Home / ACEH / BERITA

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 16:03 WIB

Pemerintah Aceh Jamu Ulama dari 21 Negara, Perkuat Peran Aceh sebagai Serambi Mekkah

MEDIALITERASI.ID | BANDA ACEH – Pemerintah Aceh menjamu Abuya Syekh H. Amran Wali Al-Khalidi selaku Wali Agama Aceh bersama para ulama peserta Muzakarah Internasional Ulama Tauhid Sufi ke-II dalam jamuan makan malam kehormatan di Meuligoe Gubernur Aceh, Banda Aceh, Kamis (8/10/2026) malam.

Jamuan tersebut menjadi bentuk penghormatan Pemerintah Aceh kepada para ulama dan cendekiawan muslim dari 21 negara yang hadir untuk mengikuti forum internasional tentang penguatan kajian tauhid dan tasawuf, persatuan umat, serta perdamaian.

Dalam kesempatan itu, Tgk. Agus Ramadhan menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya atas kepercayaan yang diberikan kepada Aceh sebagai tuan rumah pertemuan ulama sufi berskala internasional. Ia menyambut kehadiran Abuya Syekh H. Amran Wali Al-Khalidi beserta para ulama, tuan guru, dan peserta muzakarah dari dalam maupun luar negeri.

“Atas nama panitia, Pemerintah Aceh, dan seluruh rakyat Aceh, kami mengucapkan ahlan wa sahlan kepada Abuya Syekh H. Amran Wali Al-Khalidi serta para ulama, tuan guru, dan seluruh peserta muzakarah dari dalam dan luar negeri. Aceh adalah tanah para aulia dan ulama. Kehadiran Abuya di Meuligoe ini merupakan keberkahan bagi kami,” ujar Tgk. Agus.

Baca Juga  Komandan Operasi Umum Kodap Vlll TPN-PB OPM Klaim Tembak Dua Anggota TNI

Ia berharap Muzakarah Internasional Ulama Tauhid Sufi ke-II tidak sekadar menjadi agenda seremonial, tetapi juga menghasilkan pemikiran dan rekomendasi strategis untuk menjawab berbagai tantangan sosial serta dinamika kehidupan keagamaan umat Islam.

“Aceh siap menjadi pusat kajian tauhid tasawuf dunia. Kami berharap muzakarah ini tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi melahirkan gagasan-gagasan besar untuk menjawab tantangan sosial dan dinamika keagamaan umat hari ini,” katanya.

Pererat Silaturahmi Ulama Lintas Negara

Jamuan makan malam berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban. Para ulama dari Malaysia, Thailand, Turki, Mesir, Yaman, dan sejumlah negara lainnya berbaur dengan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Aceh, pimpinan dayah, serta tokoh masyarakat.

Pertemuan tersebut menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi antarulama lintas negara sekaligus membuka peluang kerja sama dalam pengembangan ilmu keislaman. Nilai-nilai tauhid dan tasawuf yang menjadi fokus muzakarah diharapkan dapat memperkuat pembinaan akhlak, persaudaraan, dan kehidupan umat yang damai.

Dalam kesempatan yang sama, Tgk. Agus menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Aceh atas sambutan dan fasilitas yang diberikan kepada para peserta muzakarah.

Baca Juga  Resmi Membuka PBAK, Rektor UIA Tekankan Integrasi Nilai Islam dan Akademik

Menurutnya, jamuan kehormatan di Meuligoe Gubernur Aceh mencerminkan penghormatan terhadap kedudukan ulama dalam kehidupan masyarakat Aceh. Hal itu juga menjadi bagian dari upaya menjaga marwah Aceh sebagai Serambi Mekkah, daerah yang memiliki sejarah panjang dalam pengembangan pendidikan dan tradisi keilmuan Islam.

Muzakarah Digelar 9–11 Oktober 2026

Muzakarah Internasional Ulama Tauhid Sufi ke-II tahun 2026 dijadwalkan berlangsung pada 9–11 Oktober 2026. Kegiatan yang digagas oleh Majelis Pengkajian Tauhid Tasawuf Indonesia (MPTT-I) tersebut mengusung tema “Mengangkat Ajaran Tauhid Sufi untuk Kesatuan dan Perdamaian Umat”.

Rangkaian kegiatan dijadwalkan berlangsung di sejumlah lokasi di Banda Aceh, antara lain Taman Ratu Safiatuddin, Blang Padang, dan Balai Meuseuraya Aceh (BMA). Kegiatan tersebut diperkirakan dihadiri puluhan ribu peserta dari berbagai daerah dan negara.

Melalui penyelenggaraan muzakarah ini, diharapkan lahir gagasan dan kontribusi nyata untuk memperluas dialog keilmuan, memperkuat persaudaraan umat Islam, serta mendorong terciptanya kehidupan masyarakat yang harmonis dan damai.

Jamuan makan malam di Meuligoe Gubernur Aceh tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda Aceh dan panitia Muzakarah Internasional Ulama Tauhid Sufi ke-II. (Syeh Wan)

Share :

Baca Juga

Galeri Investasi UIA Raih GI BEI Award 2026 Kategori Edukasi dan Pemerataan Informasi

ACEH

Perkuat Literasi Pasar Modal, GI UIA Raih Penghargaan Bergengsi BEI 2026

BERITA

Aceh dan Sumut Masuk Level Siaga Hujan Sangat Lebat, BMKG: Waspada Banjir Bandang dan Longsor 10-12 Oktober

ACEH

Krueng Geukueh Disiapkan Jadi Gerbang Laut Aceh–Malaysia, Rute Penang Dimatangkan

ACEH

Muzakarah Internasional Ulama Tauhid Sufi II Resmi Dibuka di Aceh, Perkuat Persatuan Umat

BERANDA

Viral Klarifikasi Panjang Cristiano Ronaldo Soal Drama di Timnas Portugal, Singgung Janji Pelatih dan Kepercayaan yang Rusak

ACEH

Polisi Hadir Bawa Kepedulian, Kapolsek Banda Alam Antar Kursi Roda untuk Warga Stroke di Aceh Timur

ACEH

BREAKING: 11 Nama Lulus Administrasi PAW Badan Baitul Mal Aceh Utara 2023-2028, Ini Daftar Lengkapnya

BERANDA

Dua Bandara Arab Saudi Diserang Rudal Houthi, 3 Tewas dan 36 Luka – Riyadh dan Abha Membara