Home / OPINI

Selasa, 14 Desember 2021 - 17:50 WIB

Pergunu Lhokseumawe Apresiasi dan Dukung Putusan Rancangan Qanun MPD

Lhokseumawe – Pimpinan cabang Persatuan Guru Nahdlatu Ulama (PERGUNU) Kota Lhokseumawe, mengapresiasi dan mendukung atas putusan Rancangan Qanun Majelis Pendidikan Daerah (MPD), yang sudah diparipurnakan oleh Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Lhokseumawe pada 16 Juli yang lalu. (14/12/21)

Anna Miswar M. Ag sebagai ketua PERGUNU mengatakan Rancangan Qanun (Raqan) Majelis Pendidikan Daerah sebagai lembaga terdidik dan terhormat maka sudah sepantasnya dijalankan sesuai dengan butir yang tertuang dalam Bab VIII TATA CARA PENJARINGAN BAKAL CALON DAN PEMILIHAN CALON KETUA MAJELIS PENDIDIKAN DAERAH Bagian Kesatu Persyaratan Calon Ketua Majelis Pendidikan Daerah Pasal 20 Poin (g) berpendidikan paling rendah strata satu (S1) untuk menjadi Calon Ketua MPD.

Baca Juga  STRATEGI PENGENTASAN KEMISKINAN "LEMAH DAN IMPOTEN"

“Raqan MPD yang sudah diparipurnakan tidak terjadi khilfiyah nantinya, mari sama-sama kita mendukung demi terwujudnya mutu pendidikan yang lebih baik, berkemajuan dan berperadaban”. Ungkapnya.

Selain itu menurutnya Raqan MPD mampu menghasilkan lembaga yang dapat berkontribusi untuk penyaluran aspirasi dan konsep serta prakarsa dalam melahirkan program-program kebijakan pendidikan di Kota Lhokseumawe.

Baca Juga  WAHAI MAHASISWA : BANGUNLAH BANGSA INI DENGAN SANTUN DAN BERADAB

Ia menambahkan ini  merupakan terobosan yang bagus dengan lahirnya Raqan MPD, untuk dapat di isi oleh para ahli pendidikan, penyelenggara pendidikan, ataupun organisasi profesi, sehingga dapat meningkatkan mutu pendidikan Kota Lhokseumawe kearah yang lebih baik.

Reporter : (Ek) | Photo : Anna Miswar, M. Ag | Editor : Miranda

Share :

Baca Juga

OPINI

Belajar dari Malikussaleh: Mengapa Peradaban Besar Sulit Kita Warisi?

BERANDA

Dikritisi Tajam: 8 Langkah Kontroversial Gianni Infantino yang Dinilai Jauhkan FIFA dari Semangat Sportivitas

OPINI

Jejak Budaya Lhokseumawe dari Masa ke Masa

BERANDA

“Fifanic” Viral, Kasparov dan Mourinho Kecam FIFA Usai Gol Mesir Dianulir di Laga Kontra Argentina

BERANDA

Dua Putra Aceh di Balik Radio Rimba Raya yang Melawan Propaganda Belanda

EDUKASI

Insinyur Hebat Lahir dari Karakter yang Kuat.

EDUKASI

Minggu Pertama Sekolah: Jangan Terburu Mengejar Materi, Bangunlah Fondasi Belajar yang Akan Bertahan Setahun
tuti liana

EDUKASI

Menumbuhkan Literasi Sains dan Lingkungan melalui Inovasi Pembelajaran STEM