Home / BERITA

Senin, 24 Maret 2025 - 14:08 WIB

Permahi Aceh Tegaskan Akan Gugat Garuda Indonesia Jika Kenaikan Harga Tiket Pesawat Tak Diindahkan

BANDA ACEH  – Ketua Perhimpunan Mahasiswa Hukum Indonesia (Permahi) Aceh, Rifqi Maulana, S.H., menegaskan bahwa pihaknya tidak akan ragu untuk menggugat kebijakan kenaikan harga tiket pesawat yang mencapai lima kali lipat menjelang Idul Fitri, jika kebijakan tersebut tidak segera dibatalkan. Rifqi menyatakan bahwa lonjakan harga yang terjadi sangat memberatkan masyarakat, terutama para perantau yang hendak pulang kampung untuk merayakan Lebaran bersama keluarga.

“Kalaupun tidak ada diskon, tidak seharusnya harga tiket melonjak hingga mencapai Rp11 juta. Ini adalah sebuah bentuk ketidakadilan yang sangat nyata bagi masyarakat Aceh, yang sedang berjuang untuk menghadapi kesulitan ekonomi. Kenaikan harga ini jelas tidak berpihak pada rakyat kecil yang membutuhkan akses transportasi yang terjangkau,” ujar Rifqi dengan tegas. Ia juga menyoroti dampak kebijakan tersebut terhadap daya beli perantau yang ingin kembali ke Aceh, yang semakin tergerus akibat tingginya harga tiket pesawat.

Baca Juga  PBB-P2 Deli Serdang Naik 6,22 Persen

Selain itu, Rifqi mengingatkan bahwa Aceh memiliki sejarah yang sangat penting dalam perkembangan maskapai Garuda Indonesia. Pada 17 Juni 1948, rakyat Aceh memberikan sumbangan emas untuk membeli pesawat pertama yang dinamakan Seulawah Air, yang kemudian menjadi cikal bakal berdirinya Garuda Indonesia. Menurut Rifqi, peran besar Aceh dalam sejarah penerbangan Indonesia seharusnya menjadi perhatian bagi pihak maskapai dalam menetapkan kebijakan harga tiket.

“Sejarah Aceh dalam perkembangan penerbangan Indonesia harus dihargai. Kami merasa bahwa kebijakan harga tiket pesawat ini tidak mencerminkan penghargaan terhadap kontribusi besar rakyat Aceh. Pemerintah dan maskapai Garuda harus lebih bijak dalam mengambil keputusan terkait harga tiket, karena masyarakat Aceh telah lama mendukung Garuda Indonesia,” tegas Rifqi.

Baca Juga  Anies Baswedan Tidak Menerima Undangan Presiden Partai Buruh: Said Iqbal Minta Maaf

Dalam situasi ekonomi yang tengah terpuruk, Rifqi juga mengingatkan bahwa pemerintah seharusnya hadir untuk melindungi rakyatnya, bukan hanya untuk kepentingan bisnis. Ia mendesak pemerintah untuk segera meninjau kembali kebijakan kenaikan harga tiket pesawat ini, agar tidak semakin memberatkan masyarakat yang sedang menghadapi krisis.

“Kami meminta pemerintah untuk segera turun tangan meninjau kebijakan ini. Jika kebijakan yang merugikan masyarakat ini tidak segera diubah, kami tidak akan segan-segan untuk menggugatnya,” tandas Rifqi Maulana S.H., yang juga menegaskan bahwa Permahi Aceh akan terus mengawal isu ini demi kepentingan rakyat. [Rizqy Sapa]

Share :

Baca Juga

ACEH

Sidang Perdana Kasus Kekerasan Anak Viral di Idi Tunong, 2 Terdakwa Didakwa Langgar UU Perlindungan Anak

BERANDA

Buruh dan Mahasiswa Bantah Ada Demo Besar Agustus 2026, KSPI dan BEM SI Tegaskan Tak Turun ke Jalan

ACEH

Oknum Polisi di Banda Aceh Divonis 20 Bulan Penjara Kasus Ikhtilat

BERITA

Polisi Diminta Usut Tuntas dan Transparan Kematian Sutrimo

ACEH

Baitul Mal Aceh Timur Buka Bantuan Zakat untuk Guru Dayah dan Santri, Pendaftaran 11-18 Agustus

BERANDA

Puslabfor Polri Nyatakan Ijazah Jokowi dari UGM Asli Usai Uji Forensik Tinta dan Kertas

ACEH

Bupati Aceh Timur Gelar Turun Tanah dan Peucicap untuk Putranya, OPD Hadir Panjatkan Doa

ACEH

392 Calon Mahasiswa Asing dari 28 Negara Ikuti CBT IAIN Langsa 2026