Home / BERITA

Sabtu, 2 Maret 2024 - 17:58 WIB

Komandan Operasi Umum Kodap Vlll TPN-PB OPM Klaim Tembak Dua Anggota TNI

Medialiterasi.id | JAYAPURA – Komandan Operasi Umum Kodap Vlll TPN-PB OPM West Papua Army (WPA) Yosua Maiseni mengklaim pihaknya menembak dua anggota TNI dari kesatuan Brigadir Mobil (Brimob) yang sedang bertugas di daerah Mamba dan Bilogai pada Jum’at (1/3/2024)

Kontak senjata yang terjadi di tiga lokasi yang berbeda tepatnya di daerah Mamba, Bilogai dan di Sugapa, ibu kota kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah berlangsung selama 3 jam lebih

“satu anggota Brimob terkena peluru di bagian kepala dan lainnya terkena peluru di bagian leher bertempat di pos Satgas Sugapa”, ujar Yosua Maiseni.

Yosua Maiseni mengatakan, pihaknya bukanlah yang melakukan penyerangan lebih dahulu, namun penyerangan itu terjadi lantaran pihaknya menuntut pembalasan atas tertembaknya Sellin Maiseni (17) dan Mikalon Yoani (26) dua warga sipil pada  Kamis 29 Februari 2024 kemarin sehingga mengalami luka serius di bagian paha dan tangan.

“Kenapa TNI Polri tembak warga sipil yang tidak tahu apa-apa hingga terjadi luka-luka serius. Kami ganas dengan kelakuan TNI Polri, mereka yang cari gara kami jadi kami baku tembak dengan alasan pembalasan penembakan kepada warga sipil atas nama Selli Maiseni dan Mikalon Yoani,” kata Yosuwa Maiseni, Jumat, (1/3/2024).

Baca Juga  Polres Bireuen Serahkan Tersangka Money Politic Pada Pilkada 2024 Kepada Kejaksaan

Maiseni mengatakan, hal serupa yang kerap dilakukan oleh aparat TNI dan Polri justru menjadi memancing amarah terhadap pihaknya, artinya TPN-PB menginginkan agar warga sipil harus sama-sama lindungi.

“Kami pasukan TPN-PB di bawah Komandan West Papua Army mau TNI dan Polri lawan kami saja, tidak dengan korbankan warga sipil. Jadi kita sama-sama menjaga warga sipil, tapi kemarin TNI dan Polri tembak maka kami hari ini masuk medan perang di ibukota kabupaten Intan Jaya,” ungkapnya.

Panglima Tertinggi WPA, Jenderal Demianus Magai Yogi sebagai penanggungjawab dari tiga sayap militer yakni Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPN PB), Tentara Revolusi West Papua (TRWP) dan Tentara Nasional Papua Barat (TNPB) membenarkan insiden Intan Jaya.

Dirinya mengaku pihaknya selama ini sudah berupaya untuk berdiam diri agar warga bisa melaksanakan pemilihan umum. Lebih lanjut Demianus Magai Yogi menuding TNI polri sengaja menciptakan dengan menembak dua warga sipil asli Intan Jaya tersebut.

“Kami kan diam diri, karena kolonial Indonesia bikin Pemilu tapi pada saat situasi pemilihan legislatif maupun pemilihan presiden, ternyata kolonial TNI Polri tidak hargai demokrasi Indonesia. Mereka sendiri sengaja ciptakan konflik saat pesta demokrasi dengan adanya kepentingan pribadi,” kata Yogi.

Baca Juga  BPBJ Setda Aceh Fokus Tertibkan Backlog dan Disiplin Administrasi Kontrak pada Workshop E-Kontrak Gelombang V

Atas penembakan ini, lanjut dia, pihaknya tegaskan bertanggung jawab walaupun dua warga sipil jadi korban tanpa adanya tanggung jawab dari TNI dan Polri.

“Yang salah itu TNI dan Polri, kami lagi tenang tapi mereka tembak warga sipil jadi kami serang balik. Di sini sudah terlihat jelas bahwa TNI Polri ada di Intan Jaya untuk habisi semua orang asli Papua demi kepentingan mereka, apalagi saat Pemilu kolonial ini,” katanya.

Dalam kesempatan yang berbeda, Kapolres Intan Jaya, AKBP. Afrizal Asri yang dikonfirmasi juga membenarkan adanya kontak tembak tersebut terjadi dengan TNI yang berada di Pos Mamba 330 Kodim Apter dengan KKB. Ia mengaku korban sebanyak dua orang masing-masing satu orang TNI Raider 330 dan satu orang Masyarakat, namun tak menjelaskan apakah meninggal dunia atau masih hidup

“Untuk korban satu orang dari TNI Raider 330 dan satu orang masyarakat. Sudah dievakuasi ke Timika dengan helikopter TNI tadi siang. Pukul 14.32 WIT helikopter TNI telah takeoff,” katanya melalui pesan WhatsApp. [Mogouda Yeimo]

Share :

Baca Juga

BERITA

Aceh dan Sumut Masuk Level Siaga Hujan Sangat Lebat, BMKG: Waspada Banjir Bandang dan Longsor 10-12 Oktober

ACEH

Krueng Geukueh Disiapkan Jadi Gerbang Laut Aceh–Malaysia, Rute Penang Dimatangkan

ACEH

Pemerintah Aceh Jamu Ulama dari 21 Negara, Perkuat Peran Aceh sebagai Serambi Mekkah

ACEH

Muzakarah Internasional Ulama Tauhid Sufi II Resmi Dibuka di Aceh, Perkuat Persatuan Umat

BERANDA

Viral Klarifikasi Panjang Cristiano Ronaldo Soal Drama di Timnas Portugal, Singgung Janji Pelatih dan Kepercayaan yang Rusak

ACEH

Polisi Hadir Bawa Kepedulian, Kapolsek Banda Alam Antar Kursi Roda untuk Warga Stroke di Aceh Timur

ACEH

BREAKING: 11 Nama Lulus Administrasi PAW Badan Baitul Mal Aceh Utara 2023-2028, Ini Daftar Lengkapnya

BERANDA

Dua Bandara Arab Saudi Diserang Rudal Houthi, 3 Tewas dan 36 Luka – Riyadh dan Abha Membara