Home / BERITA

Sabtu, 5 April 2025 - 15:55 WIB

8.050 Wisatawan Padati Museum Tsunami Selama Lebaran

MEDIALITERASI.ID | BANDA ACEH – UPTD Museum Tsunami Aceh mencatat lonjakan signifikan jumlah pengunjung selama libur Idulfitri 1446 H. Sejak dibuka pada H+4 lebaran atau 3 April 2025, tercatat 8.050 wisatawan dalam sehari.

Angka ini menunjukkan peningkatan dibandingkan periode serupa di tahun 2024 yang sebanyak 5.606 pengunjung.

Kepala UPTD Museum Tsunami Aceh, M. Syahputra AZ, menyatakan bahwa kenaikan ini tidak lepas dari perluasan akses informasi dan pembaruan fasilitas museum.

“Selain wisatawan dari Sumatera Utara dan Sumatera Barat, kami juga menjaring pengunjung dari Riau, Bengkulu, bahkan turis internasional seperti Malaysia, Singapura, dan Eropa,” ujarnya di Banda Aceh, Kamis, 3 April 2025.

Peningkatan kunjungan ini didukung oleh sejumlah inovasi terbaru museum, seperti digitalisasi yang merekonstruksi peristiwa tsunami 2004, pembaharuan pameran temporer setiap tahun, serta kolaborasi dengan beberapa pihak untuk menggelar acara di museum untuk menarik minat pengunjung.

Baca Juga  Generasi Muda Harus Paham Tanggap Bencana, Ini Pesan Kadisbudpar Aceh

“Kami juga membuka layanan pemanduan (guide) bilingual untuk memudahkan wisatawan asing dalam memahami sejumlah informasi yang mereka butuhkan,” tambah Syahputra.

Ia menjelaskan, pada Idulfitri tahun ini pihaknya menghadirkan pameran temporer yang menampilkan peran gajah saat peristiwa Tsunami Aceh, 26 Desember 2004 silam.

“Ada juga pameran USAID – Kemitraan yang Tangguh dan pameran PBB – Setelah Gelombang Reda yang bisa diakses pengunjung selain pemeran tetap,” kata Syahputra.

Selama libur lebaran, museum buka sesuai dengan jam operasional mulai pukul 09.00-12.00 WIB dan 14.00-16.00 WIB. Khusus Jumat, 4 Maret 2025, Museum Tsunami Aceh buka Pukul 09.00-12.00 WIB dan 14.30-16.30 WIB.

Baca Juga  Dubes Jerman untuk Indonesia, Ina Lepes: Arsitektur Museum Tsunami Fastastis

Pemutaran film dokumenter yang biasa diputar di ruang audio visual juga diputar di ruang edukasi karena tingginya minat pengunjung dalam mengakses film yang menceritakan bencana 2004 silam.

Syahputra berharap tren positif ini dapat dipertahankan dengan rencana pengembangan UPTD Museum Tsunami Aceh menjadi Badan Layanan Usaha Daerah (BLUD) untuk lebih memaksimalkan pelayanan kepada pengunjung museum.

“Kami optimis Museum Tsunami Aceh tidak hanya jadi ikon sejarah, tapi juga pusat edukasi kebencanaan bertaraf internasional,” pungkasnya.

Sebagai informasi, jumlah pengunjung ke Museum Tsunami Aceh yang tercatat 8.050 orang, terdiri atas 5.362 pengunjung dewasa, 2.656 pengunjung anak dan 32 pengunjung asing.[af]

Share :

Baca Juga

BERANDA

Menteri Israel Saling Kecam Usai Video Aktivis Gaza Berlutut Disebar: “Pertunjukan Memalukan”

BERITA

CCTV Ungkap Kasus Tewasnya WNA Brunei di Kebayoran Baru

BERITA

Bareskrim Polri dan Kemenhut Tindak Empat WNA China Terkait Dugaan Tambang Ilegal di Papua

ACEH

KPK Temukan 99% Proyek di Aceh Lewat Penunjukan Langsung, DPRA Minta Lembaga Antirasuah Beri Pembinaan

ACEH

Baitul Mal Aceh dan FDP Salurkan Bantuan Usaha untuk Tingkatkan Kemandirian Mualaf

BERANDA

Menlu Kecam Penahanan 9 WNI Relawan Gaza oleh Israel: “Tindakan Tak Bisa Diterima”

ACEH

Idul Adha 1447 H: Bupati Aceh Timur Ajak Masyarakat Semarakkan Takbir Keliling di Simpang Ulim

ACEH

Sambut Idul Adha 1447 H, Bupati Aceh Timur Pusatkan Takbir Keliling di Simpang Ulim