Home / ACEH / BERITA

Selasa, 17 Juni 2025 - 03:22 WIB

Prof. Dr. TM. Jamil, Akademisi USK: Novum Baru 4 Pulau Aceh Singkil Akan Memudahkan Prabowo Membatalkan SK Kemendagri

MEDIALITERASI.ID | BANDA ACEH  — Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia (Kemendagri) menggelar rapat penting pada Senin (16/6/2025) terkait sengketa empat pulau di Aceh Singkil yang sebelumnya dinyatakan beralih kepemilikan ke Sumatera Utara.

Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya Sugiarto, dalam pernyataannya menyebutkan bahwa pihaknya menemukan novum baru atau bukti baru dalam rapat bersama Tim Nasional Pembakuan Rupabumi.

“Rapat penting hari ini kami telah menemukan novum baru. Novum ini akan diserahkan langsung kepada Presiden Prabowo Subianto untuk menjadi bahan pertimbangan dalam mengambil keputusan. Untuk saat ini, mohon dimaklumi, novum tersebut belum bisa disampaikan ke publik,”  ujar Bima Arya.

Terkait perkembangan ini, Prof. Dr. TM. Jamil, pengamat politik dan akademisi Universitas Syiah Kuala (USK), memberikan pandangannya. Ia mengapresiasi langkah Kemendagri dalam mengusut tuntas persoalan tersebut.

“Saya pribadi mengapresiasi langkah Kemendagri, khususnya Pak Wamen. Dengan adanya novum baru ini, saya yakin Presiden Prabowo akan lebih mudah mengambil keputusan, dan saya percaya beliau akan membatalkan SK Kemendagri serta menegaskan bahwa keempat pulau tersebut adalah milik Aceh. SK sebelumnya saya lihat lahir karena ada kekeliruan data dan informasi,” kata Prof. TM. Jamil.

Baca Juga  Dikagumi Manajemen Hotel, Semangat Sosial JSI Dinilai Menginspirasi

Lebih lanjut, Prof. Jamil berharap Presiden Prabowo tidak terpengaruh oleh pihak-pihak yang tidak memahami sejarah dan kontribusi Aceh terhadap Indonesia. “Saatnya Presiden menghentikan polemik ini dengan keputusan yang adil bagi rakyat Aceh,” tegasnya.

Di sisi lain, ribuan mahasiswa dari berbagai kampus di Banda Aceh menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Gubernur Aceh. Mereka menuntut Presiden Prabowo membatalkan SK Kemendagri. Para mahasiswa bahkan menyerukan tuntutan referendum jika aspirasi mereka diabaikan.

Sementara itu, Gubernur Aceh, Muzakkir Manaf (Muallem), sebelumnya juga menegaskan bahwa keempat pulau tersebut adalah milik Aceh. “Pulau itu jelas milik kita. Tak perlu kita berteriak, kita punya data, fakta, dan sejarah Aceh yang mendukung itu,” kata Muallem.

Baca Juga  Ratusan Perangkat Desa Se Kota Lhokseumawe Ke DPR RI

Menanggapi sikap Gubernur dan aksi mahasiswa, Prof. TM. Jamil menyebut bahwa keduanya berada di posisi yang benar.

“Muallem sebagai Gubernur wajib menjaga kedaulatan daerah dan mendengarkan aspirasi rakyatnya. Begitu pula mahasiswa yang kritis terhadap kebijakan yang dianggap tak adil, itu bagian dari tugas mereka sebagai agen perubahan,” jelasnya.

Di akhir pernyataannya, Prof. TM. Jamil mengajak seluruh pihak untuk terus berjuang mengembalikan pulau-pulau tersebut ke Aceh.

“Saya berharap masyarakat, mahasiswa, dan pemerintah daerah tetap bersabar, berjuang, dan berdoa agar kebenaran menemukan jalannya. Semoga Presiden Prabowo dapat mengambil keputusan yang bijak dan humanis,” tutupnya.[EQ]

Share :

Baca Juga

ACEH

Kantor PT Bumi Flora di Aceh Timur Dibakar Massa, Kerugian Miliaran – Perusahaan Lapor Polisi

ACEH

Resmi! Persiraja Banda Aceh Tunjuk Muhammad Ridwan Sebagai Pelatih Kepala Baru

ACEH

Bangunan di Kompleks PT Bumi Flora Aceh Timur Terbakar, Polisi Turun ke Lokasi

BERANDA

Situasi di PT Bumi Flora Memanas, Konflik 36 Tahun Kembali Pecah Jelang Perpanjangan HGU

ACEH

Anggaran Rp 920 Juta, Jalan Kota Idi Pasca Banjir 2025 Mulai Diaspal

BERANDA

Tragedi di Beit Rima: 400 Pohon Zaitun Palestina Diratakan Buldoser Israel Jelang Panen Oktober

BERITA

DPRK Aceh Utara Minta PEMA dan PGE Lunasi Kewajiban PI 10 Persen Wilayah Kerja B

BREAKING NEWS

Hunian Mewah di Lapas Cibinong Terbongkar, 5 Pejabat Dinonaktifkan