Home / BERITA

Rabu, 3 September 2025 - 10:03 WIB

Menuju Indonesia Maju: Kejaksaan RI Peringati Hari Lahir ke-80 dengan Fokus Profesionalisme dan Integritas

MEDIALITERASI.ID | JAKARTA— Jaksa Agung Republik Indonesia, ST Burhanuddin, memimpin upacara peringatan Hari Lahir Kejaksaan RI ke-80 pada Selasa (2/9/2025). Dalam amanatnya, ia menegaskan bahwa momentum ini harus menjadi sarana evaluasi dan introspeksi untuk memperkuat soliditas Korps Adhyaksa menghadapi tantangan penegakan hukum di masa depan.

Burhanuddin menjelaskan, peringatan Hari Lahir Kejaksaan setiap 2 September ditetapkan melalui Keputusan Jaksa Agung Nomor 196 Tahun 2023. Penetapan tanggal ini merujuk pada pelantikan Jaksa Agung pertama, Mr. R. Gatot Tanoemihardja, oleh Presiden Ir. Soekarno pada 2 September 1945. “Kejaksaan lahir bersamaan dengan Republik Indonesia dan sejak awal berperan sebagai penjaga hukum serta penegak cita-cita proklamasi,” ujarnya.

Dengan mengusung tema “Transformasi Kejaksaan Menuju Indonesia Maju”, Burhanuddin menegaskan pentingnya pelaksanaan tugas Kejaksaan yang selaras dengan agenda supremasi hukum, stabilitas nasional, dan pemberantasan korupsi serta narkoba. Tema ini juga sejalan dengan Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden, khususnya dalam memperkuat reformasi hukum dan birokrasi.

Baca Juga  Acara Tueng Dara Baro Ria Ricis di Aceh

Jaksa Agung meminta seluruh Insan Adhyaksa bekerja profesional, proporsional, dan adaptif terhadap kebutuhan masyarakat. “Transformasi penegakan hukum harus menciptakan sistem yang tanggap terhadap perubahan,” tegasnya.

Ia juga mengapresiasi capaian Kejaksaan yang menempati posisi lembaga negara paling dipercaya setelah TNI dan Presiden, berdasarkan survei Indikator (Mei 2025) dan Polling Institute (Agustus 2025). Keberhasilan ini, menurutnya, merupakan hasil kerja keras dalam penegakan hukum yang berorientasi pada keadilan, pemberantasan korupsi, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Pada kesempatan tersebut, Burhanuddin menyampaikan Tujuh Perintah Harian Jaksa Agung sebagai pedoman seluruh jajaran Kejaksaan:

1. Menanamkan semangat kesatuan berlandaskan Tri Krama Adhyaksa dan Trapsila Adhyaksa Berakhlak.

2. Mendukung Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden dalam pemberantasan korupsi yang berorientasi pada hajat hidup orang banyak.

Baca Juga  Wamenhub dan Kakorlantas Polri Cek Kesiapan Angkutan Lebaran di Terminal Pulogebang

3. Memperkuat peran Kejaksaan dalam sistem peradilan pidana dan fungsi Jaksa Pengacara Negara.

4. Mengoptimalkan budaya kerja kolaboratif dan responsif dengan menjunjung integritas, profesionalisme, dan empati.

5. Menerapkan secara cermat Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP yang berlaku pada 2026.

6. Mewujudkan pembentukan Insan Adhyaksa yang terstandarisasi dan menjadi teladan penegak hukum.

7. Menangani perkara secara objektif, adil, dan humanis dengan menyeimbangkan hukum positif dan nilai keadilan masyarakat.

“Dalam menjaga eksistensi institusi, kita membawa legitimasi luhur pendahulu kita. Namun, ingatlah, setiap kita adalah perintis di zamannya masing-masing,” ujar Burhanuddin.

Ia menutup amanatnya dengan pesan tegas agar setiap jaksa menjaga integritas dan tidak mencederai marwah institusi. “Ingat! Kita adalah sentral penegakan hukum di negara ini!” pungkasnya. (H. Ranto)

Share :

Baca Juga

ACEH

Bismillah Menjadi KM Nol Islam: Bupati Al-Farlaky Gaungkan Kebangkitan Peradaban Peureulak di Haul Sultan ke-1224

BERANDA

Diaspora Aceh: Dari Pengungsi Konflik hingga Akademisi Dunia, Mengapa Mereka Merantau?

BERANDA

Diskualifikasi Uriarte Guncang Klasemen Moto3 2026: Veda Ega Untung, Tapi FIM Steward Dinilai Telat & Tak Transparan

ACEH

Ulama Aceh Timur Desak Mahkamah Syar’iyah Terapkan Syariat Kaaffah: Mediasi, Wali, Iddah dan Nasab Jadi Kunci

BERANDA

Prediksi Portugal vs RD Kongo 18 Juni: Ronaldo Cs Diunggulkan Raih 3 Poin Perdana Grup K Piala Dunia 2026

ACEH

Bunda PAUD Julok Hadiri Pelepasan Peserta Didik KB Zaky Rahmi Labuhan

ACEH

61 Kombatan KPA Linge Teken Mosi, Desak Mualem Evaluasi Panglima Bener Meriah
MEDIALITERASI.ID | BANDA ACEH – MALITA Foundation menyelenggarakan diskusi ilmiah daring Academic Talk Part 2 bertajuk “Menakar Kesiapan Koperasi Merah Putih di Serambi Mekkah” pada Minggu (14/6/2026) malam.

BERITA

Diskusikan Koperasi Merah Putih di Aceh, MALITA Foundation Soroti Kekosongan Pergub LKS