Home / BERITA

Jumat, 23 September 2022 - 17:49 WIB

47 Tim Dari Berbagai Daerah dan Negara Ikuti Lomba Memancing Piala Presiden

MINAHASA UTARA – Empat Puluh Tujuh tim dari berbagai negara dan daerah di Indonesia mengikuti lomba mancing internasional Likupang North Sulawesi International Fishing Competition (LNSIFC) 2022 Piala Presiden Joko Widodo yang dibuka oleh KSAL Yudho Margono telah sukses digelar di Likupang san Biaro, Minahasa Utara, Jum’at (23/09/2022).

Melansir Media Pelopor, selain peserta dari Indonesia, Prancis, Amerika Serikat, China, Australia turut berpartisipasi pada turnamen memancing piala President yang dibuka secara resmi oleh KSAL Yudo Margono juga mengapresiasi pelaksanaan kompetisi ini karena dianggap penting dalam rangka membangun kejayaan maritim Indonesia.

“Saya sampaikan apresiasi sedalam-dalamnya kepada inisiator dan panitia atas terselenggaranya kompetisi ini. Semoga apa yang dimulai oleh Provinsi Sulawesi Utara ini akan semakin memicu gelombang pemberdayaan sumber daya kelautan, utamanya perikanan, di seluruh Indonesia,” pungkas Yudo dalam keterangannya, Kamis (15/9/22).

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Gubernur Sulawesi Utara (Sulut), Steven Kandouw berterima kasih atas kehadiran dan kesediaan KSAL Yudo Margono dalam event LNSIFC 2022.

Baca Juga  Langkah Solidaritas, Norwegia Akan Donasikan Bonus Piala Dunia 2026 ke Warga Palestina

“Dengan kehadiran Bapak KSAL, hal ini menandakan bahwa betul-betul roadmap kita selaras, selangkah, sinergisitas dengan kebijakan pemerintah pusat dan kebijakan TNI AL,” kata Steven.

Steven berharap para peserta dari mancanegara dan dalam negeri dapat menyampaikan bahwa ada suatu tempat indah di ujung utara Pulau Sulawesi di Indonesia.

Kesuksesan kegiatan tersebut sempat diwarnai polemik dengan adanya protes dari peserta yang kurang puas dengan keputusan juri. Hal tersebut bahkan menjadi viral, setelah video kericuhan tersebar di media sosial.

Namun, dilansir dari karabas.id, ketua panitia LNSIFC yang juga Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan (DPK) Sulut, Tineke Adam telah menjelaskan kepada wartawan bahwa video yang beredar tersebut tidak benar. Dan permasalahan protes tersebut juga sudah diselesaikan.

Melansir kumparan.com, diketahui bahwa peserta yang memprotes, Reymond Sanny Wijoyo dari tim Ivory Paris pun telah mengerti dan dapat menerima keputusan juri. Dirinya bahkan mengaku sangat bangga telah menjadi bagian dari kompetisi tersebut, karena itu adalah kejuaraan besar yang memperebutkan Piala Presiden.

Baca Juga  Bupati Al-Farlaky Resmikan Pengaspalan Jalan Kuta Binjei–Alue Ie Mirah Senilai Rp7,2 Miliar

Kesuksesan pelaksanaan kegiatan maritim bertaraf internasional ini merupakan salah satu bukti bahwa sektor maritim Indonesia merupakan salah satu pilar penting penunjang NKRI. Sehingga sektor maritim tersebut harus terus dikelola dan dikembangkan dengan baik untuk dapat selaras dengan visi pemerintah menjadikan Indonesia sebagai poros maritim dunia.

Seperti yang dikatakan KSAL Yudo Margono saat membuka acara LNSIFC “Teriring doa semoga Tuhan Yang Maha Esa meridhoi ikhtiar kita bersama untuk mengambil peran nyata dalam membangun kejayaan maritim Indonesia melalui kompetisi memancing ini.”

Maka acara tersebut merupakan bagian dari langkah untuk kembali membangun kejayaan bangsa Indonesia sebagai bangsa maritim.

Reporter : Ek | Photo : Pelopor | Editor : Endang

Share :

Baca Juga

ACEH

Duka Pante Panah: Sambaran Petir Tewaskan 1 Orang, 2 Korban Dirawat di RSUD Zubir Mahmud*

ACEH

Bupati Al-Farlaky Kebut Huntap Pascabanjir: Data Harus Akurat, Kualitas Jangan Dikompromi

ACEH

Mualem Rotasi Nasir dari Sekda ke Kadis Perpustakaan dan Kearsipan Aceh

ACEH

Dibawa ke Lahan Kosong Belakang Sekolah, Siswa SMAN di Bener Meriah Dikeroyok Senior Hingga Kritis

ACEH

Pemerintah Aceh Bantah Isu Fadhlullah Jadi Plh Gubernur: Mualem Berhalangan, Dek Fad Jalankan Tugas

BERITA

Studi BRIN: Tsunami Pangandaran 2006 Bisa Capai 8 Meter Lebih karena Gempa Megathrust dan Longsor Laut

BERITA

MoU Helsinki 21 Tahun: Ketika Simbol Dipersoalkan, Tapi Keadilan Rakyat Aceh Diabaikan

ACEH

30 Ibu Rumah Tangga di Aceh Timur Terima Bantuan Usaha Ekonomi Produktif dari TP PKK