Home / BERITA

Jumat, 30 Mei 2025 - 14:54 WIB

TPNPB–OPM dan West Papua Army Dukung Sikap DPD RI: Desak Perundingan Damai Diawasi Pihak Netral

Photo: Dokumen Kompas.com

MEDIALITERASI.ID | PANIAI – Menanggapi pernyataan sikap dari anggota DPD RI asal Papua, pasukan West Papua Army yang membawahi TPNPB, TNPB, dan TRWP menyatakan dukungannya terhadap desakan agar perundingan damai di Papua diawasi oleh pihak netral.

Dalam konferensi pers di Jakarta, Senator Filep Wamafma mewakili para anggota DPD RI dari daerah pemilihan Papua, menyerukan agar pemerintah mengevaluasi pendekatan keamanan dalam menangani konflik Papua. Ia menekankan bahwa seluruh pemimpin Papua, baik dari DPD, DPR RI, DPR Provinsi, hingga DPRD se-Tanah Papua, perlu bersatu mendorong solusi damai melalui mekanisme perundingan yang diawasi oleh mediator netral dan independen.

“Perundingan adalah salah satu jalan yang perlu dibuka sebagai penyelesaian konflik. Bila Papua bisa merdeka secara ekonomi melalui pendekatan bilateral, mengapa negara justru berat dalam hal penentuan nasib sendiri?” ujarnya .

Baca Juga  Keponakan Prabowo : Rahayu Saraswati Mundur dari DPR, Sampaikan Permohonan Maaf

Menanggapi hal ini, Panglima Tertinggi West Papua Army, Jenderal Demianus Magai Yogi, menyatakan bahwa pihaknya pada prinsipnya mendukung penuh sikap DPD RI tersebut. Namun, ia menegaskan bahwa yang paling penting adalah fokus mendorong perundingan sebagai jalan keluar dari penderitaan panjang rakyat Papua.

“Dorongan terhadap perundingan adalah kerinduan rakyat Papua. Ini bukan soal elite politik semata, tapi kehendak akar rumput,” ujar Yogi.

Yogi Tambahan Pemerintah Indonesia mau duduk satu meja perlu komunikasi dengan ULMWP Yang memfasilitasi TPNPB-OPM West Papua army

Kontak senjata yang terus berlangsung antara TNI dan pasukan OPM, menurutnya, telah menyebabkan puluhan ribu warga Papua mengungsi dan mengalami trauma berkepanjangan.

Baca Juga  KAHFIS Aceh Sukses Melaksanakan Kegiatan Public Speaking dan Writing Class Goes To Pulo Nasi

Senator Filep juga menegaskan bahwa konflik Papua membutuhkan respons yang terukur, terencana, dan komprehensif dari semua pihak, baik pemerintah daerah maupun pemerintah pusat.

Sebagai informasi, pada Rabu (14/5/2025) lalu, TNI melancarkan operasi militer di Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah. Operasi yang dilakukan Satgas Habema itu menyasar sejumlah kampung seperti Titigi, Ndugusiga, Jaindapa, Sugapa Lama, dan Zanamba.

Kapuspen TNI Mayjen Kristomei Sianturi mengklaim bahwa operasi dilakukan secara profesional dan mengutamakan keselamatan warga sipil. Ia menyebut 18 anggota kelompok bersenjata OPM tewas dalam operasi tersebut. [Vull /Mogouda Yeimo]

Share :

Baca Juga

BERANDA

Sorot Anggaran Daerah, KPK Surati Seluruh Bupati di Aceh Minta 9 Jenis Data

ACEH

Heboh! Pria Bersenjata Laras Panjang Rampok Toko Emas di Jalan Merdeka Tapaktuan Pagi Hari

ACEH

Langkah Solidaritas, Norwegia Akan Donasikan Bonus Piala Dunia 2026 ke Warga Palestina

ACEH

Tiga Tersangka Ditetapkan dalam Kasus Penganiayaan Pelajar di Aceh Timur, Proses Hukum Tunggu Bapas

ACEH

Antar Langsung ke Dayah, Ketua PKK Aceh Timur Pastikan Korban Kekerasan Dapat Perlindungan Penuh

ACEH

Bupati Aceh Timur Terbitkan Teguran Keras: Pelaku Usaha Dilarang Buang Sampah Sembarangan

ACEH

Kesalahpahaman Warnai Aktivitas MBG Paya Bujok Seulemak, Berakhir dengan Musyawarah.

ACEH

76 Santri Wustha dan Ulya SPM YPI Darussa’adah Idi Cut Diwisuda, Bupati Alfarlaky Minta Alumni Jaga Almamater