Home / HUKUM / KRIMINAL / NASIONAL

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 08:29 WIB

Polri dan BNN Perkuat Kerja Sama dengan Tiongkok, Ungkap 1,2 Ton Sabu di Aceh

MEDIALITERASI.ID | JAKARTA– Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Suyudi Ario Seto bersama jajaran Badan Narkotika Nasional (BNN) menerima kunjungan delegasi National Narcotics Control Commission (NNCC) Tiongkok yang dipimpin Lan Weihong, Deputy Secretary General NNCC sekaligus Deputy Director General Narcotics Control Bureau Ministry of Public Security Tiongkok, Rabu, 28 Oktober 2026.

Pertemuan strategis di Mabes Polri tersebut menjadi bagian dari penguatan kerja sama Indonesia dan Tiongkok dalam pemberantasan peredaran gelap narkotika lintas negara.

Hasil kolaborasi nyata Polri, BNN, Bea dan Cukai, bersama NNCC Tiongkok telah membuahkan pengungkapan laboratorium gelap narkotika skala besar di Provinsi Aceh dengan barang bukti sabu seberat 1,2 ton.

Baca Juga  Bongkar Pabrik Sabu 1,2 Ton di Aceh, 7 Orang Ditangkap di China - Terancam Hukuman Mati

Tidak hanya di Indonesia, dalam pengembangan kasus tersebut otoritas Tiongkok juga berhasil menangkap tujuh orang yang terkait langsung dengan jaringan narkotika internasional tersebut.

Penindakan ini menunjukkan betapa pentingnya pertukaran informasi intelijen dan koordinasi antarnegara untuk menelusuri jaringan narkotika hingga ke akar-akarnya di luar wilayah Indonesia.

Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto menegaskan, kerja sama tersebut akan terus ditingkatkan untuk memperkuat keamanan Indonesia dan kawasan Asia. Saat ini, aparat Indonesia masih mengembangkan penyidikan guna menelusuri pihak-pihak yang diduga mendukung dan mendanai jaringan besar tersebut.

“Kami, Pemerintah Indonesia, menyampaikan bahwa Kita sangat serius untuk melakukan upaya pemberantasan narkotika di Indonesia. Dan Kami juga akan senantiasa mendukung pemerintah Tiongkok dalam rangka mengungkap jaringan besarnya,” tegas Kapolri.

Baca Juga  Gubernur BI Perry Warjiyo Mundur, Alasan Pribadi dan Destry Damayanti Jadi Plt

Selain kasus laboratorium gelap di Aceh, aparat juga mengembangkan penanganan kasus di Medan yang melibatkan sebuah kapal tanker. Seorang warga negara Malaysia telah diamankan dan diduga sebagai pemilik kapal yang digunakan untuk menyelundupkan narkotika tersebut.

Penguatan kerja sama Indonesia dan Tiongkok diharapkan dapat memperluas jangkauan pengungkapan jaringan narkotika internasional, termasuk menelusuri pihak-pihak yang berperan dalam pendanaan, pengiriman, dan distribusi narkotika lintas negara.

BNN terus memperkuat sinergi dengan Polri, Bea dan Cukai, serta mitra internasional untuk memutus rantai peredaran gelap narkotika dan melindungi masyarakat dari ancaman narkotika.(*)

#WarOnDrugsForHumanity

Penulis: TIM Medialiterasi.ID | Editor: Ayahdidien

Share :

Baca Juga

HUKUM

Bongkar Pabrik Sabu 1,2 Ton di Aceh, 7 Orang Ditangkap di China – Terancam Hukuman Mati

NASIONAL

Polda Metro Jaya Gelar Deklarasi Sumpah Pemuda Bersama 100 Mahasiswa di Jakarta

BENCANA

Waspada! Bibit Siklon Tropis 98B di Teluk Benggala Ancam Aceh dan Sumut Sepekan ke Depan

BERANDA

Polres Lhokseumawe Ungkap Kasus Curanmor, 12 Tersangka Diamankan dan 21 Motor Disita

HUKUM

Polisi Bongkar Laboratorium Rahasia Sabu 1,2 Ton di Pidie, Terkait Jaringan Internasional Tiongkok-Myanmar

KRIMINAL

Kapolri: Vape Pintu Masuk Narkotika Cair, Cairannya Tak Bisa Dibedakan BNN & Polri!

ACEH

Gerebek Rumah di Meulaboh, Polisi Amankan 4 Orang Dugaan Promosi Jarimah Zina

EKONOMI & BISNIS

BREAKING: Indonesia Pangkas Ekspor Gas ke Singapura 31 BBTUD Mulai Hari Ini – Arahan Survival Mode Prabowo