Bupati juga menginstruksikan seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk mengikutsertakan ASN, PPPK, serta PPPK paruh waktu di lingkungan masing-masing. Selain itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan diminta melibatkan kepala sekolah dan guru tingkat TK, SD, dan SMP.
Sementara itu, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Aceh Utara diminta mengikutsertakan kepala sekolah dan guru SMA/SMK. Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Utara juga diminta menghadirkan kepala sekolah dan guru madrasah mulai dari MIN, MTsN hingga MAN.
Kepala Dinas Kesehatan diminta mengikutsertakan para kepala puskesmas. Para camat juga diminta memastikan kehadiran para keuchik bersama lima aparatur dari setiap gampong di wilayah masing-masing.
Selain kehadiran peserta, ASN, PPPK, dan PPPK paruh waktu juga diminta membawa dua kotak konsumsi untuk berbuka puasa. Satu kotak diserahkan kepada panitia untuk tamu undangan, sedangkan satu kotak lainnya untuk konsumsi pribadi. Peserta juga diminta membawa alas duduk seperti tikar atau ambal.
Berdasarkan susunan acara yang telah disiapkan panitia, kegiatan akan dimulai pada pukul 17.00 WIB dengan pembukaan oleh Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Aceh Utara, Jamaluddin.
Selanjutnya, pada pukul 17.10–17.40 WIB akan dilaksanakan penyerahan santunan kepada penerima manfaat serta sambutan Bupati Aceh Utara.
Acara kemudian dilanjutkan dengan zikir dan doa bersama pada pukul 17.50–18.30 WIB, diikuti pelaksanaan salat Magrib berjamaah pada pukul 18.30–19.10 WIB.
Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan persiapan salat Isya dan Tarawih pada pukul 19.10–19.55 WIB, kemudian salat Isya dan Tarawih berjamaah hingga pukul 21.10 WIB. Kegiatan akan ditutup dengan ceramah agama yang dijadwalkan berlangsung mulai pukul 21.10 WIB hingga selesai.
Pemerintah Kabupaten Aceh Utara berharap peringatan Nuzulul Quran tersebut dapat menjadi momentum untuk memperkuat nilai-nilai keagamaan serta mempererat kebersamaan masyarakat selama bulan Ramadan. (EQ)







