Home / BERITA

Rabu, 3 Desember 2025 - 19:33 WIB

PTUN Medan Tolak Gugatan Eks Kades Paluh Kurau Terhadap Bupati Deli Serdang

MEDIALITERASI.ID | DELI SERDANG –  Polemik pemberhentian Muhammad Yusuf Batubara dari jabatannya sebagai Kepala Desa (Kades) Paluh Kurau, Kecamatan Hamparan Perak, akhirnya menemukan titik terang. Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Medan resmi menolak gugatan yang diajukan Yusuf terhadap Bupati Deliserdang, dr. H. Asri Ludin Tambunan.

Putusan tersebut tertuang dalam amar putusan PTUN Medan Nomor 58/G/2025/PTUN.MDN tanggal 25 November 2025, yang menyatakan bahwa seluruh gugatan penggugat ditolak. Dengan demikian, keputusan Bupati Deli Serdang dinyatakan sah dan sesuai prosedur.

Kepala Bagian Hukum Sekretariat Daerah Kabupaten Deli Serdang, Muslih Siregar, SH, menjelaskan bahwa Keputusan Bupati Deli Serdang Nomor 185 tentang Pemberhentian Kepala Desa Paluh Kurau telah dikeluarkan berdasarkan ketentuan yang berlaku.

Baca Juga  Lagi, Ditnarkoba Polda Sumut Tangkap Pengedar Narkoba di Parkiran Hotel

“Keputusan Bupati Deli Serdang Nomor 185 sudah sesuai prosedur. Hal ini dibuktikan dengan ditolaknya seluruh gugatan Muhammad Yusuf Batubara oleh PTUN Medan,” kata Muslih Siregar dalam keterangannya, Rabu (26/11/2025).

Muslih menjelaskan bahwa keputusan pemberhentian tersebut mengacu pada Audit Tujuan Tertentu atas Pengelolaan Keuangan Desa Paluh Kurau Tahun Anggaran 2024 yang dilakukan oleh Inspektorat Kabupaten Deli Serdang. Audit itu menyimpulkan bahwa Muhammad Yusuf Batubara telah melakukan penyalahgunaan wewenang serta tidak melaksanakan tugas dan kewajiban sesuai peraturan, sehingga menyebabkan kerugian keuangan desa.

Dengan putusan PTUN tersebut, Muslih mengimbau agar seluruh pihak menyikapi hasil tersebut secara dewasa demi menjaga kondusivitas di Desa Paluh Kurau.

Baca Juga  Rumah Milik Tgk Jamal Husaini Ludes Terbakar

“Diharapkan semua pihak dapat menerima dan menjaga suasana tetap kondusif,” ujarnya.

Kasus ini bermula ketika Bupati Deli Serdang memecat Muhammad Yusuf Batubara karena dugaan penyalahgunaan wewenang dan kelalaian yang menyebabkan kerugian keuangan desa. Tidak terima diberhentikan, Yusuf mengajukan gugatan ke PTUN Medan pada 16 Juni 2025.

Sementara itu, Inspektur Deli Serdang H. Edwin Nasution, SH, MSi, CGCAE, menegaskan bahwa pemberhentian tersebut telah sesuai ketentuan. Ia memastikan bahwa Pemkab Deli Serdang tidak mengambil keputusan secara tergesa-gesa atau tanpa dasar.

“Keputusan pemberhentian didasarkan pada pertimbangan yang matang dan hasil audit yang objektif,” tegas Edwin. (Tim RZ)

Share :

Baca Juga

ACEH

AI Tak Bisa Gantikan Integritas Wartawan, Medco E&P dan BPMA Gelar Dialog dengan 33 Jurnalis Aceh Timur di Medan

HUKUM

Bongkar Pabrik Sabu 1,2 Ton di Aceh, 7 Orang Ditangkap di China – Terancam Hukuman Mati

NASIONAL

Polda Metro Jaya Gelar Deklarasi Sumpah Pemuda Bersama 100 Mahasiswa di Jakarta

BENCANA

Warga Minta Pemkot Banda Aceh Evaluasi Pohon Trembesi di Jalur Wisata PLTD Apung

BENCANA

Waspada! Bibit Siklon Tropis 98B di Teluk Benggala Ancam Aceh dan Sumut Sepekan ke Depan

ACEH

Di Musda Golkar, Al-Farlaky Buka Pintu Kolaborasi untuk Pembangunan Aceh Timur

ACEH

Bukan Janji! Bupati Al-Farlaky Buktikan Pelayanan Makin Baik, 6 Ambulans dan 2 Truk Sampah Dibagikan

ACEH

Wabup Aceh Timur Tekankan Peran Pemuda Berilmu, Berakhlak, dan Berdaya Saing.