Home / BERITA / MANACANEGARA

Jumat, 13 Maret 2026 - 05:21 WIB

Mojtaba Khamenei Dilaporkan Luka Ringan di Tengah Perang Iran

MEDIALITERASI.ID |TEHERAN — Pemimpin tertinggi baru Iran, Mojtaba Khamenei, dilaporkan mengalami luka ringan di tengah konflik yang sedang berlangsung. Meski demikian, ia disebut tetap menjalankan tugasnya sebagai pemimpin negara.

Seorang pejabat Iran yang enggan disebutkan namanya mengatakan kepada Reuters, Rabu, bahwa Mojtaba Khamenei mengalami luka ringan. Informasi tersebut muncul setelah televisi pemerintah Iran menyebutnya sebagai korban luka dalam perang.

Sejak dipilih sebagai pemimpin tertinggi Iran oleh majelis ulama pada Minggu, Mojtaba Khamenei belum terlihat di hadapan publik maupun menyampaikan pernyataan resmi. Sejumlah laporan menyebutkan ia kemungkinan terluka dalam serangan udara yang dilancarkan Israel dan Amerika Serikat.

Baca Juga  8 Program Unggulan Anies Baswedan di Pilgub DKI Jakarta Periode 2024 - 2029

Pejabat Iran tidak menjelaskan secara rinci kapan luka tersebut terjadi maupun alasan Khamenei belum menyampaikan pesan kepada publik sejak penunjukannya.

Seorang pejabat senior Israel juga mengatakan kepada Reuters bahwa penilaian intelijen Israel menunjukkan Mojtaba Khamenei kemungkinan mengalami luka ringan. Hal itu dinilai menjadi salah satu penyebab ketidakhadirannya di depan publik.

Serangan udara pada awal konflik tersebut dilaporkan menargetkan kepemimpinan Iran. Dalam serangan pada 28 Februari, pemimpin tertinggi Iran sebelumnya, Ali Khamenei, dilaporkan tewas. Televisi pemerintah Iran juga menyebut serangan itu menewaskan ibu, saudara perempuan, dan istri Mojtaba Khamenei.

Dalam siaran televisi pemerintah, pembaca berita menyebut Mojtaba Khamenei sebagai pewaris perjuangan keluarganya yang gugur dalam serangan tersebut.

Baca Juga  PJ Walikota Dan Sekdako Kota Sawahlunto Hadiri Pleno Terbuka.

“Yang Mulia Ayatollah Sayyed Mojtaba Khamenei hari ini adalah pewaris darah ayahnya yang syahid, ibunya yang syahid, saudara perempuannya yang syahid, dan istrinya yang syahid,” ujar pembaca berita dalam siaran tersebut.

Mojtaba Khamenei dikenal sebagai tokoh garis keras yang memiliki kedekatan dengan Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC). Selama bertahun-tahun ia memimpin kantor ayahnya yang dikenal sebagai beyt dan berperan dalam pengelolaan pemerintahan Iran, meski jarang tampil di ruang publik maupun menyampaikan pidato.

Sumber Reuters menyebut pengangkatannya sebagai pemimpin tertinggi Iran mendapat dukungan kuat dari Garda Revolusi. (EQ)

Share :

Baca Juga

BERITA

APDESI Apresiasi Bupati, Publikasi Desa Dorong Transparansi Gampong

BERITA

Penggiat Olahraga Nilai Geliat Olahraga Aceh Timur Stagnan, KONI Akui Krisis Anggaran

BERITA

Identifikasi Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi Masih Berlangsung, RS Polri Terima 10 Kantong Jenazah

BERITA

As SDM Kapolri Sambut Kontingen Taekwondo Garbha Presisi Juara Umum WATA Championship 2026

BERITA

Rusak Sejak Lama, Jalan Sido Mulyo Hambat Ekonomi dan Akses Pendidikan

ACEH

Tak Beri Ampun, Polres Aceh Timur Libas Wartawan 7-2 di Laga Mini Soccer

BERITA

Polisi Selidiki Kasus Penyiraman Air Keras di Cengkareng, Pelaku Diburu

BERITA

Polres Lhokseumawe Periksa Lima Saksi Kasus Dugaan Pencabulan Anak Disabilitas