MEDIALITERASI ID | LHOKSEUMAWE – Sebanyak 13 mahasiswa Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah (FUAD) UIN Sultanah Nahrasiyah berhasil lolos sebagai penerima Program Bantuan Pendidikan Kebanksentralan Bank Indonesia Tahap I Tahun 2026.
Jumlah tersebut menjadikan mahasiswa KPI sebagai salah satu penerima terbanyak dari total 55 mahasiswa penerima beasiswa di lingkungan UIN Sultanah Nahrasiyah berdasarkan hasil seleksi yang diumumkan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Lhokseumawe.
Ketua Program Studi KPI, Zanzibar, M.Sos., mengatakan capaian itu menjadi bukti bahwa mahasiswa KPI mampu bersaing secara akademik dengan mahasiswa dari berbagai program studi lain di lingkungan kampus.
“Alhamdulillah, ini menjadi kabar yang membanggakan bagi keluarga besar KPI. Keberhasilan 13 mahasiswa menerima beasiswa Bank Indonesia menunjukkan bahwa mahasiswa KPI memiliki kualitas akademik yang baik dan mampu bersaing secara sehat,” ujar Zanzibar, Selasa (26/5/2026).
Ia menjelaskan, program beasiswa Bank Indonesia tidak hanya memberikan bantuan pendidikan, tetapi juga membuka ruang pengembangan kapasitas mahasiswa melalui pembinaan, pelatihan, dan penguatan kompetensi kepemimpinan.
“Kami terus mendorong mahasiswa untuk aktif mengejar peluang pengembangan diri, termasuk program beasiswa. Program seperti ini sangat penting untuk meningkatkan wawasan, pengalaman, dan rasa percaya diri mahasiswa dalam membangun masa depan akademik maupun profesional,” katanya.
Selain kemampuan akademik, Zanzibar menilai keaktifan mahasiswa KPI dalam organisasi dan kegiatan kampus turut menjadi faktor pendukung keberhasilan dalam proses seleksi beasiswa tersebut.
Salah seorang penerima beasiswa, Rahmadani, mengaku bersyukur dapat lolos dalam program tersebut setelah melalui tahapan seleksi administrasi dan wawancara.
“Beasiswa ini sangat membantu kebutuhan pendidikan kami. Selain bantuan dana, kami juga mendapat kesempatan mengikuti pembinaan dan pengembangan diri,” ujarnya.
Program Bantuan Pendidikan Kebanksentralan Bank Indonesia Tahap I Tahun 2026 diberikan kepada mahasiswa yang memenuhi persyaratan akademik dan administratif. Proses seleksi dilakukan melalui beberapa tahapan, mulai dari seleksi berkas hingga wawancara yang dilaksanakan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Lhokseumawe.
Zanzibar berharap keberhasilan tersebut dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa lain untuk terus meningkatkan prestasi akademik, aktif berorganisasi, serta berani mengikuti berbagai program kompetitif di tingkat regional maupun nasional.
“Prestasi ini harus menjadi inspirasi bahwa mahasiswa KPI mampu tampil unggul dan memiliki kesempatan yang sama untuk meraih berbagai program beasiswa bergengsi,” tutupnya. (Geubrina)







