Home / BERITA / KESEHATAN

Jumat, 24 November 2023 - 14:01 WIB

Mengejutkan! Pengakuan Warga dengan Pihak Puskesmas Tidak Sama, Potensi Hukum Sangat Kuat

Fot

Fot

Foto. Bekas tumit bayi baru lahir yang diambil Darahnya.

SUMENEP, MediaLiterasi.id —- Kematian putri kedua dari pasangan Aziz dan Rumnaini, warga dusun Mojung desa Tamidung kecamatan Batang-batang yang masih umur 5 (lima) hari terus menuai persoalan serius dari berbagai kalangan.

Pasalnya, ibu dari anak Inisial (ABN) tersebut melahirkan seorang putri pada rabu (15/11) malam. Kemudian, Rumnaini bersama Anaknya diperbolehkan pulang Kamis (16/11) pukul 09.00 karena kondisinya sudah Sehat dan tidak ada gangguan apapun.

Namun, sebelum beranjak pulang, perawat di Puskesmas Batang-batang menghimbau agar anak tersebut kembali diantarkan pada sabtu (18/11) untuk dilakukan cek laboratorium dan atau Skrining Hipotiroid Kongenital (SHK).

Tujuannya, untuk memastikan bayi baru lahir tidak mengalami penyakit hipotiroid kongenital,” Ungkapnya Kepala Puskesmas Batang-Batang Fatimatul Insaniyah kepada media nusainsider.com melalui akun whatsappnya selasa 21 November 2023.

Pengambilan darah di tumit bayi merupakan program pemerintah dan kami sudah melakukan konseling sebelumnya bahkan setelah di lakukan pengambilan darah sudah diberikan perban.

Maaf Pak, kami sudah melakukan sesuai prosedur. Setelah di swab alkohol langsung di tutup dengan hypafix oleh bidan senior di Puskesmas Batang-batang.

Yang melakukan sudah bidan senior Pak, sudah dilatih dan pengalaman. Jadi sangat mustahil dilakukan sembarangan, “Imbuhnya.

Kapus Iin sapaan akrabnya menambahkan bahwa surat edaran (SE) terbarunya itu dilakukan pada bayi baru lahir lebih dari 24 jam sampai 2 minggu.

Baca Juga  Sijago Merah Hanguskan 3 Rumah Warga Langsa.

Bapak bisa tanya ke Dinkes juga bagian Kesmas kalau untuk SHK, ” Tambahnya.

Sementara itu, Drg Ellya menjelaskan bahwa terkait pengambilam darah Skrining Hipotiroit kongenital (SHK) boleh dilakukan oleh Bidan karena itu pengambilan darah yang sederhana.

SHK itu wajib untuk setiap bayi baru lahir mas, tujuannya untuk mencegah terjadinya kelainan Hipotiroit kongenital.

SHK tidak ada efek samping, karena SHK hanya mengambil sedikit darah seperti layaknya pemeriksaan cek darah lainnya, “imbuhnya Kabid Kesmas Dinkes Sumenep kepada media ini, Rabu 22 November 2023.

Kalau penyebab kematian perlu ditelusuri dari tenaga ahli, namun yang jelas tidak ada hubungannya SHK sama sampai meninggal. Adanya bekas suntikan yang memar itu mungkin jenis kulitnya.

“Tergantung jenis kulitnya mas, Bisa jadi meninggalkan bekas. Karena pengambilan darahnya menggunakan jarum khusus”, Pungkasnya.

Ellya menambahkan, Ini hanya pertanyaan saya ya Mas. Apakah setelah di SHK ada intervensi lain selain medis?

Baca Juga  Gelar Aksi Damai, Buruh Minta Gubsu Selesaikan Kasus Ketenagakerjaan

Bayi baru lahir kalau kurang minum juga bisa demam, dan yang saya khawatirkan di dulang pisang atau yang lain, Karena hal itu juga bisa menyebabkan infeksi yang menimbulkan demam”, Tambahnya.

Ditempat yang berbeda, Dalam kasus pengambilan darah pada bayi Rumnaini yang diduga malpraktik, keluarga korban menyalahkan pihak Puskesmas Batang-Batang yang telah mengambil darah pada si bayi yang nyata-nyata tidak ada masalah.

Bahkan Anwar, kakak dari Aziz, bapak si bayi, menuntut Puskesmas Batang-Batang untuk bertanggung jawab atas kematian keponakannya, “Jelasnya.

Apalagi, bekas pengambilan darah di tumit bayi itu tidak diberikan semacam perban dan atau alat medis lain yang mampu memberikan tekanan untuk menghentikan pendarahan.

“Kami sekeluarga sangat berduka dan kami meminta tangung jawab pihak Puskesmas Batang-Batang atas tindakan yang diduga menyalahi prosedur,” tegas Anwar kepada media ini.

Ditambahkan, anwar mengaku bahwa setibanya dirumah, Bayi tersebut usai diambil darahnya menangis terus-terusan dan bayi itu selalu mengangkat kakinya.

Iya mas, tepat di Bekas pengambilan sampel darah di tumit bayi yang terlihat hitam pekat itu, ” Tambahnya.

Share :

Baca Juga

BERANDA

Literasi Bola: Kenapa 7 Gol Belum Aman? Memahami Drama Selisih Gol di FIFA ASEAN Cup 2026

BERANDA

Literasi Hukum: Modus Penyelundupan 50 Kg Sabu via BMW Terbongkar di Bakauheni

BERANDA

DPR Sahkan Komjen Suyudi Ario Seto Jadi Kapolri Gantikan Listyo Sigit Prabowo

ACEH

Aceh Utara Bangkit: 384 Pemuda Diasah Jadi Tenaga Siap Kerja di UPTD BLKI Aceh Utara

BERITA

Hasil Ekshumasi dan Autopsi: Kematian Sutrimo Disebabkan Penyakit Jantung

BERANDA

Literasi Putusan MK: Denny Indrayana Persoalkan Ijazah SMA Gibran, KPU Akui Tak Verifikasi Penyetaraan

ACEH

VIRAL! Ketua JWI Aceh Timur Ingatkan Seluruh Lelaki: Kasih Nafkah ke Istri Wajib Minta Kwitansi atau Bukti Transfer

BERANDA

Manuver Balasan Netanyahu: Siapkan Aduan ke ICC untuk Jerat Erdogan soal Pelanggaran HAM Kurdi