Home / BERITA / EDUKASI

Minggu, 17 Mei 2026 - 22:29 WIB

63 Pesilat Misbahul Ulum Taklukkan Long March 12 Kilometer

MEDIALILITERASI.ID | LHOKSEUMAWE -Persatuan Silat Misbahul Ulum berhasil menuntaskan long march sejauh 12 kilometer yang digelar pada Minggu (17/5/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pembinaan fisik dan mental santri dalam menghadapi berbagai ajang kompetisi tingkat daerah hingga nasional.

Long march dimulai dari kompleks Pesantren Modern Misbahul Ulum di Desa Meuria Paloh, Kecamatan Muara Satu, Lhokseumawe, melintasi kawasan Line Pipa, dan berakhir di Waterboom Blang Mangat Ceria.

Direktur Pesantren Modern Misbahul Ulum, Martunis, mengatakan kegiatan tersebut merupakan agenda rutin pembinaan anggota silat Tapak Suci di lingkungan pesantren.

“Kegiatan ini bertujuan untuk melatih fisik dan mental setiap anggota silat pesantren. Dengan iman dan takwa kita menjadi kuat, tanpa iman dan takwa kita menjadi lemah,” ujar Martunis saat membuka kegiatan.

Baca Juga  Ribuan Jamaah KPA PA Sagoe Tgk Chik di Buloh Ta'ziah di Kediaman Abati Buloh

Menurutnya, program pembinaan di pesantren tidak hanya berorientasi pada keterampilan bela diri, tetapi juga membentuk disiplin, daya juang, dan ketahanan mental santri melalui berbagai kegiatan fisik.

Pembina silat pesantren, Hasballah, menjelaskan sebelum mengikuti long march, para peserta telah menjalani latihan fisik intensif selama satu bulan penuh.

“Awalnya sekitar 100 santri mendaftar, namun setelah melalui latihan rutin dan seleksi fisik, hanya 63 santri yang mampu bertahan dan mengikuti long march ini,” katanya.

Ia menyebutkan latihan dilakukan setiap sore melalui lari maraton mengelilingi kawasan Simpang Line. Program tersebut bertujuan menjaga kebugaran dan stamina para pesilat yang dipersiapkan mengikuti berbagai kejuaraan, seperti Olimpiade Olahraga Siswa Nasional, Pekan Olahraga Pelajar Daerah, dan Pekan Olahraga Pelajar Nasional.

Baca Juga  Misbahul Ulum Lepas 176 Wisudawan, Dua Raih Predikat Hafiz 30 Juz

Selain itu, lanjut Hasballah, pencak silat Tapak Suci juga mengajarkan nilai kedisiplinan, tanggung jawab, kebersamaan, dan semangat pantang menyerah.

Kegiatan tersebut turut dihadiri atlet dan pelatih silat nasional Uswaturridha, para wakil direktur pesantren, serta seluruh santri putra yang tergabung dalam Persimu.

Salah seorang peserta, Muhammad Maulana Afrail, mengaku antusias mengikuti kegiatan tersebut. Santri kelas VII Tsanawiyah itu menilai rute sejauh 12 kilometer dapat diselesaikan dengan disiplin latihan dan mental yang kuat.

“Melalui long march, kami belajar bahwa kemenangan bukan hanya ditentukan oleh kekuatan fisik, tetapi juga mental yang kuat dan semangat pantang menyerah,” pungkasnya. (Juanda Jz)

Share :

Baca Juga

ACEH

Kesalahpahaman Warnai Aktivitas MBG Paya Bujok Seulemak, Berakhir dengan Musyawarah.

ACEH

76 Santri Wustha dan Ulya SPM YPI Darussa’adah Idi Cut Diwisuda, Bupati Alfarlaky Minta Alumni Jaga Almamater

BERITA

42 Tim dari Berbagai Kampus Bersaing, Hanya 10 Lolos ke Final Lomba Esai Nasional FKIP Unimal

ACEH

Diduga Mabuk, 4 Mahasiswa Unimal Ribut dengan Warga di Dewantara, Rektor Tempuh Jalur Damai

ACEH

Baitul Mal Aceh Timur Buka Pendaftaran Calon Anggota Periode 2026-2031, Ini Syarat dan Jadwalnya

ACEH

Polres Aceh Timur Gelar Perkara Kasus Dugaan Penganiayaan Pelajar SMP di Idi Tunong, Status Hukum AS Ditentukan Jumat

ACEH

Bupati Al- Farlaky Lantik T. Reza Rizki Pj.Sekda Atim

BERITA

Presiden Prabowo Tetapkan Harga Khusus BBM Rp15.000 per Liter bagi Nelayan Kapal 30–200 GT