Home / BERITA / LIFESTYLE

Selasa, 27 Januari 2026 - 13:15 WIB

Menuju Sumenep Unggul dan Sejahtera, Pemkab Gelar Forum Konsultasi Publik RKPD 2027

Foto. Forum Konsultasi publik (FKP) RKPD 2027 di Bappeda Sumenep.

Foto. Forum Konsultasi publik (FKP) RKPD 2027 di Bappeda Sumenep.

SUMENEP | MEDIALITERASI.ID — Pemerintah Kabupaten Sumenep melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) menggelar Forum Konsultasi Publik (FKP) Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027.

Kegiatan strategis ini berlangsung di Ruang Rapat Potre Koneng Bappeda Kabupaten Sumenep, Selasa (27/1/2026), sebagai bagian penting dari tahapan penyusunan dokumen perencanaan pembangunan daerah.

Forum Konsultasi Publik tersebut merupakan amanat Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 86 Tahun 2017, yang menegaskan pentingnya partisipasi publik dalam proses perencanaan pembangunan.

Melalui forum ini, pemerintah daerah menghimpun masukan, saran, serta rekomendasi dari berbagai pemangku kepentingan guna menyempurnakan arah kebijakan, prioritas, dan target pembangunan Kabupaten Sumenep Tahun 2027.

Kegiatan FKP dipimpin langsung oleh Penjabat (Pj.) Sekretaris Daerah Kabupaten Sumenep, Drs. Raden Achmad Syahwan Effendy.

Forum ini dihadiri oleh Kepala Perangkat Daerah, camat se-Kabupaten Sumenep, perwakilan instansi vertikal, Tim Ahli Bupati, akademisi, organisasi profesi, organisasi kemasyarakatan, perwakilan dunia usaha, insan media, serta pemangku kepentingan lainnya.

Pelaksanaan forum dilakukan secara luring dan daring untuk menjangkau partisipasi yang lebih luas.

Dalam sambutannya, Pj. Sekretaris Daerah menegaskan bahwa Forum Konsultasi Publik bukan sekadar agenda formalitas dalam siklus perencanaan tahunan, melainkan ruang strategis untuk membangun kesepahaman dan komitmen bersama dalam merumuskan pembangunan daerah yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

“Forum ini menjadi wadah penting untuk menyelaraskan kebijakan pembangunan daerah dengan aspirasi masyarakat. Dengan demikian, perencanaan yang dihasilkan benar-benar berkualitas, partisipatif, dan memiliki dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.

Ia juga menekankan bahwa kualitas perencanaan sangat menentukan keberhasilan pembangunan.

Baca Juga  Intip Teknologi Canggih Korlantas Pantau Kelancaran Jalur Tamu VVIP KTT G20 Bali

Oleh karena itu, masukan dari berbagai unsur masyarakat menjadi faktor penting dalam memastikan kebijakan yang dirumuskan mampu menjawab tantangan dan potensi daerah secara tepat.

Lebih lanjut disampaikan, tema pembangunan Kabupaten Sumenep Tahun 2027 yang merupakan tahun ketiga pelaksanaan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029 adalah “Mendorong Sumber Daya Manusia yang Produktif dan Berdaya Saing untuk Pembangunan Ekonomi yang Berkualitas”.

Tema tersebut dijabarkan ke dalam sejumlah prioritas pembangunan daerah, antara lain penguatan kualitas dan pemerataan layanan pendidikan dan kesehatan, peningkatan produktivitas sektor-sektor unggulan daerah, penguatan infrastruktur dan konektivitas wilayah, peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan, serta penguatan harmonisasi sosial dalam kehidupan bermasyarakat.

Sementara itu, Kepala Bappeda Kabupaten Sumenep, Dr. Ir. Arif Firmanto, S.TP., M.Si., IPU., ASEAN Eng., dalam laporannya menyampaikan bahwa Forum Konsultasi Publik merupakan fondasi awal yang sangat penting dalam menyusun dokumen RKPD 2027 yang selaras dengan visi pembangunan daerah, yaitu “Sumenep Unggul, Mandiri, dan Sejahtera”.

Ia menegaskan bahwa perencanaan pembangunan tidak semata-mata berorientasi pada penyusunan dokumen dan angka statistik, melainkan merupakan ikhtiar kolektif untuk menjembatani antara kondisi riil yang dihadapi masyarakat dengan cita-cita pembangunan daerah yang ingin diwujudkan.

“Bappeda berperan sebagai teknokrat pembangunan yang memastikan kesinambungan perencanaan lintas tahun, berbasis data, indikator kinerja, serta proyeksi yang akurat dan terukur,” ujarnya.

Pada sesi penyampaian masukan dan aspirasi, suasana forum berlangsung dinamis dan penuh semangat. Peserta dari berbagai latar belakang secara aktif menyampaikan ide, gagasan, serta masukan konstruktif terhadap rancangan awal RKPD 2027.

Baca Juga  Sijjil Takbir Sakti Juara, Kerapan Sapi Kapolres Sumenep Cup 2025 Berlangsung Meriah

Diskusi yang terbangun tidak hanya bersifat formal, tetapi juga dialogis dan partisipatif, terutama saat membahas isu-isu strategis lintas sektor yang dipaparkan para narasumber.

Kehadiran Kepala Bappeda Kabupaten Sumenep yang memimpin langsung jalannya sesi diskusi turut memperkuat arah pembahasan, sekaligus membuka ruang komunikasi yang lebih dekat antara pemerintah daerah dan para pemangku kepentingan.

Seluruh masukan dan rekomendasi yang disampaikan dalam Forum Konsultasi Publik ini akan dirangkum dalam Berita Acara Kesepakatan. Dokumen tersebut selanjutnya menjadi bahan penyempurnaan Rancangan Awal RKPD Kabupaten Sumenep Tahun 2027 sebelum memasuki tahapan perencanaan berikutnya.

Melalui pelibatan aktif seluruh pemangku kepentingan, Pemerintah Kabupaten Sumenep berharap dokumen RKPD 2027 yang dihasilkan mampu menjadi landasan kuat bagi pembangunan daerah yang inklusif, berkelanjutan, serta berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Sumenep.

Share :

Baca Juga

HUKUM

Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Kasus Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo dan Pejabat Negara

ACEH

Ahli Dewan Pers Ingatkan di Gathering Medco-BPMA: AI Hanya Alat Bantu, Verifikasi Fakta Tetap Tugas Jurnalis

BUDAYA

Viral! Atraksi Sembur Api Iringi Lagu Aceh Kuthiding di Johor Malaysia, Penonton Karnival Jom Heboh 1 November 2026 Histeris

INTERNASIONAL

Terseret Duel Veda Ega vs Hakim Danish, Alvaro Carpe Gagal Kejar Quiles di Sepang

HUKUM

Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tak Sah, Penggugat Desak Prabowo Usulkan 2 Nama Calon Wapres ke MPR

HUKUM

Kronologi Penggerebekan Ma’had Hamalatul Qur’an Sukoharjo, Santriwati Dibawa Dini Hari – Polisi: Pengembangan Kasus Pembakaran Warung

INTERNASIONAL

Veda Ega Pratama Kibarkan Merah Putih di Sepang, Start P8 Finish P2 Podium Terbaik Sepanjang Karir

EKONOMI & BISNIS

Pelindo Lhokseumawe Sosialisasikan Penyesuaian Tarif Layanan Kepelabuhanan 15 Persen