Home / BERITA

Rabu, 26 Juni 2024 - 15:48 WIB

Terlapor Berharap Adanya Keadilan Dan Transparansi di Polsek Manggala

MEDIALITERASI.ID | MAKASAR– Jajaran Polsek Manggala diduga tidak transparan dalam menangani kasus dugaan pengeroyokan yang terjadi di kecamatan manggala pada 15 Mei 2024. Lalu

Berawal dari adanya Laporan terkait dugaan tindak pidana pengeroyokan yang di duga di lakukan oleh LK Inisial (BR) Dan (AN).
(BR) dan (AN) di laporkan ke polsek manggala kota makassar atas dugaan tindak pidana pengeroyokan terhadap LK (HR)

Anehnya dalam perkara tersebut nama nama saksi dari terlapor yang hadirkan oleh pihak polsek manggala untuk di mintai keterangan hanya 1 orang dari 20 orang yang disampaikan oleh AN,

Kuat dugaan adanya unsur diskriminasi terhadap terlapor dalam hal ini, pasalnya,, menurut pengakuan terlapor (BR) Dan (AN) bahwa,, pada saat kejadian dirinya sama sekali tidak berada di (TKP) Tempat Kejadian Perkara.

Baca Juga  Polres Aceh Barat Lakukan Pengamanan Saat Perayaan Natal di Gereja

Iya mengaku kaget pada saat di jemput oleh tim Reserse polsek manggala,,

“Saya kaget Pak tiba-tiba saya di jemput oleh polisi,, sedangkan saya ini tidak tau apa-apa,, Nanti di polsek baru saya di kasih tahu bahwa ada korban,, otomatis saya bertanya Korban apa pak,, Tanyanya ke polisi,,

Anggota yang melakukan interogasi terhadap terduga pelaku, mengatakan bahwa korban yang kau pukul,,

Sontak iya kaget sembari mencoba menjelaskan kepada pIhak kepolisian bahwa iya sama sekali tidak tau menau terkait pengeroyokan tersebut bahwa saya tidak tau bahwa ada korban dalam peristiwa tersebut, saya baru tau dari pihak kepolisian bahwa korban yang melapor,

Baca Juga  Jaringan Aneuk Syuhada Aceh Desak Bupati Copot Direktur RSUD Cut Meutia Usai Kasus Kasur Berbelatung

Ironisnya dalam laporan tersebut malah saya yang terlapor sedangkan saya jelas jelas tidak berada di lokasi,

Mirisnya lagi (BR) Dan (AN) justru di jadikan tersangka dalam perkara tersebut saya berharap adanya transparansi dan keadilan dari pihak kepolisian, menurut saya ada sedikit kejanggalan, karena selama saya menjalani pemeriksaan selama (3) kali saya menyampaikan saksi sebanyak 20 orang dan hanya 1 org yang dipanggil, tutur (AN)

Di sisi lain awak media yang menerima informasi terkait hal tersebut, mencoba melakukan klarifikasi ke kapolsek manggala via pesan singkat WHATSAPP.

Namu upaya tersebut sama sekali tidak di respon oleh Manggala, hingga berita ini di terbitkan kapolsek manggala belum memberikan klarifikasi terkait hal tersebut . (Tim)

Share :

Baca Juga

BERITA

PT EMJ Agro Nusantara Buka Lowongan Sales dan Marketing Eksekutif untuk Wilayah Aceh

BUDAYA

Media Sosial di Persimpangan Iman: Ketika Ruang Digital Menguji Etika dan Akhlak

ACEH

Bupati Al-Farlaky: Adat Bukan Sekadar Seremoni, Tapi Modal Sosial Pembangunan Aceh Timur

BERITA

Gas Poll! Veda Ega Tahan di 5 Besar, Persaingan Moto3 2026 Makin Panas Usai Mugello

BERANDA

Start ke-13 Finis ke-8: Comeback Veda Ega di Mugello Buktikan Mental Juara Moto3

BERANDA

Viral Foto Presiden Pantai Gading Alassane Ouattara Berhaji Sederhana, Netizen Sebut “Pemimpin Panutan”

ACEH

Bupati ALFARLAKY: Adat Bukan Pajangan, Tapi Kekuatan Pembangunan Daerah

ACEH

Izin Tambang Beutong Ateuh Banggalang Dikecam: “Jangan Ada Pesta Babi Jilid 2 di Aceh”