Home / BERITA

Minggu, 1 Februari 2026 - 22:38 WIB

Pelaksanaan Proyek Huntara di Seuneubok Saboh Diduga Tidak Sesuai Spesifikasi

Dinding salah satu unit hunian sementara (huntara) di Desa Seuneubok Saboh tampak tidak sejajar dengan coran lantai. Kondisi ini dikeluhkan warga calon penerima bantuan, Jumat (31/1/2026). Foto. Dok Aliansi Pers

MEDIALITERASI.ID | ACEH TIMUR – Pelaksanaan proyek pembangunan hunian sementara (huntara) bagi korban bencana di Desa Seuneubok Saboh, Kecamatan Pante Bidari, Kabupaten Aceh Timur, mendapat sorotan setelah ditemukan dugaan ketidaksesuaian dengan spesifikasi pekerjaan. Temuan tersebut disampaikan oleh tim Aliansi Pers Kawal Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabanjir Aceh berdasarkan hasil pemantauan lapangan.

Dalam pantauan tersebut, sejumlah unit huntara ditemukan memiliki kondisi lantai retak, tidak rata, dan miring. Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran terkait aspek kenyamanan dan keselamatan bagi warga calon penerima bantuan.

Pemerintah sebelumnya mengalokasikan anggaran sekitar Rp30 juta untuk setiap unit huntara. Program hunian insitu ini dirancang agar korban bencana dapat kembali menempati lokasi asal tanpa harus direlokasi. Namun, hasil pemantauan menunjukkan bahwa sebagian unit diduga belum dibangun sesuai standar teknis yang ditetapkan.

Baca Juga  Pemkab Aceh Timur Tetapkan Lokasi dan Rangkaian Shalat Idul Adha 1447 H di Masjid Zadul Mu’ad Peureulak

Tim Aliansi Pers menilai dugaan ketidaksesuaian tersebut perlu mendapat perhatian serius karena menyangkut penggunaan anggaran publik dan hak korban bencana untuk memperoleh hunian yang layak. Mereka juga mempertanyakan mekanisme pengawasan selama proses pembangunan berlangsung.

Salah seorang calon penerima bantuan, Zulkifli, mengaku kecewa dengan kondisi bangunan yang akan diterimanya.

“Lantai rumah tidak rata dan sebagian terlihat miring. Padahal pengerjaannya hampir selesai, tetapi belum ada perbaikan,” ujarnya.

Menanggapi hal tersebut, pihak pelaksana proyek, CV Putra Mandiri Perkasa (PMP), melalui Samsudin, menyatakan siap menindaklanjuti laporan dari warga. Ia mengatakan bahwa apabila ditemukan pekerjaan yang tidak sesuai, pihak penerima dapat melaporkannya untuk dilakukan perbaikan.

Baca Juga  Kabid Humas Polda Jatim Beri Klarifikasi Viral Video Polwan Tegur Pengunjung yang Sedang Makan

Sementara itu, Kepala Desa Seuneubok Saboh, Muktar, membenarkan adanya laporan dari sejumlah warga terkait kondisi bangunan huntara. Namun, ia menyebutkan bahwa laporan tersebut masih perlu diverifikasi lebih lanjut.

“Laporan memang masuk ke saya, tetapi belum dapat dipastikan kebenarannya. Harapan saya, pembangunan huntara di desa ini dikerjakan sesuai spesifikasi program pemerintah untuk korban rumah rusak berat,” katanya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari instansi teknis terkait di Kabupaten Aceh Timur mengenai hasil pengawasan maupun langkah tindak lanjut atas temuan tersebut. (EQ)

Share :

Baca Juga

HUKUM

Polemik Ijazah Gibran Usai Putusan MK: Apa Syarat Pemakzulan Wapres Menurut Konstitusi?

BERITA

Kunjungan Pasien Capai 150 Orang per Hari, Puskesmas Kuta Makmur Kekurangan Tempat Tidur Rawat Inap

BERANDA

Mendagri Berhentikan Bupati Gowa Sitti Husniah, Darmawangsyah Muin Ditunjuk Sebagai Plt Bupati

ACEH

RSUD Zubir Mahmud Pastikan Belum Ada Pasien Sesak Napas Akibat Kabut Asap di Aceh Timur

BERITA

Mukhlis Puna Bekali 27 Santri Misbahul Ulum dengan Keterampilan Jurnalistik

ACEH

Perayaan Maulid di Gampong Sagoe Muara Tiga Ricuh, Bendera Aceh Diturunkan Aparat di Area Masjid

ACEH

Waspada! Langit Idi Rayeuk Mulai Berkabut, Asap Tebal dari Palembang dan Jambi Sampai ke Aceh Timur

ACEH

Banjir Luas Landa 9 Kecamatan di Aceh Tamiang, Tanggul Jebol dan Ribuan Warga Mengungsi