Home / BERITA

Jumat, 6 Maret 2026 - 15:31 WIB

TPNPB-OPM Bantah Serang Warga Sipil di Kalikabur, TNI Klaim Gagalkan Serangan Kelompok Bersenjata

Medialiterasi.id | Timika – Kelompok Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat–Organisasi Papua Merdeka (TPNPB–OPM) Kodap VIII Intan Jaya membantah tuduhan bahwa pihaknya menyerang warga sipil di lokasi pendulangan emas Kalikabur, Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua Tengah.

Komandan Operasi Umum Kodap VIII Intan Jaya, Yosua Maiseni, mengatakan pasukannya tidak pernah melakukan serangan di area pendulangan yang dihuni masyarakat sipil.

“Kami tidak pernah menyerang atau melakukan perang di tempat pendulangan Kalikabur. Wilayah operasi kami berada di antara Mil 28 sampai Mil 50, dan itu sudah kami umumkan sebelumnya,” kata Yosua dalam keterangannya.

Ia menilai insiden yang menyebabkan warga sipil menjadi korban terjadi ketika aparat keamanan memasuki wilayah yang dihuni masyarakat.

Menurutnya, dalam kejadian tersebut dilaporkan enam warga mengalami luka-luka dan satu orang meninggal dunia di lokasi.

Baca Juga  Tinjau Jalur Pelabuhan Merak, Kakorlantas dan Menhub Optimis Lancar

Sementara itu, Komando Operasi (Koops) TNI Papua menyampaikan keterangan berbeda terkait peristiwa yang terjadi di wilayah Tembagapura pada Senin (2/3/2026).

Dalam keterangannya, aparat menyebut berhasil menggagalkan serangan kelompok bersenjata yang disebut berafiliasi dengan Organisasi Papua Merdeka (OPM).

Menurut laporan Koops TNI Papua, kelompok bersenjata melakukan penembakan di sekitar permukiman warga sehingga memicu kepanikan masyarakat. Seorang warga dilaporkan mengalami luka tembak di bagian tangan dan kaki.

Tim patroli kemudian bergerak menuju lokasi untuk mengamankan situasi serta mengevakuasi korban ke fasilitas kesehatan terdekat.

Saat proses pengamanan berlangsung, aparat mengaku kembali mendapat tembakan dari kelompok bersenjata sehingga terjadi kontak tembak.

Baca Juga  Identitas Pelaku Bunuh Diri di Kantin Kantor DPPD Kabupaten Aceh Timur Terungkap

Dalam peristiwa tersebut, satu orang yang disebut sebagai anggota kelompok bersenjata dilaporkan tewas di lokasi. Aparat juga mengamankan enam orang lainnya untuk menjalani pemeriksaan.

Selain itu, aparat mengamankan sejumlah barang bukti dari lokasi kejadian, antara lain satu pucuk pistol FN, tiga butir munisi kaliber 9 milimeter, satu senapan angin, serta satu set panah dan busur.

Kepala Penerangan Koops TNI Papua, Letkol Inf Wirya Arthadiguna, mengatakan tindakan aparat di lapangan dilakukan untuk menjaga keselamatan masyarakat.

“Tindakan prajurit di lapangan merupakan langkah profesional dan sesuai ketentuan hukum dalam rangka melindungi warga,” ujarnya.

Koops TNI Papua juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah terpengaruh informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya. (Rex Andru)

Share :

Baca Juga

BERITA

Dituding Selingkuh, Bupati Aceh Timur Siap Tempuh Jalur Hukum

BERITA

Satgas Haji 2026 Tindak Tegas Haji Ilegal, Lindungi Calon Jemaah

BERITA

Eks Napiter di Banten Ikuti Pelatihan Teknisi AC untuk Perkuat Reintegrasi Sosial

BERITA

Diaspora Aceh di Harrisburg Resmikan Meunasah Pertama di Amerika Serikat

BERITA

Korban Tewas Kecelakaan Beruntun KA di Bekasi Timur Bertambah Jadi 16 Orang, Polisi Selidiki Penyebab

BERITA

Aji Aria Wiguna Dukung Kemenkum Tunda SK DPP Partai Ummat, Sengketa Masih Berproses di MA

BERITA

APDESI Apresiasi Bupati, Publikasi Desa Dorong Transparansi Gampong

BERITA

Penggiat Olahraga Nilai Geliat Olahraga Aceh Timur Stagnan, KONI Akui Krisis Anggaran