Home / ACEH / BERITA

Rabu, 4 Maret 2026 - 00:41 WIB

Tiga Bulan Pascabanjir, Hunian Sementara di Pante Labu Belum Dapat Ditempati

Medialiterasi.id | Aceh Timur – Tiga bulan setelah banjir menerjang Desa Pante Labu, Kecamatan Pante Bidari, Kabupaten Aceh Timur, ratusan warga Dusun Bahagia masih bertahan di tenda darurat. Hingga H-18 menjelang Idulfitri, sebanyak 204 unit hunian sementara (huntara) yang diperuntukkan bagi korban banjir dilaporkan belum dapat ditempati.

Banjir yang terjadi pada 26 November 2025 itu merendam permukiman warga dan menyebabkan sejumlah rumah rusak sehingga tidak lagi layak huni. Sejak saat itu, sebagian warga terpaksa mengungsi sambil menunggu pembangunan hunian sementara rampung.

Ketua Aliansi Pers Rehab Rekon Pascabanjir Aceh, Masri, mengatakan keterlambatan pembangunan huntara membuat warga masih menjalani Ramadan di bawah tenda dengan kondisi terbatas.

“Jika pembangunan huntara tidak segera diselesaikan, warga terpaksa merayakan Idulfitri di pengungsian,” ujarnya, Selasa (3/3/2026).

Baca Juga  RAMADHAN TINGGAL DALAM HITUNGAN JARI 

Menurutnya, masyarakat berharap dapat menempati hunian sementara sebelum Idulfitri. Namun hingga memasuki hari ke-12 Ramadan, belum satu pun unit huntara yang bisa dihuni.

Saidah, salah seorang warga terdampak, mengaku telah tinggal di tenda pengungsian selama lebih dari tiga bulan bersama keluarganya. Dalam satu tenda, ia menampung dua keluarga, termasuk anak dan cucunya.

“Sejak rumah kami rusak akibat banjir, kami belum bisa kembali. Beras masih ada, tetapi lauk pauk seperti ikan dan sayur sering tidak tersedia. Untuk berbuka, kami hanya minum sirup,” katanya.

Ia juga mengeluhkan kondisi kesehatan anaknya yang kerap mengalami demam selama berada di pengungsian. Menurutnya, suhu panas di dalam tenda membuat anak-anak sulit beristirahat dengan nyaman.

Di lokasi yang sama, Maulina menyampaikan kondisi serupa. Ia bersama tujuh anggota keluarganya masih berteduh di tenda darurat dan menghadapi keterbatasan kebutuhan sehari-hari.

Baca Juga  Huntara Diklaim Rampung 100 Persen, Data Desa dan Warga Tunjukkan Kondisi Berbeda

Keterlambatan pembangunan huntara turut dibenarkan Keuchik Gampong Pante Labu, Muchlis. Ia menyebut hingga kini belum satu pun hunian sementara yang dapat ditempati warga.

“Belum satu pun huntara yang bisa dihuni. Warga berharap memasuki bulan puasa sudah bisa tinggal di tempat yang lebih layak,” ujarnya.

Warga berharap Pemerintah Aceh dan Pemerintah Kabupaten Aceh Timur segera mempercepat penyelesaian pembangunan hunian sementara agar para korban banjir dapat menempati tempat tinggal yang lebih layak.

Hingga berita ini diturunkan, belum diperoleh keterangan resmi dari pemerintah daerah terkait progres pembangunan maupun target waktu penyelesaian 204 unit hunian sementara tersebut. (Aliansi Pers)

Share :

Baca Juga

BERITA

Gisman Yanengga Klarifikasi Kepengurusan KAPP Papua Tengah, Minta Fince Mofu Tak Mengatasnamakan Organisasi

ACEH

Meriahkan HUT RI ke-81, DPD PKS Aceh Timur Gelar Jalan Sehat dan Bazar UMKM

BERANDA

Kejar Target Rp3.426 Triliun, Pemerintah Perluas Basis Pajak hingga Sektor Informal

BERANDA

Kapal Induk Pertama Indonesia Berlayar dari Italia, Dikawal Fregat di Laut Merah

ACEH

Bupati Aceh Timur Al-Farlaky Raih Serambi Award 2026 Kategori Pemimpin Inovator Transformasi Fiskal

BERITA

Kejaksaan Arab Saudi Tuntut Hukuman Mati Ulama Abdul Aziz al-Tarifi

BERANDA

Lansia di Yogyakarta Kehilangan PKH Gara-gara Masuk Desil 10, Dinsos Akan Verifikasi Ulang

ACEH

Camat Pante Bidari Lantik Pengurus Tuha Peut Gampong Blang Seunong, Tekankan Sinergi untuk Pembangunan