Home / BERANDA / BERITA

Kamis, 4 Juli 2024 - 04:44 WIB

Jabal Team Melakukan Tadabbur Alam di Gunung Kemiri Aceh Dalam Memperingati Hari Ulang Tahun Kota Lhokseumawe ke -24

Gunung Kemiri yang berada di 3°45’44.58” N , 97°28’59,84” E ini memiliki ketinggian 3.314 mdpl dan merupakan salah satu gunung tertinggi di jajaran gunung yang berada di Taman Nasional Gunung Leuser dan termasuk salah satu Seven Summit Sumatra

 

MEDIALITERASIID | LHOKSEUMAWE – Pada 25/6 sampai 02/7 2024 Jabal Team menyelenggarakan Agenda Tahunan Tadabbur Alam Jilid V “MT KEMIRI EXPEDITION” momentum spesial bagi JABAL TEAM.
Untuk memperingati Hari Ulang Tahun Lhokseumawe ke 24 di gunung Kemiri

Pada ekspedisi tersebut terdapat 6 tim yang menjelajah kemegahan gunung di Indonesia dari ujung Sumatera hingga Papua. Gunung Kemiri di Aceh, menjadi salah satu lokasi pendakian dalam Ekspedisi Tahunan Jabal Team.

Jalur pendakian Gunung Kemiri via desa Puteri Betung sangatlah rapat dan terjal juga dipenuhi hutan lumut yang sangat lebat dan memerlukan waktu 7 hari untuk sampai ke puncak nya dikarenakan harus membuka jalur sendiri dan cukup 1 hari untuk turun sampai ke start point

Anggota tim pendakian yang terlibat dalam Ekspedisi Tahunan Tadabbur Alam Jilid V di Gunung Kemiri adalah Aulia Gilbran (Dokumenter), Hablul Mawadi (Tebaster), Muhammad Ramadhan (Sweeper),
Zulfitri (Leader dan Navigator), Rivaul Muzammil (Tebaster), Maulizan (Tebaster).

Baca Juga  Bencana di Aceh dan Ujian Negara: Menjaga Perdamaian di Wilayah Pasca konflik

“Menikmati panorama keindahan alam di gunung Kemiri Aceh laksana serpihan kepingan surga  merupakan kebahagiaan tersendiri bagi Jabal Team dalam memperingati Hari Ulang Tahun Kota Lhokseumawe” ujar Zulfitri.

Lebih lanjut, Zulfitri menambahkan untuk perizinan, pendaki perlu mendapatkan izin masuk dari Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL) dengan memberikan surat pemberitahuan yang berisi data lengkap kepada anggota kepada Koramil, Polsek, dan Kepala desa setempat. Sedangkan untuk biaya nya tergantung berapa orang/hari/dan tenda nya.

Menurut Zulfitri Selaku Tim Leader, tim memerlukan tenaga extra dihari ke 2 sampai hari ke 6 dikarenakan tidak ada lagi jalur dan harus menebas/membuka jalur sendiri, karna belum pernah ada pendaki yang melalui jalur tersebut, pada awal nya hanya menebas pohon rotan yang penuh duri sampai hutan lumut terjal yang sangat lebat dan terpaksa Camp darurat karna tidak ada tempat datar untuk mendirikan tenda, pada hari ke 7 jam 15.23 tanggal 01/7 tim sampai di puncak gunung kemiri dan hanya berada sekitar 3 jam di puncak, setelah merekam kondisi puncak mereka kembali turun ke camp untuk istirahat.

Baca Juga  Kasus Sedot WC Berujung Pemerasan? CV Sumber Jaya Barokah Diduga Rugikan Pondok di Sumenep

Untuk diketahui, puncak gunung terdapat pilar yang dibangun oleh Belanda pada 20 Maret 1931 (tertulis di dasar pilar) sebagai bagian dari Project Jaring Triangulasi Sumatera pada era kolonial, yang namun tidak utuh lagi, hanya tinggal setengah, tidak diketahui penyebabnya dan telah di rehap sebisa nya (Syah)

Share :

Baca Juga

ACEH

Miris! Tersangka Pengeroyokan Anak 14 Tahun di Aceh Timur Belum Ditahan, Kuasa Hukum: Jangan Ada Main Mata

ACEH

BPMP Aceh dan Disdikbud Aceh Timur Gelar Akselerasi Digitalisasi Pembelajaran PAUD dan SD

ACEH

Gayo Lues Digoyang Gempa 5,6 Magnitude, Getaran Terasa hingga ke Idi Rayeuk 

BERANDA

Kepala BGN Nanik Sudaryati Mundur karena Alami Sakit Jantung, Ditunjuk Prabowo Pimpin Dewan Pengawas

ACEH

Festival Jajanan Indatu Aceh Timur 2026 Angkat Tet Pulot, Pulot Ijo, dan Warisan Kuliner Leluhur di Idi

ACEH

Nobar Final Piala Dunia 2026 di Kediaman Bupati Al-Farlaky Berlangsung Meriah

ACEH

Ledakan Dahsyat di Grand Polonia Medan Tewaskan 3 Orang, Diduga dari Jaringan Gas

ACEH

Realisasi Belanja Pemkab Aceh Timur Capai Rp716,91 Miliar hingga Juli 2026