada tanah longsor di daerah perbukitan. Di pantai, segera evakuasi ke tempat tinggi jika melihat tanda-tanda air laut surut tiba-tiba yang berpotensi tsunami.
7. Setelah gempa
Jangan masuk ke bangunan yang rusak. Dengarkan informasi resmi dari radio atau kanal BMKG untuk potensi gempa susulan. Isi angket kerusakan jika diminta petugas.
Masyarakat diimbau untuk tidak panik dan selalu memantau informasi resmi dari BMKG. (AYD))







