
EDUKASI – Berikut Juni Ahyar, S.Pd., M.Pd menyampaikan materi Pelaksanaan Rencana Aksi dan Rencana Evaluasi Pemateri Daljab gelombang ke 2 tahun 2023 via zoom meeting 20/11/23 siklus 2 menyampaikan beberapa hal mengenai Evaluasi diantaranya,
Tahapan Evaluasi
Apa itu evaluasi tentunya memiliki tahapan-tahapan yang perlu dilakukan. Dalam kegiatan evaluasi terdapat beberapa tahapan penting yang saling mendukung satu sama lainnya.
Mengacu pada apa itu evaluasi, adapun tahapan-tahapan evaluasi adalah sebagai berikut:
- Menentukan topik evaluasi, yakni menentukan topik atau agenda yang akan dievaluasi sehingga tidak melebar dan fokus.
- Merancang kegiatan evaluasi, yaitu merencanakan atau mendesain kegiatan evaluasi agar tidak ada aspek atau pelaksanaannya yang tertinggal.
- Pengumpulan data, yaitu kegiatan untuk mengumpulkan materi dan mencatat setiap data atau informasi yang akan disampaikan dalam evaluasi.
- Pengolahan dan analisis data, yaitu kegiatan untuk mengolah informasi dengan mengelompokkan data sehingga lebih mudah dalam melakukan analisis serta menjadi tolak ukur seberapa lama waktu evaluasi akan digelar.
- Pelaporan hasil evaluasi, yaitu setelah melakukan berbagai kegiatan evaluasi, maka harus dilanjutkan dengan membuat laporan agar bisa menjadi acuan untuk membuat kegiatan di kemudian hari.
Tujuan Evaluasi
Tujuan evaluasi adalah untuk membuat perbaikan agar pekerjaan selesai sesuai dengan rencana. Hal ini akan memberikan hasil yang berguna untuk perencanaan lanjutan dengan memperbaiki kekurangan dan kendala, baik dalam proses administrasi maupun manajemen.
Tujuan evaluasi ini akan sangat penting dilakukan pada manajemen Sumber Daya Manusia (SDM). Tentunya kamu akan lebih paham tentang apa itu evaluasi dengan mengenal tujuannya, yaitu sebagai berikut:
- Untuk mengetahui tingkat penguasaan atau pemahaman seseorang terhadap kompetensi yang telah ditetapkan.
- Untuk mengetahui kesulitan atau rintangan yang dihadapi oleh seseorang dalam kegiatannya sehingga dengan diadakan evaluasi dapat membantu memecahkan masalah dan kesulitan yang dihadapi.
- Bisa menjadi umpan balik informasi yang baik untuk pelaksana sehingga bisa memperbaiki kekurangan yang ada.
- Digunakan untuk mengetahui efektivitas dan efisiensi metode atau cara yang telah diterapkan.
Fungsi Evaluasi
Pelaksanaan evaluasi tentunya juga memiliki berbagai fungsi yang sangat baik, di antaranya adalah:
– Fungsi Selektif. Fungsi selektif adalah fungsi yang dapat menyeleksi seseorang apakah memiliki komptensi yang sesuai dengan standar yang ditetapkan. Misalnya; menentukan seseorang diterima kerja atau tidak, menentukan seseorang naik jabatan atau tidak, dan lainnya.
– Fungsi Diagnosa. Fungsi diagnosa bertujuan untuk mengetahui kelebihan dan kekurangan seseorang dalam bidang kompetensi tertentu. Misalnya untuk mengetahui kelebihan dan kekurangan seorang siswa dalam bidang studi yang didapatkannya di sekolah.
– Fungsi Penempatan. Fungsi penempatan bertujuan untuk mengetahui di mana posisi terbaik seseorang dalam suatu bidang tertentu. Misalnya untuk mengetahui posisi terbaik seorang karyawan sesuai dengan bidangnya di dalam suatu perusahaan.
– Fungsi Pengukuran Keberhasilan. Dalam hal ini, evaluasi berfungsi untuk mengukur tingkat keberhasilan suatu program, termasuk metode yang dipakai, penggunaan sarana, dan pencapaian tujuan.
Ditinjau dari pengertian, tujuan, fungsi dan ruang lingkup dari sistem pembelajaran maka pada hakikatnya pembelajaran adalah suatu program. Artinya evaluasi yang digunakan dalam pembelajaran yaitu evaluasi penilaian hasil belajar. Zaenal Arifin (2016: 35-36) menjelaskan ada empat jenis evaluasi penilaian hasil belajar yang dapat digunakan. Yakni penilaian formatif, penilaian sumatif, penempatan dan penilaian diagnostic, hal senada juga dikemukakan Yahya Qahar, (t.th:14-210). Adapun yang akan dikemukakan jenis-jenis evaluasi yang dapat diterapkan dalam Pendidikan sebagai berikut:
- Evalusi formatif, yaitu penilaian untuk mengetahui dan memantau kegiatan hasil belajar yang dicapai oleh parapelajar selama jangka waktu yang sudah ditentukan sesuai dengan kompetensi belajar pada mata pelajaran tertentu, serta bisa mengetahui kelemahan-kelemahan yang selama proses pemebelajaran dilakukan. Sehingga hasil pembelajaran bisa lebih baik lagi untuk kedepanya.
- Evaluasi normatif, yaitu penilaian bertujuan untuk memperbaiki hasil belajar bukan semata-mata melihat tingkat kemamuan peserta didik, jenis evalusasi normatif ini diterapkan berdasarkan asumsi bahwa manusia memiliki banyak kelemahan.
- Evaluasi sumatif, yaitu evalusi yang dilakukan terhadap hasil belajar peserta didik setelah mengikuti satu pelajaran dalam satu semester dan akhir tahun untuk menentukan jenjang berkutnya. Dengan demikian ujian akhir smester dan ujian akhir nasonal termasuk penilaian sumatif, dengan menggunakan penilaian ssumatif akan mengetahui bahwa peserta didik sudah bisa memenuhi standar kompetensi yang telah ditetapkan atau belum. Tuuan penilaian sumatif sendiri untuk menentukan hasil angka menentukan hasil belajar peserta didik yang selanjutnya dipakai sebagai angka rapor.
- Evaluasi penempatan, yatu evalusi tentang peserta didik untuk penematan kepentingan dalam situasi belajar yang sesuai kondisi peserta didik. Fungsi dari evalusasi ini melihat dari kondisi keadaan peserta didik sesuai dengan kapasitasnya dan bertujuan untuk menetapkan peserta didik pada tempat sebenarnya. Adapun aspek-asepek yang dinilai meliputi bakat, minat, IQ, kondisi fisik, kemampuan, pengetahuan, keterampilan, sikap dan aspek lain. Begitu juga waktu pelaksanan sebelum peserta didik menempati kursi duduk sebelum ditempati.
- Evaluasi diagnostic, yaitu evaluasi terhadap hasil penganalisaan tentang keadaan belajar peserta didik, baik merupakan kesulitan-kesulitan maupun hambatan yang ditemui dalam situasi belajar mengajar. Fungsi evaluasi ini bertujuan untuk membantu kesulitan-kesulitan yang memganggu peseta didik. Demikian referensi evaluasi ini disampaikan semoga bermanfaat.
Reporter : JA | Photo : PPG Daljab 2 Editor : Juni Ahyar







