Home / BERITA / POLITIK

Rabu, 22 Oktober 2025 - 07:38 WIB

Israel Langgar Gencatan Senjata : 153 Tom Bom Dijatuhkan, 97 Warga Palestina Tewas

MEDIALIERASI.ID | PALESTINA – Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, mengakui bahwa pasukannya telah melanggar perjanjian gencatan senjata di Jalur Gaza yang baru disepakati pada 10 Oktober 2025.

Netanyahu menyebut Pasukan Pertahanan Israel (IDF) telah menjatuhkan 153 ton bom di Gaza sejak gencatan senjata diumumkan. Ia mengatakan serangan tersebut dilakukan setelah dua tentaranya gugur di wilayah konflik.

> “Selama gencatan senjata, dua tentara gugur. Kami menyerang mereka dengan 153 ton bom dan menargetkan puluhan lokasi di seluruh Jalur Gaza,” ujar Netanyahu dalam sidang pembukaan musim dingin parlemen Israel, Knesset, dikutip dari Antara.

 

Dalam kesempatan itu, Netanyahu beberapa kali diinterupsi oleh anggota parlemen oposisi yang menentang kebijakan pemerintahannya. Mereka menilai tindakan militer tersebut justru memperpanjang perang Israel di Gaza.

Baca Juga  GERTASI Provinsi Aceh Siap Berkolaborasi Dengan Pemerintah Demi Majukan Pertanian

Kantor Media Pemerintah Gaza melaporkan, sejak gencatan senjata yang dimediasi Amerika Serikat diberlakukan pada 10 Oktober, terjadi 80 pelanggaran oleh pihak Israel.

Akibat serangan tersebut, 97 warga Palestina tewas, termasuk 44 orang yang meninggal dunia hanya dalam satu hari pada Minggu (19/10/2025). Selain itu, 230 warga lainnya dilaporkan terluka.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump menegaskan bahwa perjanjian gencatan senjata di Gaza masih berlaku dan Washington terus berupaya menjaga kondisi tetap damai.

“Kami pikir mungkin kepemimpinan Hamas tidak terlibat dalam serangan itu. Namun, ini akan ditangani dengan tegas tetapi tepat,” ujar Trump kepada wartawan di pesawat kepresidenan Air Force One, sebagaimana dilaporkan Reuters.

Trump juga mengatakan, pihaknya belum dapat memastikan apakah serangan Israel dibenarkan. “Saya harus menghubungi Anda kembali mengenai hal itu,” ujarnya.

Baca Juga  Polres Jakbar Gerebek Kampung Boncos dengan Melibatkan K-9: 42 orang di Amankan

Sementara itu, kelompok Hamas membantah tuduhan Israel yang menuding mereka menyerang pasukan di Kota Rafah, bagian selatan Gaza. Hamas menegaskan kembali komitmennya terhadap perjanjian gencatan senjata yang telah disepakati.

Perjanjian gencatan senjata Gaza diumumkan pada 10 Oktober 2025, berdasarkan rencana bertahap yang diajukan oleh Presiden Trump.

Tahap pertama mencakup pembebasan sandera Israel dengan imbalan pembebasan tahanan Palestina. Rencana itu juga meliputi upaya membangun kembali Gaza dan membentuk mekanisme pemerintahan baru tanpa keterlibatan Hamas.

Sejak perang yang dimulai pada Oktober 2023, konflik yang disebut sebagai aksi genosida Israel di Gaza telah menewaskan lebih dari 68.200 orang Palestina dan melukai 170.200 lainnya, menurut data Kementerian Kesehatan Gaza. (EQ)

Share :

Baca Juga

BERANDA

Literasi Putusan MK: Denny Indrayana Persoalkan Ijazah SMA Gibran, KPU Akui Tak Verifikasi Penyetaraan

ACEH

VIRAL! Pengacara Aceh Ingatkan Seluruh Lelaki: Kasih Nafkah ke Istri Wajib Minta Kwitansi atau Bukti Transfer

BERANDA

Manuver Balasan Netanyahu: Siapkan Aduan ke ICC untuk Jerat Erdogan soal Pelanggaran HAM Kurdi

ACEH

Taruna Poltekpel Malahayati Meninggal, Wali Kota Lhokseumawe Siapkan Pengacara untuk Keluarga

ACEH

Kantor PT Bumi Flora di Aceh Timur Dibakar Massa, Kerugian Miliaran – Perusahaan Lapor Polisi

ACEH

Resmi! Persiraja Banda Aceh Tunjuk Muhammad Ridwan Sebagai Pelatih Kepala Baru

ACEH

Bangunan di Kompleks PT Bumi Flora Aceh Timur Terbakar, Polisi Turun ke Lokasi

BERANDA

Situasi di PT Bumi Flora Memanas, Konflik 36 Tahun Kembali Pecah Jelang Perpanjangan HGU