Home / BERITA

Kamis, 15 Januari 2026 - 18:52 WIB

Wamendagri Wiyagus: Sinergi Antardaerah Kunci Atasi Persoalan Sampah

MEDIALITERASI.ID | JAKARTA – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Akhmad Wiyagus menegaskan bahwa sinergi dan kolaborasi antardaerah menjadi kunci utama dalam mengatasi persoalan sampah di Indonesia. Ia juga mendorong pemerintah daerah untuk berani mengeksekusi kebijakan secara konkret dan berkelanjutan.

Menurut Wiyagus, persoalan persampahan bukan semata urusan teknis, melainkan tantangan pembangunan daerah yang berdampak luas terhadap lingkungan, kesehatan masyarakat, serta stabilitas sosial dan ekonomi. Penanganan yang tidak optimal, kata dia, berpotensi menimbulkan berbagai persoalan serius di daerah.

Ia menekankan bahwa regulasi telah memberikan ruang yang cukup bagi daerah untuk menjalin kerja sama lintas wilayah. Salah satunya melalui Peraturan Pemerintah Nomor 27 Tahun 2020 tentang Pengelolaan Sampah Spesifik, serta sejumlah aturan lain yang dapat dijadikan payung hukum kerja sama antardaerah.

Baca Juga  Sopir Truk Asal Sukabumi Ditemukan Meninggal di Nagan Raya

“Sementara berbagai regulasi tentang kerja sama daerah juga bisa dijadikan payung hukum oleh kita bersama,” ujar Wiyagus dalam Forum Diskusi Aktual (FDA) bertema Tata Kelola Sampah Berkelanjutan: Studi Kasus Aglomerasi Sampah yang diselenggarakan Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri di Hotel Golden Boutique, Jakarta, Selasa (13/1/2026).

Senada dengan itu, Kepala BSKDN Kemendagri, Yusharto Huntoyungo, berharap pemerintah daerah tidak lagi berjalan sendiri-sendiri dalam menangani persoalan sampah. Ia mendorong penerapan pendekatan aglomerasi guna membangun sistem pengelolaan sampah yang terintegrasi dan berkelanjutan.

Baca Juga  Warga Swedia Ajukan Ganti Nama Desa Karena Sering Disensor

Pendekatan tersebut, menurut Yusharto, sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah yang mendorong perubahan paradigma dari pola kumpul-angkut-buang menuju pengelolaan sampah sebagai sumber daya.

“Timbulan sampah terus meningkat setiap tahunnya, sementara kapasitas pengelolaan pemerintah daerah belum mampu mengimbangi laju produksi sampah. Dalam situasi ini, transformasi sistem pengelolaan sampah menjadi suatu keniscayaan,” tegas Yusharto.

Forum diskusi tersebut dihadiri sejumlah kepala daerah, antara lain Wali Kota Bogor dan Wakil Wali Kota Tangerang Selatan. Kegiatan ini menjadi wadah perumusan arah kebijakan pengelolaan sampah berkelanjutan di Indonesia. (EQ)

Share :

Baca Juga

ACEH

Bupati Al-Farlaky Hadiri Forum Pemda, Bahas Program Prioritas Nasional 

BERANDA

Hukum Adil dan Beradab Diuji: 3 Pekan Laporan Dugaan Kekerasan Seksual Anak di Belawan Belum Ada SP2HP

BERANDA

Tujuh Kantor Pemerintahan di Puncak Papua Tengah Dibakar: Ketika Dana Desa Menjadi Pemicu, dan Kepercayaan Menjadi Korban

ACEH

Sidang Perdana Kasus Kekerasan Anak Viral di Idi Tunong, 2 Terdakwa Didakwa Langgar UU Perlindungan Anak

BERANDA

Buruh dan Mahasiswa Bantah Ada Demo Besar Agustus 2026, KSPI dan BEM SI Tegaskan Tak Turun ke Jalan

ACEH

Oknum Polisi di Banda Aceh Divonis 20 Bulan Penjara Kasus Ikhtilat

BERITA

Polisi Diminta Usut Tuntas dan Transparan Kematian Sutrimo

ACEH

Baitul Mal Aceh Timur Buka Bantuan Zakat untuk Guru Dayah dan Santri, Pendaftaran 11-18 Agustus