Home / BERITA / KESEHATAN

Rabu, 1 Maret 2023 - 03:46 WIB

Kemenkes Rubah Aplikasi PeduliLindungi Menjadi SatuSehat 

JAKARTA – Aplikasi PeduliLindungi berakhir beroperasi pada Selasa, 28 Februari 2023 dan aplikasi tersebut resmi bertransformasi menjadi SatuSehat Mobile.

Chief Digital Transformation Office Kementerian Kesehatan Setiaji menuturkan pihaknya akan me-launching SatuSehat Mobile pada Rabu (01/03/2023)

“Kita sedang mentransisi PeduliLindungi menjadi satu sehat, akan kita launching mudah-mudahan 28 Februari,” ujarnya, seperti dikutip dari CNBC, Selasa (28/02/2023).

Menurut Setiaji, pembaruan ini bertujuan untuk membuat kegunaan aplikasi tersebut menjadi lebih luas lagi.

Setiaji mengatakan Satu Sehat Mobile tidak hanya dirancang untuk Covid-19 melainkan juga semua penyakit lainnya.

Baca Juga  Libatkan 1.300 Personel, Polda Metro Jaya Amankan Laga Persija vs Madura United di GBK

Bahkan aplikasi ini memiliki fitur di mana pengguna bisa mendapatkan poin saat berjalan kaki karena sudah terhubung dengan wearable device.

Nantinya, pengguna bisa menukarkan poin tersebut dengan vitamin atau lain sebagainya.

Kemudian, aplikasi ini juga dapat mengakses medical record atau riwayat kesehatan mulai dari hasil laboratorium, kardiologi, serta vaksin.

“Ibu-ibu bisa akses vaksinnya, vaksin anak-anak, kan satu manfaat ya pada waktu nanti anaknya mau keluar negeri mau kuliah udah polio belum nah akan ada di dalam satu sehat aplikasi,” jelasnya.

Baca Juga  Puskesmas Batang-batang komitmen Tingkatkan Pelayanan Kesehatan dengan Cara Ini

Lebih lanjut, dia juga memastikan bahwa keamanan data pada aplikasi akan terjamin dan terlindungi di bawah Kemenkes.

Pasalnya, pihaknya sudah melakukan berbagai persiapan seperti mendapat penilaian dari BSSN soal tata kelola.

Selain itu, Kemenkes juga sedang melakukan ISO 27001 untuk memastikan secara infrastruktur aplikasi dan lain sebagainya aman.

Reporter : MR | Photo : Net | Editor : Ranto

Share :

Baca Juga

BERANDA

Prediksi Maroko vs Haiti 24 Juni 2026: Atlas Lions Wajib Menang, Peluang Lolos 32 Besar Hampir Pasti

ACEH

Tegakkan Hukum, Kejari Aceh Tenggara Tahan 2 Tersangka Baru Kasus Korupsi Jembatan Rp9,9 Miliar

OPINI

Jejak Digital Tak Pernah Lupa: Mengapa Etika Bermedia Sosial Semakin Penting

BERANDA

Dorong Perang Total, Pernyataan Ben-Gvir Tuai Kritik: Israel Lebih Pilih Konflik Ketimbang Damai

BERANDA

Dua Dekade Setelah Tsunami, Solidaritas Pembaca Kompas Kembali Bangun Sekolah di Aceh Timur

ACEH

Bustami Nahkodai PGRI Aceh Timur 2024–2029, Komitmen Tingkatkan Profesionalisme Guru

ACEH

Perjuangan Pembaca Kompas Wujud: SDN Teumpeun Aceh Timur Dibangun Ulang Pasca Banjir 2025

ACEH

Kompas Bangun Kembali SDN Teumpeun, Bupati Al-Farlaky: Investasi Masa Depan Generasi