Home / BERITA

Selasa, 5 Agustus 2025 - 12:36 WIB

PWDPI Apresiasi Kebijakan Bupati Aceh Timur Alihkan Anggaran Mobil Dinas untuk Bangun Jembatan

MEDIALITERASI.ID | ACEH TIMUR – Organisasi media Persatuan Wartawan Duta Pena Indonesia (PWDPI) Kabupaten Aceh Timur menyampaikan apresiasi dan dukungan terhadap kebijakan Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I., M.Si., yang mengalihkan anggaran pengadaan mobil dinas senilai Rp850 juta untuk membangun jembatan rusak di Kecamatan Pante Bidari.

Langkah Bupati yang memilih pembangunan infrastruktur publik ketimbang fasilitas pribadi dianggap sebagai wujud nyata kepemimpinan pro-rakyat. Jembatan tersebut merupakan akses vital bagi masyarakat pedalaman, terutama untuk mendukung aktivitas ekonomi di sektor perkebunan dan pertanian.

“Ini terobosan baru dari seorang Bupati yang profesional. Pembangunan jembatan dengan mengalihkan anggaran mobil dinas adalah keputusan rasional dan patut diapresiasi,” ujar Ketua PWDPI Aceh Timur, Tarmizi, kepada media, Selasa, 5 Agustus 2025.

Tarmizi yang juga menjabat sebagai Pemimpin Redaksi info pwdpi Aceh dan mediainvestigasi.com menambahkan bahwa kebijakan tersebut mencerminkan prinsip transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan daerah.

Baca Juga  5.317 KK di Aceh Timur Ditetapkan Terima BSPR Pascabanjir, 3.100 Data Dicoret Usai Verifikasi

“Kami berharap ini menjadi awal dari berbagai kebijakan lain yang berpihak pada rakyat. PWDPI siap mendukung dan mengawal pelaksanaan program ini agar benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat Aceh Timur,” lanjutnya.

Seorang penasihat senior PWDPI Aceh Timur dalam diskusi internal organisasi turut mengingatkan pentingnya menjaga independensi dan profesionalisme lembaga pers.

“Kalau ada hal baik dan positif, wajar kita beri apresiasi. Tapi kalau ada kebijakan yang merugikan masyarakat, kita juga harus berani mengkritik. Itulah profesionalitas dan kredibilitas lembaga pers yang independen,” tulisnya dalam grup internal PWDPI.

Sikap kritis dan independen tersebut menjadi salah satu prinsip dasar yang dijunjung oleh para wartawan dan jurnalis anggota PWDPI yang berasal dari media cetak, online, maupun televisi

Sebelumnya, Bupati Iskandar meninjau langsung lokasi jembatan yang roboh di Aleu Mirah, Kecamatan Pante Bidari, pada Senin, 4 Agustus 2025. Dalam kunjungannya, Bupati menyampaikan komitmennya untuk segera membangun ulang jembatan yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat.

Baca Juga  Pemkab Aceh Utara Gelar FGD Integrasi Informasi Publik dan Pedampingan

“Jembatan ini sudah roboh dan sangat dibutuhkan. Maka akan segera kita bangun kembali tahun ini dengan mencoret anggaran mobil dinas pribadi saya sebesar Rp850 juta dan mengalihkannya untuk pembangunan jembatan ini,” tegas Bupati.

Ia juga menekankan pentingnya akses jalan dan jembatan yang memadai untuk menunjang potensi sumber daya alam yang ada di wilayah Pante Bidari.

“Daerah ini punya potensi luar biasa, mulai dari sawit, kakao, karet, hingga tanaman pangan. Tapi semua itu akan maksimal jika didukung akses transportasi yang memadai,” pungkasnya.

Kebijakan ini mendapatkan sambutan positif dari berbagai pihak, termasuk insan pers lokal dan nasional yang tergabung dalam PWDPI, sebagai contoh konkret dari kepemimpinan yang berpihak pada kebutuhan masyarakat. (EQ)

Share :

Baca Juga

ACEH

Baitul Mal Aceh dan FDP Salurkan Bantuan Usaha untuk Tingkatkan Kemandirian Mualaf

BERANDA

Menlu Kecam Penahanan 9 WNI Relawan Gaza oleh Israel: “Tindakan Tak Bisa Diterima”

ACEH

Idul Adha 1447 H: Bupati Aceh Timur Ajak Masyarakat Semarakkan Takbir Keliling di Simpang Ulim

ACEH

Sambut Idul Adha 1447 H, Bupati Aceh Timur Pusatkan Takbir Keliling di Simpang Ulim

BERANDA

Pemerintah Larang Film ‘Pesta Babi’, Yasinta Moenwen Sebut Kesaksiannya Dimanipulasi

ACEH

Muda Seudang Protes Penunjukan Ketua DPW Partai Aceh Timur, Sebut Cacat Prosedur

ACEH

Pergub JKA Dicabut, ARA Alihkan Fokus ke Tambang Beutong Ateuh dan Penanganan Korban Banjir

BERANDA

Puluhan Miliar Dana OSF Mengalir ke LSM dan Lembaga Akademis Indonesia, Apa Saja Programnya?