Home / ACEH / BERITA / SOSIAL

Rabu, 18 Februari 2026 - 20:17 WIB

Ramadan di Aceh Timur: Bantuan Daging dari Prabowo Subianto untuk Korban Banjir

Foto : Ilustrasi AI

MEDIALITERASI.ID | ACEH TIMUR – Sebanyak 33 ekor lembu bantuan dari Presiden RI, Prabowo Subianto, telah disalurkan kepada 25 gampong di Kecamatan Pante Bidari, Aceh Timur. Bantuan tersebut diperuntukkan bagi masyarakat terdampak banjir dalam rangka menyambut tradisi meugang menjelang Ramadan 1447 Hijriah yang jatuh pada 19 Februari 2026.

Namun, dalam proses pembagian yang dilakukan berdasarkan hasil musyawarah Muspika Pante Bidari bersama para keuchik, porsi daging yang diterima warga dinilai relatif kecil dan belum sepenuhnya mencukupi kebutuhan masyarakat, terutama bagi keluarga dengan jumlah anggota yang banyak.

Di Gampong Seuneubok Saboh, satu ekor lembu bantuan menghasilkan sekitar 40 kilogram daging yang dibagikan kepada 252 kepala keluarga. Setiap kepala keluarga hanya memperoleh sekitar 1,5 ons daging. Meski demikian, warga tetap menyambut bantuan tersebut dengan rasa syukur.

Baca Juga  Personel Polsek Banda Sakti Amankan Tersangka Pencurian Kabel Tower Telkomsel

“Alhamdulillah, tetap kami terima dengan rasa syukur. Walaupun sedikit, ini bentuk perhatian,” ujar Ridwan, Rabu (18/2/2026).

Sementara itu, di Gampong Pante Rambong, dua ekor lembu bantuan menghasilkan sekitar 80 kilogram daging yang dibagikan kepada 650 kepala keluarga atau 2.129 jiwa. Jika hanya mengandalkan bantuan tersebut, masing-masing keluarga diperkirakan hanya menerima sekitar 1 ons daging per kepala keluarga.

Menyadari keterbatasan tersebut, pemerintah desa mengambil kebijakan menambah tiga ekor lembu tambahan dengan harga Rp23 juta per ekor. Pembelian dilakukan dengan sistem utang dan akan dibayarkan melalui anggaran dana desa pada tahap berikutnya. Dengan total lima ekor lembu yang dipotong, setiap kepala keluarga akhirnya dapat menerima sekitar setengah kilogram daging atau sekitar 1,5 ons per jiwa.

Baca Juga  Reses Abraham Paul Liyanto ke Unhan Belu Kurang Tepat

“Kami berupaya agar masyarakat tetap bisa merasakan tradisi meugang secara layak, meskipun dalam kondisi pascabencana,” ujar Aneuk Syuhada, sapaan akrab Zulkifli.

Sebagaimana diketahui, Kecamatan Pante Bidari menjadi salah satu wilayah paling parah terdampak banjir besar yang terjadi pada 26 November 2025. Bencana tersebut merusak ribuan rumah warga, menghancurkan lahan pertanian, serta melumpuhkan sebagian besar mata pencaharian masyarakat. Hingga kini, sejumlah akses jalan masih terbatas dan kondisi ekonomi warga belum sepenuhnya pulih.

Di tengah situasi tersebut, bantuan meugang dari pemerintah pusat tetap menjadi harapan masyarakat, meskipun pembagiannya masih menjadi perhatian agar lebih proporsional sesuai jumlah kepala keluarga di masing-masing gampong. (EQ)

Share :

Baca Juga

Masuk Jaringan Global, UIA Paya Lipah Hadiri WCCE 2026 Kemenekraf RI

BERITA

Hadiri WCCE 2026, Rektor UIA Dorong Penguatan Sektor Ekonomi Kreatif Berbasis Syariah

BERITA

Tgk Zulfikar Harapkan Peningkatan Sarana Pendidikan pada Hari Santri Nasional 2026

Ekonomi

BREAKING: Indonesia Pangkas Ekspor Gas ke Singapura 31 BBTUD Mulai Hari Ini – Arahan Survival Mode Prabowo

ACEH

BREAKING: Kapolri Cek Langsung Pabrik Sabu 1,2 Ton di Pidie – Lab Narkoba Terbesar Se-Indonesia Terbongkar!

ACEH

Geger! Pabrik Sabu 1,2 Ton Blue Ice Jaringan Golden Peacock Digerebek di Pidie, 11 Tersangka Ditangkap, 2 WNA Jadi Koki

ACEH

Terus Berikhtiar untuk Rakyat! Bupati Iskandar Al-Farlaky Konsisten Perjuangkan Bantuan Jadup Korban Banjir

BERITA

45 Santri Misbahul Ulum Tampilkan Silat Tapak Suci pada Hari Santri Nasional 2026

BERITA

Polda Metro Jaya Sita Lebih dari 7 Juta Butir Obat Keras Ilegal, 16 Orang Diamankan